Search This Blog

Showing posts with label Akhir Zaman - End Time. Show all posts
Showing posts with label Akhir Zaman - End Time. Show all posts

Thursday, March 8, 2012

Tertinggal - Left Behind

Pengangkatan Orang Percaya

Beberapa waktu yang lalu saya mendengar khotbah Pdt. Theresia Age. Dia berbicara soal akhir zaman dan pengangkatan orang percaya ke sorga. Berbeda dari kebanyakan keyakinan yang dianut gereja-gereja masa kini, dia mengingatkan kita untuk bersiap-sedia dengan sungguh-sungguh karena tidak semua gereja akan mengalami pengangkatan orang percaya, namun ditinggal di bumi dan menghadapi masa aniaya 3,5 tahun yang sangat berat luar biasa. Dasarnya adalah firman Tuhan yang terdapat dalam kitab Wahyu, khususnya pewahyuan kepada Gereja Filadelfia. Hanya satu gereja Filadelfia ini saja yang akan diluputkan dari masa aniaya besar itu, satu dari tujuh gereja yang luput.

Inilah janji Tuhan kepada jemaat di Filadelfia yang berbunyi: "Karena engkau menuruti firman-Ku, untuk tekun menantikan Aku, maka Akupun akan melindungi engkau dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi." Wahyu 3:10 Jemaat Filadelfia melambangkan karakter orang percaya yang sungguh-sungguh taat akan firmat Tuhan dan sungguh-sungguh mempersiapkan diri bagi kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali di atas awan-awan menjemput jemaat Filadelfia.

Jadi jika anda ingin sungguh-sungguh diluputkan dari masa aniaya besar selama 3,5 tahun kedua, yaitu masa Antikris, maka anda harus memiliki karakter seperti gereja Filadelfia. Kata kuncinya adalah "menuruti firman Tuhan" dan "tekun menantikan kedatangan Tuhan". Seberapa taat kita melaksanakan firman Tuhan? Seberapa sungguh-sungguh kita menjaga hati dan kelakuan kita yang menunjukkan kita siap menantikan kedatangan Tuhan?

Pdt. Theresia Age mengingatkan dengan cucuran air mata bahwa banyak gereja, banyak umat Tuhan, banyak orang percaya tidak akan diangkat untuk diluputkan dari kesusahan besar yang sudah dekat, jika tidak berubah. Jika umat Tuhan tidak mengenal Tuhan dan kuasa kebangkitan-Nya dan jika orang percaya tidak masuk dalam penderitaan-Nya sehingga orang percaya menjadi serupa dengan Dia dalam kematian terhadap kedagingan supaya akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang mati, maka orang percaya seperti ini harus siap-siap menghadapi masa aniaya besar.

Kesusahan besar ditandai dengan pemasangan chip RFID di tangan kanan atau di dahi. Mulanya pemasangan chip ini dipromosikan sangat bermanfaat: bisa menyimpan data rekening bank, data medis, data paspor, data KTP, data SIM, riwayat hidup, dan semua data apapun karena terhubung dengan sentral komputer Cloud Computing, namun chip ini juga merupakan media untuk mengontrol pikiran pemakainya. Jika pemimpin Antikris ini berkuasa di bumi, maka semua pemakai chip akan diperintahkan untuk menyembah dirinya atau patungnya. Jika ada pemakai chip yang menolak, maka dengan mudah para pegawai Antikris di Central Cloud Computing akan mengirimkan instruksi atau sinyal-sinyal yang mengganggu sistem syaraf pemakainya, sehingga dia mungkin tidak bisa tidur, kesakitan, atau bisa gila dan akhirnya terpaksa taat menyembah Antikris dan patungnya. Orang yang sudah dipasangi chip tidak bisa lagi melepaskan chip itu, karena jika dilepas chip itu akan hancur atau menghancurkan dirinya dan mematikan pemakainya.

Di dalam Alkitab memang dikisahkan tentang penderitaan orang-orang yang telah memakai chip itu yang terkena sakit bisul akibat infeksi chip. Firman Tuhan katakan: "Dan mereka menggigit lidah mereka karena kesakitan, dan mereka menghujat Allah yang di sorga karena kesakitan dan karena bisul mereka, tetapi mereka tidak bertobat dari perbuatan-perbuatan mereka." (Wahyu 16:10-11)

Bersiap-siaplah sebelum terlambat dan menyesal....
Ditulis dan diposting oleh Hadi Kristadi untuk PENTAS KESAKSIAN http://pentas-kesaksian.blogspot.com

Note:
Terima kasih atas pesanan buku "Mukjizat Kehidupan" oleh Ibu Ikke dari Pekalongan. Buku akan dikirim via pos kilat khusus besok, Jumat 9 Maret 2012. Semoga buku ini menjadi berkat.... Gbu

Tuesday, June 9, 2009

Open Heaven (2)

Saya mendapat penglihatan tentang seorang keluarga. Dua anggota keluarganya tertinggal dalam pengangkatan yang akan terjadi. Karena keluarga ini dikenal mama saya, maka keesokan harinya mama saya menghubungi keluarga ini dan menceritakan apa yang saya lihat, bahwa di keluarga ini ada dua anggota keluarga yang akan tertinggal pada zaman antikris.

Sang istri dalam keluarga ini merasa sangat berdukacita karena beberapa bulan sebelumnya dia juga bermimpi tentang pengangkatan (rapture). Dalam mimpi itu dia termasuk dalam pengangkatan. Dalam mimpi itu dia keluar dari rumahnya dan melihat ada banyak orang yang terbang di atasnya. Semua berjubah putih. Tiba-tiba bajunya berubah menjadi jubah putih dan dia ikut terbang menyongsong Tuhan Yesus di udara, lalu memeluk kaki-Nya dan menatap-Nya. Dalam mimpi itu dia melihat anak dan suaminya tertinggal di bumi yang tampak gelap. Dia sangat sedih dan gelisah, lalu berkata kepada Tuhan, “Dari pada suami dan anak saya tertinggal nanti di zaman antikris, lebih baik Tuhan panggil mereka pulang ke rumah Bapa sekarang.” Dia memutuskan dengan berat hati agar mereka lebih baik mati dalam Kristus sekarang dan jiwanya diselamatkan, daripada tertinggal di masa aniaya besar dan menyangkal Tuhan. Dia berdoa dan menangis kepada Tuhan dan Tuhan memberikan firman kepadanya tentang bagaimana caranya agar mereka tidak masuk dalam zaman antikris. Tuhan menunjukkan dalam Alkitab tentang kisah Petrus yang pernah menyangkal Tuhan tiga kali. Tetapi setelah Petrus dipenuhi Roh Kudus, dia berani mati syahid bagi Tuhan.

Malamnya waktu suaminya pulang, sang istri menceritakan mimpinya tentang pengangkatan itu. Kemudian mereka bertiga mulai berdoa dengan sungguh-sungguh kepada Tuhan. Keesokan harinya ketika suaminya mengecat tembok di kamarnya sambil mendengarkan lagu-lagu rohani, sang suami digerakkan Tuhan untuk membaca Alkitab. Tuhan menunjukkan tentang kisah Petrus yang menyangkal Tuhan tiga kali. Padahal istrinya belum menceritakan firman Tuhan tentang kehidupan Petrus kepada suaminya. Malam harinya mereka pergi ke gereja. Pengkhotbah di gereja itu menyampaikan firman tentang kehidupan Petrus. Suami istri itu kemudian melihat betapa Tuhan memperingatkan suaminya berkali-kali agar tidak menyangkal Tuhan, hidup benar dan kudus agar siap diangkat Tuhan kapan saja.

Mereka sekarang sungguh-sungguh dengan kehidupan rohani mereka. Mereka berdoa bersama, mengadakan saat teduh setiap hari, membaca Firman Tuhan bukan hanya pada hari Minggu, bergaul intim dengan Tuhan melalui doa, pujian dan penyembahan. Kehidupan mereka berubah. Anaknya yang semula suka membaca komik, sekarang lebih suka membaca Alkitab dan buku-buku serta majalah rohani. Sumber: Buku "Sorga Terbuka" ditulis oleh Pdt. Petrus Agung Purnomo. Diposting oleh Hadi Kristadi untuk Pentas Kesaksian pada tanggal 8 Juni 2009.

Diposting oleh Hadi Kristadi untuk PENTAS KESAKSIAN
http://pentas-kesaksian.blogspot.com

Monday, June 8, 2009

Open Heaven (1)

Penglihatan-penglihatan ini dibukakan oleh Tuhan kepada seorang anak bernama Joseph yang dilahirkan tahun 1981 di Surabaya, anak bungsu dari empat saudara.

Kepekaannya akan dunia roh mulai dinyatakan pada waktu Pdt. Morris Cerullo mengadakan KKR di Stadion Tambak Sari pada tahun 1992. Joseph melihat di atas awan ada sepasang tangan yang besar dan halus menutupi stadion tersebut. Pada waktu penglihatan ini diceritakan kepada ibunya, ibunya mengira anaknya mengada-ada, tetapi ternyata pada waktu itu juga ada seorang teman dari keponakan ibunya yang juga mendapat penglihatan yang sama. Sejak saat itu Tuhan mulai menyingkapkan banyak sekali penglihatan dan mimpi-mimpi.

Inilah kisah Joseph. Saya melihat orang-orang Kristen yang jumlahnya banyak sekali disuruh berbaris menuju tempat penyiksaan di dunia ini. Saya melihat ada seorang tua yang tangan dan kakinya dipotong sedikit demi sedikit. Kaki dan tangan yang terluka itu dimasukkan ke dalam cairan yang membuatnya amat sangat kesakitan. Cairan itu memang telah dirancang untuk menimbulkan rasa pedih, panas, sakit yang tak terkirakan karena akan menjalar lewat syaraf-syaraf yang peka. Rasanya ribuan kali lebih sakit daripada sakit gigi. Rasanya ribuan kali lebih sakit daripada terjepit pintu. Rasanya ribuan kali lebih sakit daripada luka sariawan yang terkena cuka atau sambal pedas. Dia disiksa seperti itu agar dia menyangkal Tuhan Yesus. Meskipun disiksa dengan menyakitkan seperti itu dia tidak menyangkali Tuhan. Setelah kaki dan tangannya buntung, namun tidak juga menyangkali kekristenannya, akhirnya kepalanya dipenggal dan ia mati.

Saya melihat orang lain diletakkan di atas meja yang bagian tengahnya tidak bersambung. Meja itu terbagi menjadi dua bagian yang dapat dipisahkan. Tangan orang itu diikat dan ditarik ke atas dengan kekuatan mesin. Kakinya juga diikat dan ditarik ke bawah dengan arah berlawanan, sehingga tubuh bagian tengahnya robek, terpisah. Usus dan isi perutnya keluar. Dia disiksa seperti itu karena dia menolak menyangkal nama Yesus. Banyak lagi cara yang akan dilakukan oleh orang-orang durhaka untuk memaksa orang Kristen menyangkali iman mereka pada zaman Antikris, zaman aniaya besar, yang sebentar lagi akan terjadi.

Penglihatan itu menceritakan apa yang akan dialami oleh orang-orang Kristen yang tertinggal, tidak ikut dalam pengangkatan, dan masuk ke dalam masa aniaya. Saya mendengar suatu suara berkata, "Jagalah kekudusanmu karena kedatangan-Ku sudah sangat dekat sekali!" Diposting pertama kali di Pentas Kesaksian, http://pentas-kesaksian.blogspot.com pada tanggal 8 Juni 2009 oleh Hadi Kristadi.

Diposting oleh Hadi Kristadi untuk PENTAS KESAKSIAN
http://pentas-kesaksian.blogspot.com

Friday, June 5, 2009

Second Coming of Our Lord

Hari Senin sampai Rabu yang lalu, 1-3 Juni 2009, diadakan seminar tentang akhir zaman oleh Team Bahtera, yang terdiri dari Pdt. Petrus Agung, Ev. drg. Yusak Tjipto, dan Iin Tjipto Wenas di Balai Samudera, Kelapa Gading, Jakarta. Acara yang menarik itu dihadiri oleh sekitar 5.000 orang. Pdt. Petrus Agung memperingatkan jemaat Tuhan agar sungguh-sungguh dengan Tuhan karena akan banyak orang Kristen yang tidak ikut dalam pengangkatan dan dibiarkan Tuhan masuk dalam aniaya besar.

Pentas Kesaksian akan memuat kisah anak kecil yang diangkat ke sorga dan menerima pesan-pesan tentang kedatangan Tuhan Yesus yang semakin mendekat. Nantikan kisahnya minggu depan. Dahsyat deh!

Diposting oleh Hadi Kristadi untuk PENTAS KESAKSIAN
http://pentas-kesaksian.blogspot.com

Tuesday, March 3, 2009

Immortal Bodies

Our Immortal Bodies - Dec 10, 2008

A Dream by Eva Faye Marsee our immortal bodies -- early 1980's

I had this dream sometime probably in the early 80's. It is still very vivid today. I dreamed my family was driving around in a rural area just enjoying the day. We were driving by a small cemetery in a neighborhood when all at once I saw an elderly man climb up out of a grave. I shouted to Dana my husband and said," Look Dana the dead in Christ are rising.. Pull over to this house and I will call Mom and Dad and tell them what is happening because It probably won't be on the news for a while". I was in this house talking to the people and they said I could use their phone. I picked up the receiver and started to dial when I heard Dad on the phone saying hello. I said, “What are you doing on the phone I haven't dialed yet"? Then the Holy Spirit spoke to me and said, " Now you will have whatever your heart desires, not what your thoughts are but what is your deep heart desire".

Then I turned to the people there and told them "This thing that is happening is really great, you guys need to get saved". They said to me "It's to late." And I said "No it's not, it's never to late". Then they said "Yes it is, it's to late." So I said "We can ask God for anything and He will do it now." So I set up a chalkboard and a piece of chalk and I said, "Holy Spirit tell us. Is it to late?" And all at once it was written on the chalkboard "Yes".

The next thing I knew Dana and I were walking down a back ally and all this screaming was going on. Terrible screams. We looked over and some people were using a guillotine to cut off Christian's heads. We didn't feel sad because we knew that it was suppose to be (we had the nature and mind of GOD) and we weren't afraid because we knew that they couldn't touch us because we had our immortal bodies and no one could harm us. We also knew that those people that weren't Christians hated us because they could not harm us.

We were starting to walk through this ally onto the main street and in my spirit I could see someone waiting to attack us around the corner of this building. They had an ax ready to swing holding it back over his head. I wasn't afraid. I was just curious how the Holy Spirit was going to take care of it. When we stepped in front of this man he was frozen and couldn't move and I could see that it was making him very angry.

The next thing I knew I was walking by myself down main street and I started missing Dana. So I said, "Holy Spirit take me to be with Dana." The next thing I knew I was floating in a standing position at a walking speed down the street. I said, "Holy Spirit let's go as fast as lightning." Instantly I was zooming down the road to a house where I could see Dana. Dana was in a glass house in a small neighborhood. He was down on one knee reading the Bible. Then I was standing next to him. Then I said, "Holy Spirit I would like for the kids to be here with us". All at once I saw the children flying in the air next to each other coming to us.

Then all my family, (at that time, my children, my husband and I ) were walking down a street late in the day in a neighborhood just enjoying the peace and I had this great desire to be with Jesus. All at once I was being pulled by the Holy Spirit into the sky. My joy was great. Then I realized that the Holy Spirit had said that we could have our hearts deep desire. As I was floating to heaven I looked back to my family and said that's it! That's it! The rapture will happen when you get the deep desire to be with Jesus.

After I awoke, the Holy Spirit told me we were going to be on Earth for 40 days after the dead in Christ arose, but we would have our immortal bodies, like Jesus did when He rose from the dead and walked the earth with His immortal body for 40 days.

I had not been on the internet till the late fall of 2002. I had not ever heard of anyone having a dream like mine or I had not even heard anyone teach anything like this dream. As always I just put it aside till the LORD confirmed it. In the late fall of 2002 I came across the website www.pressie.org . It has a collection of prophesies and dreams that different people received through the years. When I read that there were other people who had the same dream as I did, I just about fell over. Their names are Armin A. Wolf, A Prophetic Dream of Rapture
Patricia ? and Mark Wattenford. I e-mailed Mark Wattenford and told him I had the same dream that he had and he wrote me back and said you wouldn't believe all the people that had written him and told him the same thing.

In September God anointed me with the anointing of fire and restitution. He said He was getting His bride ready for the great resurrection. Amen come quickly Lord Jesus.


Word About Veil Being Religion
Eva Marsee
Kentucky USA

*****

A Prophetic Dream of Rapture

Armin A. Wolff (February 15,1993)

Last night I had an extremely exciting and vivid dream-vision concerning the return of our LORD Jesus. I normally never remember anything I dream, but this was so gripping and vivid, and I have been thinking about it all day today. I would like to share it with you and hereby also have a written record.

I found myself in a meeting with a number of believers. The meeting hall looked like some kind of a warehouse and there were fewer than 100 assembled. The talk seemed to center on the increasing persecution they were experiencing. All of a sudden Jesus appeared and most, but not all, were instantly transformed from mortal beings into Immortal. Also, at the same instant, some other Holy Ones appeared who had walked with God in ages past, both in New and Old Testament times. All of the ones who had, in an instant of time, received their new bodies were able to recognize and converse with the Holy Ones from times past. I heard someone exclaim: "I thought You are coming in the clouds to take us away." The reply was: "I am coming in the clouds and... My reward is with Me Behold, here they are, My Holy Ones of all time, My faithful witnesses, those who loved not their life, and thus received it. They are the clouds and my reward, My reward for what I endured on the cross for all."

I heard another question asked of the LORD, by one of the Transformed Persons, whether He would now take them with Him out of the tribulation they were experiencing. He replied: "No, you must remain here for another 40 days and nights, just as I was on Earth for another 40 days after My resurrection and minister with Me to those who were not ready. After the 40 days and nights you will come with Me into the skies above Jerusalem and we will leave from there to have a celebration, a banquet in My Father's house, a feast that has been planned before the worlds were made."

The ones in the assembly, who had remained in their mortal bodies, lamented and cried to the Transformed Ones to help them, but were told: "It is now too late. The Bridegroom has come for us and there is nothing we can do for you, in this regard. However, if you will not love your own life, not bow to the will of the sin-man and take that seal of his, you will join us after the celebration. You will be sealed by your death and kept in the throne room for the LORD."

In what seemed a moment later, I was in another similar assembly in (maybe) another country. There also, the instant transformation had taken place of many. I was told that this same event had happened all over the Earth and all born again, Spirit filled followers of Jesus had been thus transformed, at whatever spot they happened to be in that instant, and were joined by many of God's Holy Ones, from the dawn of creation up to the present time.

Just then, some heavily armed police, or soldiers, burst into the meeting and proceeded to beat, shoot, and arrest the believers. A little blonde Transformed lady stood-up to one of the large men, and refused to move when told she was under arrest. Five or six huge men tried to drag her away, but could not move her any further than they could have moved an ancient redwood or oak tree. This infuriated the police and they started to beat her, and to start shooting their weapons. The bullets went right through the Transformed Believers and made holes in the walls, or in some cases, struck and killed some of the mortals standing behind them. The blows seemed to go through also and have no effect whatsoever on the new resurrection bodies. The remaining mortals were dragged off to prison, along with some of the Transformed Ones who chose to go along. There was no sure way to tell at first glance, who was mortal and who lived in a transcendent resurrection body.

I was then also in a prison, and saw how the Immortals were comforting the anguished souls who were to be executed unless they denounced the name of Jesus. The guards and all governmental authorities were furious that they could do absolutely nothing to prevent the Glorified Believers from coming and going and ministering anywhere on Earth, wherever Jesus told them to go. No wall could hem them in, and no weapon, or human force, could oppose or harm them.. One of the Transformed Saints who had lived ages ago on Earth spoke: "Within forty days, all who refuse to accept the seal of the evil one will be killed and kept safe by the Father, personally, in the throne room. Those who give in, will suffer in the Terrible Wrath beginning after the last saint is murdered. This Wrath is the LORD's Last Effort to get rebellious mankind to repent."

At this point, I awoke and as you can imagine, was quite agitated. In fact, my heart rate was considerably above the normal resting level. The clock said 5:05am. Needless to say, I could not go back to sleep. Over time, I may forget the details of this dream, or vision, but one thing I'll never forget is the anguish, wailing, and heart-rending lamentations of those who had to remain here. I do not know how many of these chose to be killed rather than take the seal of the antichrist.

Scripture does speak of a group coming out of the Great Tribulation, but whether some are from those who were left behind, or not, was not made clear to me in this vision. Email kiriman Ibu Suharti/Riau

Diposting oleh Hadi Kristadi untuk PENTAS KESAKSIAN
http://pentas-kesaksian.blogspot.com

Monday, November 17, 2008

Urgent Messages from Choo Thomas

Saudara-saudari Terkasih dalam Kristus,
Seperti yang kita dapat saksikan, akhir zaman sudah ada di sini. Ketika anda menerima pesan ini, silakan teruskan kepada setiap orang yang anda kenal. Ini adalah pesan paling penting bagi setiap orang sebelum terjadinya Pengangkatan Orang-orang Percaya dan sebelum tertinggal. Silakan cetak pesan ini dan bagikan kepada sebanyak mungkin orang yang dapat anda lakukan. Setiap orang yang menyebut dirinya orang Kristen dan tidak mempunyai keinginan untuk bersaksi kepada jiwa-jiwa akan mendukakan Tuhan kita karena Dia telah mati bagi keselamatan jiwa-jiwa kita, Puji Tuhan.

Choo Thomas - Penulis buku "Heaven Is So Real"

TANDA BINATANG (666) RFID

“Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya, dan tidak seorang pun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya. Yang penting di sini ialah hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam.” (Wahyu 13:16-18)

666 ADALAH SEBUAH SISTEM SATU PEMERINTAHAN DUNIA.
Pada saat ini, sistem pengidentifikasian biometrik yang dibantu oleh komputer sedang dikembangkan dengan sangat cepat dan telah siap untuk diterima oleh masyarakat kita. Chip komputer yang sangat kecil, menggunakan teknologi RFID (Radio Frequency Identification – Pengidentifikasian dengan Frekuensi Radio), telah dipasang ke dalam peralatan-peralatan elektronik, barang-barang eceran, ternak, dan manusia. Ini bukanlah fiksi ilmiah masa depan – hal ini sedang terjadi saat ini.

Di banyak belahan bumi ini, mikrochip RFID (VeriChip) yang dipasang ke dalam tubuh manusia keluaran Perusahaan Applied Digital Corporation, sudah digunakan untuk membantu mendiagnosis penyakit Alzheimer, sakit jiwa, diabetes, masalah jantung dan hal itu juga menolong untuk menghindarkan orang dari penculikan. Dalam waktu dekat, biochip jenis ini akan semakin luas diterima dan ditanamkan ke dalam tubuh manusia untuk pengidentifikasian pribadi, perlindungan, pengawasan, penelusuran, perdagangan, dan penggunaan-penggunaan lain yang belum dapat dibayangkan sekarang.

Sayangnya, dalam biochip semacam itu pengidentifikasian pribadi dan informasi yang diperoleh dari pemakaiannya akan disimpan dan dikelola dalam sebuah gudang data di komputer. Orang yang ditanam biochip itu merupakan harta benda bertanda yang diintai, diawasi dan semua perilakunya akan ditelusuri. Penanaman biochip itu di dalam tubuh manusia akan mengubah orang itu secara fisik, mental, dan akhirnya secara rohani. Masalah yang timbul karena penggunaan biochip dalam tubuh manusia bukanlah sekedar masalah keindahan, masalah medis, masalah politis, atau masalah hukum.

Iblis bekerja di dunia ini dan ia sedang mempersiapkan orang-orang dan masyarakat untuk mencapai tujuan-tujuannya. Disadari atau tidak, antikris akan memaksa orang-orang untuk mengikuti dan menaati suatu agenda yang nampaknya demi kepentingan masyarakat, namun hal itu mengikuti pola sejarah umat manusia dan pemberontakan manusia kepada Allah, dan hal itu akan membawa kesakitan dan penderitaan sampai Kristus datang kembali ke bumi ini. “…ia (Iblis) menyesatkan mereka yang diam di bumi dengan tanda-tanda, yang telah diberikan kepadanya untuk dilakukannya di depan mata binatang itu. Dan ia menyuruh mereka yang diam di bumi, supaya mereka mendirikan patung untuk menghormati binatang yang luka oleh pedang, namun yang tetap hidup itu. Dan kepadanya diberikan kuasa untuk memberikan nyawa kepada patung binatang itu, sehingga patung binatang itu berbicara juga, dan bertindak begitu rupa, sehingga semua orang, yang tidak menyembah patung binatang itu, dibunuh.” (Wahyu 13:14-15)

Suatu zaman sedang datang ketika masyarakat dan kehidupan akan diperintah oleh suatu sistem yang mandiri dimana umat manusia akan diawasi, dianalisis, diukur, dan dievaluasi oleh komputer. Pada zaman itu, setiap orang yang menolak untuk menerima sistem ini akan disiksa kemudian dibunuh.


PEMBENTUKAN MASYARAKAT YANG TANPA BATAS TEMPAT DAN WAKTU

Kita sedang bergerak ke arah suatu masyarakat tanpa batas tempat dan waktu dimana orang-orang dari segala tempat dapat mengakses segala sesuatu, di manapun dan kapanpun, tanpa batasan tempat dan waktu. Penerapan teknologi RFID di toko-toko eceran, misalnya. Diperkirakan bahwa sebagian terbesar barang-barang eceran akan menggunakan teknologi RFID dalam tempo 1 sampai 2 tahun ke depan, sejak tahun 2005 dan akan menggantikan sistem kode bar, yang telah dipakai selama 30 tahun terakhir.

Apa yang mendorong pengembangan hal itu adalah keyakinan bahwa kita akan hidup lebih aman, lebih mudah, lebih makmur dan lebih nikmat dengan menggunakan teknologi yang mengelola setiap aspek kehidupan sehari-hari. Di dalam suatu masyarakat yang sudah biasa menggunakan pengelolaan keuangan yang otomatis, komunikasi dan pengamanan yang instan, maka tidaklah lama lagi masyarakat itu dapat didorong untuk pemasangan biochip yang menggunakan teknologi RFID ke dalam tubuh manusia, dan akhirnya akan menggantikan sistem uang kertas yang mudah dicuri, hilang atau disembunyikan. Dalam waktu dekat:
1) Semua orang akan diharuskan memiliki sebuah biochip. Semua kegiatan ekonomi akan menggunakan chip ini, sehingga menggantikan sistem pertukaran uang kertas yang kini masih dipakai.
2) Akan ada penyerbuan terhadap kehidupan privasi dan kebebasan tidak akan ada lagi. Semua orang dimonitor, diawasi, dipengaruhi pikirannya, dan dikendalikan.
3) Seorang pemimpin karismatik, yang adalah seorang Antikris, akan memerintah seluruh dunia melalui suatu sistem yang saling terhubung dan saling bergantung satu sama lain.

TANDA BINATANG DI TUBUH MANUSIA, KITA HARUS MENOLAKNYA.
(Wahyu 14:9; Wahyu 14:11; Wahyu 16:2)
1) Menerima tanda binatang ini merupakan tindakan yang tak dapat diubah lagi untuk menjual jiwa anda kepada Iblis. Dosa ini tak dapat diampuni lagi dan tidak dapat diubah lagi dengan melucuti tanda ini dari tubuh seseorang. (Wahyu 14:9-11). Jiwa anda adalah milik Bapa. Oleh karena itu apabila anda menerima tanda binatang ini, maka anda akan menjadi milik Iblis.

2) Apabila anda menerima tanda binatang ini, maka anda dengan sengaja menaruh kepercayaan anda kepada manusia dan bukan kepada Bapa; secara aktif anda memilih untuk hidup tanpa Bapa yang mengasihi yang ingin menghabiskan seluruh keabadian bersama anda di Sorga. Bapa tidak ingin anda memilih jalan Neraka. Bapa mengetahui semua perkara ini sebelumnya, dan karena Ia mengasihi kita dan ingin agar kita mengakui hal ini, maka hal itu telah dinyatakan kepada kita melalui tulisan Rasul Yohanes pada sekitar tahun 100 Masehi, yaitu dalam Kitab Wahyu.

Apabila anda tidak terangkat ke sorga dan oleh karena itu anda tertinggal di bumi untuk menghadapi masa aniaya besar, anda tidak boleh menerima tanda binatang itu meskipun anda akan disiksa kemudian dibunuh karena anda tidak mau menerima sanksi dari pemerintahan yang berasal dari Iblis. Apabila anda tidak tahan menghadapi penganiayaan yang luar biasa, janganlah anda bunuh diri, karena orang yang bunuh diri akan dihukum di neraka yang kekal. Anda harus mengingat hal ini setiap waktu karena harapan anda masuk sorga masih terbuka sampai pada akhir zaman.

APAKAH ANDA SUDAH MENERIMA YESUS KRISTUS SEBAGAI TUHAN DAN JURUSELAMAT PRIBADI ANDA?

(Diterjemahkan oleh Hadi Kristadi untuk http://pentas-kesaksian.blogspot.com - mohon bagian ini jangan dihilangkan ketika anda memforwardnya - terima kasih)

*****

http://www.choothomas.com/urgentmessage.html

October 13, 2008
Dear Brothers and Sisters in Christ,
As we all can see the end time is already here. When you receive this message, please forward it to everyone you know; it is the most important message for everyone before the Rapture and those left behind. Please do print this message and share it with as many as you can. Anyone who calls themselves a Christian and has no desire to witness to souls, this is the saddest thing to our Lord because He died for our souls, PRAISE THE LORD.
Choo Thomas

MARK OF THE BEAST (666) RFID
"He required everyone - great and small, rich and poor, slave and free - to be given a mark on the right hand or on the forehead. And no one could buy or sell anything without that mark, which was either the name of the beast or the number representing his name. Wisdom is needed to understanding this. Let the one who has understanding solve the number of the beast, for it is the number of a man. His number is 666" (Rev. 13:16-18 New Living Translation).

666 IS A SYSTEM OF THE ONE WORLD GOVERNMENT
At the present time, computer-assisted biometric identification systems are being developed rapidly and have been readily accepted into our society. Miniature computer chips, using RFID (Radio Frequency Identification) technology, have already been embedded within electronic appliances, retail goods, livestock, and human beings. This is not tomorrow's science fiction - it is happening today.

In many parts of the world, Applied Digital Corporation's human implanted RFID microchip (VeriChip) is used to help diagnose Alzheimer's disease, mental illness, Diabetes, heart problems and it also helps to prevent kidnappings. In the near future, this type of biochip will be widely accepted and implanted for personal identification, protection, monitoring, tracking, commerce, and other uses not yet imagined.

Unfortunately, such biochips store personal identification and the information generated from its use will be stored and maintained in a computer database. Your body becomes a tagged asset that is monitored and whose behavior will be tracked. Implanting the microchip in the body alters a person's physically, mentally and ultimately - spiritually. The problem that arises from the use of biochip in humans is more than an aesthetic, medical, political, or legal issue.

Satan works in the world and he shapes people and society to achieve his goals. Knowingly or not, anti-christ will force people to follow and obey an agenda that appears to be in the best interest of its people but, in following the pattern of human history and man's rebellion to God, will bring about pain and suffering until Christ comes again.
"...he [satan's agent] deceived all the people who belong to this world. He ordered the people of the world to make a great statue of the first beast, who was fatally wounded and then came back to life. He was permitted to give life to this stature so that it could speak. Then the statue commanded that anyone refusing to worship it must die." (Rev 13:14-15 New Living Translation).

A time is coming when society and lives will be ruled by a self-imposed system where mankind is monitored, analyzed, measured, and evaluated by computers. In those times, anyone who refuses to accept this system will be tortured then killed.

FORMATION OF A UBIQUITOUS SOCIETY
We are moving towards a ubiquitous society where people from all walks of life can access anything, anywhere, and at anytime regardless of time and location. The implementations of RFID technology in retail stores is one example. It's estimated that the majority of retail merchandise will use RFID technology within 1 or 2 years (as of 2005) and will replace bar codes, which have been used for the past 30 years.

What drives such development is the belief that we will live safer, easier, richer and more enjoyable lives by using technology to manage everyday aspects of daily life. In a society that craves automated financial management, instant communication and security, it's not a far stretch for RFID enabled biochips to be implanted into the body, and eventually replacing currency that is easily stolen, lost, or hidden. In the near future:
1) All people will be required to have a biochip. All economic operations will use this chip thereby replacing today's unit of monetary exchange.
2) There will be privacy invasion and freedom will cease to exist.
3) A charismatic leader, who is the Anti-Christ, will rule the whole world through a system that is interconnected and interdependent.

MARK OF THE BEAST IN THE HUMAN BODY, WE MUST NOT RECEIVE IT. (REV 14:9, 14:11, 16:2)
1) Accepting this mark is the irreversible act of selling your soul to Satan. This sin is unforgivable and cannot be reversed by physically removing the mark (Rev. 14:9-11). Your soul belongs to God. Therefore if you receive this mark, you then will belong to Satan.

2) If you receive this mark, you willfully placing your faith in man and not in God. You are actively choosing to live without a loving God who desires to spend eternity with you in Heaven. God does not want you choosing Hell's path. God knew these things beforehand, and because He loves us and wants us to acknowledge this, it was revealed to us through the writing of the apostle John in Revelation around 100 AD.

If you are not taken up to heaven and are thereby left behind for the tribulation, you must not receive the mark of the beast even though you will be tortured then killed for not accepting the government's sanctioned acts of satan. You must remember this at all times because the hope of heaven still remains until the end comes.

HAVE YOU RECEIVED JESUS AS YOUR PERSONAL SAVIOR?
For all have sinned and fall short of the glory of God (Rom. 3:23). Money is not everything. A person cannot come to God by believing in any other gods, ethics, discipline, or by good deeds.

Only a personal relationship with Jesus Christ makes it possible to stand righteous before a holy God at end of human history. It was for this reason that Jesus Christ suffered on the cross, shed His blood, died, and came back to life. This was done to demonstrate God's willingness, ability, and glory in saving us from sin and death. I am the way and the truth and the life. No one comes to the Father excerpt through Me. (John 14:6)

That if you confess with your mouth, Jesus is Lord, and believe in your heart that God raised Him from the dead, you will be saved. For it is with your heart that you believe and are justified. And it is with your mouth that you confess and are saved. (Rom 10:9-10) You must believe in Jesus and that He died for your sins. Jesus loves you. For God so loved the world that He gave His one and only Son, that whoever believes in Him shall not perish but have eternal life. (John 3:16)
Realize that you are as sinner and you must pray in faith. You need to receive Jesus as your personal Savior. There is surely a Heaven and a Hell. Jesus Christ is the only way to Heaven.

JESUS IS COMING SOON, PREPARE FOR THE RAPTURE
Jesus, who redeemed us through the cross will prepare a place and will come back to be with us. He has promised us. (John 14:3) The rapture will take place before the Great Tribulation (Rev. 3:10). Jesus said, "you know to interpret how to interpret the appearance of the sky but you cannot interpret the signs of the times, (Matt. 16:3 Luke 12:56).

ALL BELOVED SAINTS IN JESUS CHRIST
The rapture is reserved for those saints who will be lifted into the sky upon God's trumpet call, saints that are to be raptured will be lifted into the sky to meet Jesus in the clouds (1 The 4:16-17). The rapture is reserved for those believers who wear spiritual white robes. Their physical body will be transformed into a glorious body and will be God's delight, (Rev. 19:7-8).

If you remain in lukewarm faith, Jesus will spew you out so you must not be like this type of believer (Rev. 3:16). Jesus' first coming was to bring salvation, but He is coming again to meet those who are Ready and Waiting in the clouds at the sound of the trumpets and this is call Rapture. Lord Jesus, will take His children with Him to Heaven for seven years. After the seven years tribulation on earth then He will return again on earth with those who were ratpured with Him into Heaven to the New Jerusalem this will be called His Second Coming.

For what is our hope, our joy, or the crown in which we will glory in the presence of our Lord Jesus when He comes? Is it not you? (1 Thess. 2:19) At Jesus' return, only raptured saints will be presented at the seat of glory (1 Cor. 15:49-55). Even if we do not know the day and time of His coming, the sons of light are not in darkness therefore that day will not come upon you like a thief (1 Thess. 5:4-5). Do not be lukewarm believers nor do not sleep but be awake and pray. (1 Thess. 5:1-4) Remember, therefore, what you have received and heard: obey it, and repent. But if you do not wake up, I will come like a thief, and you will not know at what time I will come to you, (Rev. 3:3). Those with lukewarm faith, those who are tied to the world, and those who do not know Jesus will be left behind for the Great Tribulation. The Great Tribulation will be the most devastating time in all of human history. Those who are left behind in the Great Tribulation must not receive the biochip (which bears satan's name) into their body (forehead or right hand; Rev 13vs16, 20vs4) even to the point of death. Christians who commit suicide will spend eternal life in hell. By refusing this chip, you will be tortured then killed but if you remain faithful, you will be able to enter into Heaven. All saints must realize this truth and wish Jesus to return. Be awake in the spirit and know that Jesus Christ's return is very near, Amen.

Diposting oleh Hadi Kristadi untuk PENTAS KESAKSIAN
http://pentas-kesaksian.blogspot.com

Friday, October 17, 2008

A Message From Rick Warren

Rick Warren (REMEMBER HE WROTE 'PURPOSE DRIVEN LIFE')

You will enjoy the new insights that Rick Warren has, with his wife now having cancer and him having 'wealth' from the book sales. This is an absolutely incredible short interview with Rick Warren, 'Purpose Driven Life ' author and pastor of Saddleback Church in California.

In the interview by Paul Bradshaw with Rick Warren, Rick said:

People ask me, "What is the purpose of life?"
And I respond: In a nutshell, life is preparation for eternity. We were made to last forever, and God wants us to be with Him in Heaven. One day my heart is going to stop, and that will be the end of my body-- but not the end of me.

I may live 60 to 100 years on earth, but I am going to spend trillions of years in eternity. This is the warm-up act - the dress rehearsal. God wants us to practice on earth what we will do forever in eternity. We were made by God and for God, and until you figure that out, life isn't going to make sense.

Life is a series of problems: Either you are in one now, you're just coming out of one, or you're getting ready to go into another one. The reason for this is that God is more interested in your character than your comfort. God is more interested in making your life holy than He is in making your life happy. We can be reasonably happy here on earth, but that's not the goal of life. The goal is to grow in character, in Christ likeness.

This past year has been the greatest year of my life but also the toughest, with my wife, Kay, getting cancer. I used to think that life was hills and valleys - you go through a dark time, then you go to the mountaintop, back and forth. I don't believe that anymore. Rather than life being hills and valleys, I believe that it's kind of like two rails on a railroad track, and at all times you have something good and something bad in your life. No matter how good things are in your life, there is always something bad that needs to be worked on. And no matter how bad things are in your life, there is always something good you can thank God for.

You can focus on your purposes, or you can focus on your problems. If you focus on your problems, you're going into self-centeredness, 'which is my problem, my issues, my pain.' But one of the easiest ways to get rid of pain is to get your focus off yourself and onto God and others.

We discovered quickly that in spite of the prayers of hundreds of thousands of people, God was not going to heal Kay or make it easy for her. It has been very difficult for her, and yet God has strengthened her character, given her a ministry of helping other people, given her a testimony, drawn her closer to Him and to people.

You have to learn to deal with both the good and the bad of life. Actually, sometimes learning to deal with the good is harder. For instance, this past year, all of a sudden, when the book sold 15 million copies, it made me instantly very wealthy. It also brought a lot of notoriety that I had never had to deal wit h before. I don't think God gives you money or notoriety for your own ego or for you to live a life of ease.

So I began to ask God what He wanted me to do with this money, notoriety and influence. He gave me two different passages that helped me decide what to do, II Corinthians 9 and Psalm 72.

First, in spite of all the money coming in, we would not change our lifestyle one bit. We made no major purchases.

Second, about midway through last year, I stopped taking a salary from the church.

Third, we set up foundations to fund an initiative we call The Peace Plan to (P)lant churches, (E)quip leaders, (A)ssist the poor, (C)are for the sick, and (E)ducate the next generation.

Fourth, I added up all that the church had paid me in the 24 years since I started the church, and I gave it all back. It was liberating to be able to serve God for free.

We need to ask ourselves: Am I going to live for possessions? Popularity?

Am I going to be driven by pressures? Guilt? Bitterness? Materialism? Or am I going to be driven by God's purposes (for my life)?

When I get up in the morning, I sit on the side of my bed and say, God, if I don't get anything else done today, I want to know You more and love You better. God didn't put me on earth just to fulfill a to-do list. He's more interested in what I am than what I do. That's why we're called human beings, not human doings.

Happy moments, PRAISE GOD.
Difficult moments, SEEK GOD.
Quiet moments, WORSHIP GOD.
Painful moments, TRUST GOD.
Every moment, THANK GOD.

NOW. PLEASE SHARE THIS WITH YOUR FRIENDS

Diposting oleh Hadi Kristadi untuk PENTAS KESAKSIAN
http://pentas-kesaksian.blogspot.com

Monday, July 28, 2008

The Vision of A Little Girl

Kesaksian Jannet Balderas Canela (8 Tahun)
Saya ingin menceritakan kepada anda pengalaman saya bersama Tuhan Yesus pada tanggal 5 September, 1999. Kami berada di gereja dan kuasa Allah memenuhi kami. Saya terjatuh ke lantai dan merasakan kehadiran Allah di dalam saya. Dan mulailah suatu penglihatan nampak kepada saya.

Dalam penglihatan, saya melihat ada dua jalan. Jalan yang satu sangat lebar, dan banyak orang berjalan di jalan itu, tetapi mereka berjalan menuju pada kehancuran mereka. Jalan yang kedua sangat sempit. Saya melihat banyak orang yang berjalan di jalan itu, memuji dan memuliakan Tuhan.

Sementara saya berada di lantai saya melihat seorang penunggang kuda datang. Tuhan mendekati tempat dimana saya berada. Diulurkan tangan-Nya, dan saya merasakan roh saya keluar dari tubuh saya dan saya didekap-Nya. Kami mulai menunggang kuda, menanjak dan berhenti di tempat yang tidak tinggi ataupun rendah. Dia berkata kepada saya, "Lihat anak-Ku, telah Kukatakan bahwa Aku datang membawamu, dan itulah yang Kulakukan sekarang, sebab apa yang keluar dari mulut-Ku, Aku menggenapinya. Apa yang kukatakan, itu yang Kuperbuat. Itulah sebabnya Aku membawamu ke tempat ini. Pertama-tama akan Kutunjukkan kepadamu luka-luka-Ku, agar engkau dapat menghargainya dan tak pernah melupakan apa yang telah Kuperbuat bagi kamu sekalian."

Kami tiba di Takhta Allah dan Tuhan menunjukkan kepada saya dimana paku-paku itu terletak dan bagian tubuh-Nya yang tertikam. Dia menangis. Kulihat bekas-bekas luka dan bilur-bilur yang telah ditanggung-Nya bagi kita semua. Dia berkata, "Lihat anak-Ku, banyak diantaramu yang tidak menghargai semua yang telah Kuperbuat bagi kalian, banyak diantaramu lupa bahwa Aku telah mati disalibkan bagimu. Kurasakan sakit, anak-Ku. Rasa sakit yang sangat saat Umat-Ku menyangkal-Ku, seperti membuka luka-luka itu kembali, sangat menyakiti-Ku. Seolah-olah mereka menyalibkan-Ku kembali." Saya melihat Tuhan menangis, sakit saat kita mengecewakan-Nya.

Tuhan berkata, "Anak, akan Kutunjukkan saatnya, bagaimana kedatangan-Ku akan terjadi." Saya berkata, "Tuhan telah banyak yang telah saya lihat, mengapa Tuhan menunjukkan kepada saya yang lebih?" Kami tiba di Takhta Allah, saya melihat ribuan malaikat berkumpul. Kami mulai turun, dan berhenti pada awan-awan putih yang indah. Tuhan katakan, "Anak-Ku, perhatikan baik-baik, beginilah saatnya Aku datang kembali, inilah kedatangan-Ku."

Saya melihat orang-orang terangkat di keempat penjuru bumi, memuji dan menyembah nama Tuhan, dipenuhi kuasa Allah, berpakaian putih dan terangkat. Mereka menyanyikan lagu indah, "Kudus,Kudus, Kuduslah, ya Tuhan! Terima kasih, Bapa! Sebab Engkau telah mengangkat kami! Terima kasih, Tuhan, sebab Engkau telah mengangkat kami!"

Saya melihat berbagai jenis orang, tinggi, pendek, hitam, putih. Semua orang, dan semua malaikat terangkat bersama-sama ke arah dimana kami berada. Semuanya penuh ucapan syukur bagi Tuhan, mereka semua berkata, "Kudus! Kudus! Kuduslah Tuhan!" Sangat luar biasa! Saya melihat banyak orang dan berpikir saya mengenal mereka. Mereka semua dipenuhi kemuliaan Allah.

Setelah itu kami tiba pada Takhta Allah, Tuhan berkata, "Anak-Ku, marilah." Kami keluar dari ruangan Takhta dan tiba di suatu tempat berjendela kecil. Tuhan berkata, "Anak-Ku, pandanglah ke bawah." Saya melihat pemandangan yang buruk, pemandangan yang dahsyat; seluruh bumi penuh kesulitan dan penderitaan. Tuhan berkata, "Lihat Anak-Ku, inilah yang akan terjadi setelah Kujemput Umat-Ku dari bumi. Kejadian ini setelah kedatangan-Ku, kejadian ini setelah Gereja-Ku berada disini bersama-Ku." Kulihat pemandangan yang sangat dahsyat.

Saya melihat orang merayakan sesuatu sejenak, lalu saya melihat seorang ayah mencari anak lelakinya, seorang ibu mencari anak-anak perempuannya, namun tak menemukan, karena Allah yang Mahakuasa telah membawa mereka. Keluarga mencari keluarganya namun tak menemukannya. Orang-orang mencari tetangganya namun tak menemukannya, sebab Tuhan telah mengangkat mereka bersama-sama dengan Dia.

Sesuatu yang dahsyat telah terjadi di seluruh bumi. Saya melihat pendeta berlari dari satu tempat ke tempat lain. Saya bertanya, "Tuhan, mengapa orang itu berlari kian kemari?" Tuhan menjawab, "Anak-Ku, orang ini seorang pendeta, namun karena dia mengira Aku akan datang berlambat-lambat, maka diapun tertinggal. Dia tak mengira Aku datang sekarang, dia mengira saat kedatangan-Ku masih sangat lama. Itu sebabnya dia tertinggal." Pendeta itu berlari kian kemari dan berkata, "Tuhan, mengapa saya tertinggal di belakang? Jika saya seorang Pendeta, jika saya mempunyai posisi dalam gereja, dan gereja telah pergi, saya tertinggal? Mengapa?" Tuhan menjawab, "Anak, Aku tak dapat berbuat sesuatu sekarang, dia mengira kedatangan-Ku akan diperlambat, sebab itu, dia tertinggal."

Saya melihat orang itu disiksa. Dia berkata, "Saya mau diangkat bersama Yesus! Saya mau ikut Tuhan sebab saya tak mau disini dan menderita dalam kesusahan yang besar ini!" Dia terus berlari kian kemari dan bertanya kepada dirinya, "Mengapa saya tertinggal? Bawalah saya dengan-Mu, Tuhan! Saya tak mau disini dan menderita!" Tuhan berkata, "Anak-Ku, tak ada yang dapat Kuperbuat sekarang, sekian lama Aku telah berbicara dengannya dan berkata bahwa Aku datang segera, namun dia tidak mempercayai-Ku. Nah, sekarang dia tertinggal."

Saya melihat orang-orang berlari kian kemari. Sangat banyak, putus asa, mencoba mencari damai, namun tak menemukan. Mereka berteriak, "Kami inginkan Firman Hidup! Kami haus Firman Allah!" Namun sudah terlambat, sebab Tuhan telah membawa gereja bersama-Nya. Saya melihat anak-anak muda perempuan dan lelaki berlari di hutan, dan gunung-gunung mencoba mencari damai. Namun tidak menemukannya. Tuhan berkata, “Anak-Ku, Aku telah membawa gereja-Ku, sekarang setanlah yang mengontrol.” Setan mengontrol dan kesusahan sedang terjadi dibumi! Orang-orang berlari dari satu tempat ke tempat lain. Mereka mau memakan sesamanya hidup-hidup, dan tarik menarik rambut, menyalahkan satu sama lain dan saling menyakiti, sebab mereka ingin kedamaian, namun tak menemukannya! Keadaan di bumi sangat sulit sebab Tuhan telah membawa Gereja-Nya.

Masa sukar di bumi, saya melihat banyak hal buruk. Banyak orang menyakiti satu sama lain, mengatakan, "Kami inginkan kasih! Kami inginkan damai!" Namun terlambat! Tuhan berkata, "Lihat Anak-Ku, Aku telah berbicara kepada mereka, Aku telah mengetok pada pintu hati orang-orang ini, namun mereka tak mau menemui-Ku. Nah, sekarang mereka tertinggal, dan tak ada yang dapat Kulakukan bagi mereka sekarang. Mengapa? Sebab Aku telah membawa Gereja-Ku bersama-Ku. Sementara umat-Ku berada di sorga dengan-Ku menikmati perjamuan kawin anak Domba, sementara orang-orang ini dalam penderitaan, akan ada tangisan dan kertak gigi. Sebab mereka tidak menuruti Firman-Ku, mereka lebih suka mengejek dan mengkritik Firman-Ku."

(Sumber: Email kiriman dari Sdr. Paul Santoso - Sydney, bahan telah diringkas)
Note: Apabila anda memerlukan traktat kesaksian/CD/DVD Kesaksian, anda akan memperolehnya secara gratis dari Sdr. Paul Santoso, dengan email address: facetofacewithlord@gmail.com

Diposting oleh Hadi Kristadi untuk PENTAS KESAKSIAN
http://pentas-kesaksian.blogspot.com

Monday, June 30, 2008

An End Time General

Kisah Mike W. Richmond Menjadi Jenderal Akhir Zaman
Sebuah peristiwa yang supraalami terjadi pada saat jarum jam menunjukkan pukul 11.45 pagi waktu belahan Timur Amerika Serikat pada tanggal 14 Agustus 1999. Sorga terbuka. Salah satu orang pilihan Tuhan masuk ke dalamnya.

Setelah sakit yang berkepanjangan, teman saya Pastor Michael Wayne Richmond (Mike) dari Cocoa, Florida, usia 60 tahun, dipindahkan dari bumi ke Firdaus untuk bersama dengan Tuhan Yesus, Tuhannya yang sangat ia kasihi dan layani demikian lama. Mike mengetahui bahwa di kayu salib itu Tuhan Yesus telah membayar harga untuk menebus dosa-dosanya.

Biasanya, seseorang yang berpindah dari dunia ini ke alam berikutnya tidak layak diberitakan. Namun, peristiwa ini tidak lazim karena sebelum Mike pergi ke rumah Bapa, Bapa memberikan pewahyuan-pewahyuan yang supraalami dan menakjubkan kepadanya, kepada Barbara isterinya, dan kepada orang-orang lain. Umat percaya di seluruh dunia mengenal Barbara Richmond dari pelayanannya bagi For Your Glory Inc., sebuah pelayanan internasional yang dilakukan belakangan ini di Israel, Eropa, New Zealand, Afrika dan Brazil. Ia bersama Mike mendirikan pelayanan ini.

Mike telah melayani Tuhan selama 30 tahunan. Ia adalah seorang pengajar firman Allah yang menonjol, dengan wawasan yang luar biasa baik dan memiliki karunia untuk mengomunikasikan pelajaran itu dengan cara yang mudah dimengerti dan menarik. Sebuah kaset pelajaran tentang Roh Kudus dengan judul “Janji Bapa” tersedia di Website Barbara.

Mengapa Mike disebut sebagai seorang jenderal Allah di akhir zaman ini?

Mimpi Barbara
Di awal bulan Juni 1999 Barbara bermimpi tentang Mike. Suaminya itu berpakaian dalam seragam militer, dengan bintang lima di pundaknya, suatu pangkat tertinggi di kemiliteran. Mike sedang duduk di belakang meja, dan memberikan perintah-perintah kepada para malaikat yang datang dan pergi. Barbara menceritakan mimpinya kepada Mike, tetapi ia tidak mengerti apa artinya. Barbara pikir itu ada hubungannya dengan pelayanan Mike di bidang doa syafaat dalam jangka panjang. Namun penafsiran mimpi itu segera berubah secara radikal.

Selama beberapa waktu Mike sakit, tetapi ia tetap bekerja dan memenuhi kewajibannya di dua gereja. Namun pada tanggal 17 Juni 1999, Mike yang sedang berbaring, memanggil Barbara yang ada di dapur. Barbara menemukan suaminya sedang menangis, namun wajah suaminya demikian cemerlang. Suaminya mulai berkata, “Tuhan baru saja mengunjungi saya, Barbara. Ia telah memanggil saya pulang.” Selama beberapa menit berikutnya Mike menceritakan semua yang Tuhan katakan kepadanya, yang beberapa di antaranya diceritakan kepada saya kemudian.

Wawancara Terakhir dengan Mike
Tepat dua minggu sebelum Mike meninggalkan bumi ini, saya mendapat kesempatan istimewa untuk mewawancarainya di rumahnya. Ia meminta saya datang, sambil memberitahukan kepada Barbara, “Jim mungkin menjadi pelayanan mimbar saya yang terakhir.”

Dengan berlinangan airmata Mike mengakui bahwa Bapa telah memberi kepadanya kehormatan dan berkat yang luar biasa besar, karena sebelum ia meninggal, “Bapa memberikan dia kesempatan untuk menjadi seperti para bapa leluhur, untuk memberkati anak-anaknya dan orang-orang yang dia kasihi.” Mike menerangkan bahwa Bapa telah memberi kesempatan kepadanya untuk menulis surat-surat kepada masing-masing anaknya dan memberkati mereka semua sebelum dia meninggal, seperti para bapa leluhur di dalam Alkitab. Ia telah menghabiskan beberapa minggu terakhir ini melakukan hal itu, merapikan rumahnya, dan bersiap-siap.

Mike menceritakan tentang perjumpaan dengan Tuhan yang tidak biasa pada tanggal 17 Juni 1999, segera setelah Barbara bermimpi. Ia menjelaskan, “Tuhan memberitahu saya bahwa saya telah mengakhiri pertandingan iman dan telah mencapai tujuan saya, dan Tuhan telah disenangkan.” Mike tahu bahwa ia akan segera pulang ke rumah Bapa. Banyak orang yang sudah bersama-sama dengan dia mendoakan bagi kesembuhannya, namun Mike berkata bahwa Tuhan mengatakan, “Ini tidak ada kaitannya dengan kesembuhan – semua hal ini berkaitan dengan tujuan dan panggilan-Ku yang kekal.”

Tentang mimpi Barbara, Mike berkata, “Tuhan menceritakan mimpi itu kepada saya dengan sangat jelas.” Mike mengatakan bahwa Bapa menyebutnya “Jenderal Akhir Zaman”. Mike menjelaskan, “Bertahun-tahun yang lalu, dinubuatkan kepada saya bahwa saya adalah jenderal akhir zaman, tetapi hal itu tidak saya mengerti. Banyak hal yang tidak kita mengerti, dan banyak hal hanya bisa dimengerti secara samar-samar. Sikap saya yang mula-mula terhadap nubuatan itu adalah bahwa nubuatan itu sangat aneh, karena saya mengenal diri saya! Saya katakan kepada Barbara bahwa kalau saya memang jenderal akhir zaman, saya merasa menyesal terhadap para laskar Allah. Saya katakan, ‘Wow, pasti jenderal ini lebih buruk daripada yang saya duga.’” Mike memang orang yang sangat rendah hati dan suka humor. “Saya sungguh tidak mengerti nubuatan itu,” kata Mike. Namun di dalam lawatan Tuhan pada bulan Juni 1999 itu, Tuhan menyatakan, “Bapa memberikan penugasaan kepadamu.”

Mike melanjutkan, “Tuhan berkata bahwa saya adalah jenderal akhir zaman… dan bahwa Ia memerlukan saya di sorga.” Ia menerangkan kembali bahwa Tuhan membicarakan tentang mimpi yang diberikan kepada Barbara. Mike tidak tahu berapa banyak malaikat yang terlibat di dalam mimpi itu, namun itu adalah pasukan malaikat. Ia mengatakan bahwa Bapa mengatakan kepadanya, “sorga itu bukan tempat pengangguran; itu adalah tempat pelayanan tingkat tertinggi.” Mike menambahkan, ”Sorga itu diadministrasi oleh para orang kudus, yang merupakan golongan yang paling aktif melakukan apa yang sedang terjadi.” (Bersambung - aslinya ditulis oleh Jim Bramlett)

Kisah ini dikirim oleh seorang sahabat Pentas Kesaksian (Suharti Ali)

Diterjemahkan oleh Hadi Kristadi untuk PENTAS KESAKSIAN
http://pentas-kesaksian.blogspot.com

Kesaksian Pembaca Buku "Mukjizat Kehidupan"

Pada tanggal 28 Oktober 2009 datang SMS dari seorang Ibu di NTT, bunyinya:
"Terpujilah Tuhan karena buku "Mukjizat Kehidupan", saya belajar untuk bisa mengampuni, sabar, dan punya waktu di hadirat Tuhan, dan akhirnya Rumah Tangga saya dipulihkan, suami saya sudah mau berdoa. Buku ini telah jadi berkat buat teman-teman di Pasir Panjang, Kupang, NTT. Kami belajar mengasihi, mengampuni, dan selalu punya waktu berdoa."

Hall of Fame - Daftar Pembaca Yang Diberkati Buku Mukjizat Kehidupan

  • A. Rudy Hartono Kurniawan - Juara All England 8 x dan Asian Hero
  • B. Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo
  • C. Pdt. Ir. Djohan Handojo
  • D. Jeffry S. Tjandra - Worshipper
  • E. Pdt. Petrus Agung - Semarang
  • F. Bpk. Irsan
  • G. Ir. Ciputra - Jakarta
  • H. Pdt. Dr. Danny Tumiwa SH
  • I. Erich Unarto S.E - Pendiri dan Pemimpin "Manna Sorgawi"
  • J. Beni Prananto - Pengusaha
  • K. Aryanto Agus Mulyo - Partner Kantor Akuntan
  • L. Ir. Handaka Santosa - CEO Senayan City
  • M. Pdt. Drs. Budi Sastradiputra - Jakarta
  • N. Pdm. Lim Lim - Jakarta
  • O. Lisa Honoris - Kawai Music Shool Jakarta
  • P. Ny. Rachel Sudarmanto - Jakarta
  • Q. Ps. Levi Supit - Jakarta
  • R. Pdt. Samuel Gunawan - Jakarta
  • S. F.A Djaya - Tamara Jaya - By Pass Ngurah Rai - Jimbaran - Bali
  • T. Ps. Kong - City Blessing Church - Jakarta
  • U. dr. Yoyong Kohar - Jakarta
  • V. Haryanto - Gereja Katholik - Jakarta
  • W. Fanny Irwanto - Jakarta
  • X. dr. Sylvia/Yan Cen - Jakarta
  • Y. Ir. Junna - Jakarta
  • Z. Yudi - Raffles Hill - Cibubur
  • ZA. Budi Setiawan - GBI PRJ - Jakarta
  • ZB. Christine - Intercon - Jakarta
  • ZC. Budi Setiawan - CWS Kelapa Gading - Jakarta
  • ZD. Oshin - Menara BTN - Jakarta
  • ZE. Johan Sunarto - Tanah Pasir - Jakarta
  • ZF. Waney - Jl. Kesehatan - Jakarta
  • ZG. Lukas Kacaribu - Jakarta
  • ZH. Oma Lydia Abraham - Jakarta
  • ZI. Elida Malik - Kuningan Timur - Jakarta
  • ZJ. Luci - Sunter Paradise - Jakarta
  • ZK. Irene - Arlin Indah - Jakarta Timur
  • ZL. Ny. Hendri Suswardani - Depok
  • ZM. Marthin Tertius - Bank Artha Graha - Manado
  • ZN. Titin - PT. Tripolyta - Jakarta
  • ZO. Wiwiek - Menteng - Jakarta
  • ZP. Agatha - PT. STUD - Menara Batavia - Jakarta
  • ZR. Albertus - Gunung Sahari - Jakarta
  • ZS. Febryanti - Metro Permata - Jakarta
  • ZT. Susy - Metro Permata - Jakarta
  • ZU. Justanti - USAID - Makassar
  • ZV. Welian - Tangerang
  • ZW. Dwiyono - Karawaci
  • ZX. Essa Pujowati - Jakarta
  • ZY. Nelly - Pejaten Timur - Jakarta
  • ZZ. C. Nugraheni - Gramedia - Jakarta
  • ZZA. Myke - Wisma Presisi - Jakarta
  • ZZB. Wesley - Simpang Darmo Permai - Surabaya
  • ZZC. Ray Monoarfa - Kemang - Jakarta
  • ZZD. Pdt. Sunaryo Djaya - Bethany - Jakarta
  • ZZE. Max Boham - Sidoarjo - Jatim
  • ZZF. Julia Bing - Semarang
  • ZZG. Rika - Tanjung Karang
  • ZZH. Yusak Prasetyo - Batam
  • ZZI. Evi Anggraini - Jakarta
  • ZZJ. Kodden Manik - Cilegon
  • ZZZZ. ISI NAMA ANDA PADA KOLOM KOMENTAR UNTUK DIMASUKKAN DALAM DAFTAR INI