Search This Blog

Loading...

Friday, January 2, 2009

Intimate with the Lord

(Foto Ilustrasi: Icha dan Priscilla Natasha Kristadi)

Intim Bersama Tuhan
Isteri saya mengenal Tuhan Yesus di dunia kerja ketika boss-nya membimbing dia dalam doa pengakuan dosa untuk menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadinya. Pada waktu itu ia berumur 29 dan tidak tahu apa-apa tentang Bapa. Pada saat itu ia seorang profesional yang masih lajang dan selalu mempunyai banyak teman pria. Ketika Kristus datang ke dalam kehidupannya, Tuhan pelan-pelan mulai mengubah kehidupannya dengan cara-cara yang sangat penting, khususnya dalam persekutuan dan hubungan pribadi. Ketika ia mulai mempelajari Alkitab, ia membaca dalam Matius 7 bahwa apabila ia meminta, maka ia akan menerima (Matius 7:7). Ia berdoa meminta seorang suami dan Tuhan berbicara kepadanya melalui firman-Nya. Ayat berikutnya yang ia pelajari adalah: “Diamlah dan ketahuilah bahwa Akulah Allah.” (Mazmur 46:11)

Beberapa waktu kemudian, Tuhan mulai memperlihatkan kepadanya bahwa Ia ingin menjadi suami-Nya. Setelah dua setengah tahun tanpa seorang pacar, ia mulai berdoa kepada Tuhan agar Ia memperlihatkan kepadanya bagaimana ia dapat mencintai-Nya. Beberapa hari kemudian ia menerima telpon dari seseorang yang menanyakan kepadanya apakah ia mau ikut retret tiga hari. Ia segera mengetahui bahwa Bapa sedang menjawab doanya. Tuhan memperlihatkan kepadanya bagaimana ia dapat memperoleh keintiman bersama Dia seperti yang ia dapatkan dari seorang suami. Ia pikir hal ini aneh. Namun, Bapa mulai menunjukkan kepadanya suatu tingkat keintiman yang ia pikir tidak mungkin.

Pada waktu itu adalah Hari Valentine, dan ia biasanya menganggap bahwa hanya pasangan suami isteri yang mungkin merayakan hari itu. Namun, pada kesempatan ini, gerejanya mengadakan perayaan makan malam Hari Valentine. Ia merasa ingin datang ke perayaan itu sendirian. Sebenarnya, ia mengetahui bahwa Tuhanlah pendampingnya. Karena ia sudah memutuskan untuk tidak berkencan dengan pria manapun agar ia dapat mengembangkan keintiman dengan Tuhan, maka ia tidak menerima kado parfum dari teman prianya. “Tuhan, aku tahu Engkau tidak akan mengundangku ke pesta Hari Valentine ini tanpa memberiku hadiah,” katanya dalam hati. Malam itu diadakan undian, dan Angie, isteri saya sekarang, memenangkan hadiah sebuah keranjang penuh parfum.

Pada kesempatan lain, ia pergi ke pesta perusahaan sendirian. Ia sudah tidak canggung lagi dengan komitmennya untuk tidak berkencan pada saat itu. Ia sering berkelakar, “Kalau bukan karena perlu seseorang untuk memijat punggungku, aku tidak akan pernah memerlukan seorang pria sebagai suami.” Malam itu ia memenangkan sebuah voucher gratis untuk dipijat. Teman-temannya memandang keheranan dan bertanya, “Gimana bisa ya?”

Keintiman dengan Tuhan bukanlah dongeng yang cuma ada di Alkitab. Ia sungguh-sungguh ingin memiliki keintiman dengan anda dan saya. Berdoalah kepada Tuhan untuk menampakkan diri-Nya kepada anda secara pribadi dan dengan cara yang intim. Ia sangat ingin melakukannya. Sumber: Today God Is First. (Diterjemahkan oleh Hadi Kristadi untuk http://pentas-kesaksian.blogspot.com - apabila anda tidak menghapus keterangan ini ketika anda memforwardnya/mempostingnya di website/blog anda, sangat dihargai)



*******


My wife came to know Jesus in the workplace when her boss led her in the sinner's prayer to receive Christ. She was 29 and had no idea who God was. She was a professional single woman who had always had a boyfriend. When Christ came into her life, He gradually began to change her life in very significant ways-especially in the area of relationships. As she began her first Bible study, she read in Matthew 7 that if she asked, she would receive (see Mt. 7:7). She prayed for a husband and the Lord spoke to her through His Word. The next verse in her study was "Be still, and know that I am God" (Ps. 46:10a).

Over time, the Lord began to show her that He wanted to become her Husband. After two and one-half years without a boyfriend, she asked the Lord to show her how to fall in love with Him. Days later, she received a phone call from someone asking her if she could go on a three-day retreat. She instantly knew God was answering her prayer. He showed her that she could have the same kind of intimacy with Him that she could have with a human husband. She thought this to be strange for the obvious reasons most would think it strange. However, God began to demonstrate to her a level of intimacy that she never thought possible.

It was Valentine's Day, and she would normally leave such occasions to the married couples to celebrate. However, on this occasion, her church was having a Valentine's Day dinner. She felt impressed to go as a single. Actually, she knew the Lord was her escort. Because she had made a decision not to date in order to develop her intimacy with the Lord, she no longer received perfume as gifts. Lord, I know You would not take me to a Valentine's Day banquet without giving me a gift, she thought to herself. That evening, there was a drawing, and Angie won a beautiful gift basket full of fragrances.

On another occasion, she went to a company banquet alone. She was considered by this time rather weird for her commitment not to date. She often joked, "If it weren't for back rubs, I would never have need of a man." (You have to know Angie to appreciate that statement.) That evening, she won a gift certificate for a massage. Her friends looked at her and said, "How do you do that?"

Intimacy with God is not a fairy tale God teases us with in the Bible. He really desires to have intimacy with you and me. Ask God to reveal Himself to you in personal and intimate ways. He desires to do this.


Ditulis/diposting oleh Hadi Kristadi untuk PENTAS KESAKSIAN
http://pentas-kesaksian.blogspot.com

Kesaksian Pembaca Buku "Mukjizat Kehidupan"

Pada tanggal 28 Oktober 2009 datang SMS dari seorang Ibu di NTT, bunyinya:
"Terpujilah Tuhan karena buku "Mukjizat Kehidupan", saya belajar untuk bisa mengampuni, sabar, dan punya waktu di hadirat Tuhan, dan akhirnya Rumah Tangga saya dipulihkan, suami saya sudah mau berdoa. Buku ini telah jadi berkat buat teman-teman di Pasir Panjang, Kupang, NTT. Kami belajar mengasihi, mengampuni, dan selalu punya waktu berdoa."

Hall of Fame - Daftar Pembaca Yang Diberkati Buku Mukjizat Kehidupan

  • A. Rudy Hartono Kurniawan - Juara All England 8 x dan Asian Hero
  • B. Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo
  • C. Pdt. Ir. Djohan Handojo
  • D. Jeffry S. Tjandra - Worshipper
  • E. Pdt. Petrus Agung - Semarang
  • F. Bpk. Irsan
  • G. Ir. Ciputra - Jakarta
  • H. Pdt. Dr. Danny Tumiwa SH
  • I. Erich Unarto S.E - Pendiri dan Pemimpin "Manna Sorgawi"
  • J. Beni Prananto - Pengusaha
  • K. Aryanto Agus Mulyo - Partner Kantor Akuntan
  • L. Ir. Handaka Santosa - CEO Senayan City
  • M. Pdt. Drs. Budi Sastradiputra - Jakarta
  • N. Pdm. Lim Lim - Jakarta
  • O. Lisa Honoris - Kawai Music Shool Jakarta
  • P. Ny. Rachel Sudarmanto - Jakarta
  • Q. Ps. Levi Supit - Jakarta
  • R. Pdt. Samuel Gunawan - Jakarta
  • S. F.A Djaya - Tamara Jaya - By Pass Ngurah Rai - Jimbaran - Bali
  • T. Ps. Kong - City Blessing Church - Jakarta
  • U. dr. Yoyong Kohar - Jakarta
  • V. Haryanto - Gereja Katholik - Jakarta
  • W. Fanny Irwanto - Jakarta
  • X. dr. Sylvia/Yan Cen - Jakarta
  • Y. Ir. Junna - Jakarta
  • Z. Yudi - Raffles Hill - Cibubur
  • ZA. Budi Setiawan - GBI PRJ - Jakarta
  • ZB. Christine - Intercon - Jakarta
  • ZC. Budi Setiawan - CWS Kelapa Gading - Jakarta
  • ZD. Oshin - Menara BTN - Jakarta
  • ZE. Johan Sunarto - Tanah Pasir - Jakarta
  • ZF. Waney - Jl. Kesehatan - Jakarta
  • ZG. Lukas Kacaribu - Jakarta
  • ZH. Oma Lydia Abraham - Jakarta
  • ZI. Elida Malik - Kuningan Timur - Jakarta
  • ZJ. Luci - Sunter Paradise - Jakarta
  • ZK. Irene - Arlin Indah - Jakarta Timur
  • ZL. Ny. Hendri Suswardani - Depok
  • ZM. Marthin Tertius - Bank Artha Graha - Manado
  • ZN. Titin - PT. Tripolyta - Jakarta
  • ZO. Wiwiek - Menteng - Jakarta
  • ZP. Agatha - PT. STUD - Menara Batavia - Jakarta
  • ZR. Albertus - Gunung Sahari - Jakarta
  • ZS. Febryanti - Metro Permata - Jakarta
  • ZT. Susy - Metro Permata - Jakarta
  • ZU. Justanti - USAID - Makassar
  • ZV. Welian - Tangerang
  • ZW. Dwiyono - Karawaci
  • ZX. Essa Pujowati - Jakarta
  • ZY. Nelly - Pejaten Timur - Jakarta
  • ZZ. C. Nugraheni - Gramedia - Jakarta
  • ZZA. Myke - Wisma Presisi - Jakarta
  • ZZB. Wesley - Simpang Darmo Permai - Surabaya
  • ZZC. Ray Monoarfa - Kemang - Jakarta
  • ZZD. Pdt. Sunaryo Djaya - Bethany - Jakarta
  • ZZE. Max Boham - Sidoarjo - Jatim
  • ZZF. Julia Bing - Semarang
  • ZZG. Rika - Tanjung Karang
  • ZZH. Yusak Prasetyo - Batam
  • ZZI. Evi Anggraini - Jakarta
  • ZZJ. Kodden Manik - Cilegon
  • ZZZZ. ISI NAMA ANDA PADA KOLOM KOMENTAR UNTUK DIMASUKKAN DALAM DAFTAR INI