Search This Blog

Loading...

Thursday, June 25, 2009

New Modus of Scam Text Message

Beberapa hari yang lalu salah seorang teman saya menerima SMS yang berbunyi:
'Anda telah memenangkan hadiah pertama sebesar RM 200.000,- tunai. SMS itu dilengkapi dengan nomor telpon untuk dihubungi. Teman saya mengabaikan SMS itu karena ia telah mendengar banyak penipuan menggunakan taktik semacam itu.

Setelah beberapa saat berlalu HP-nya berdering, dan seorang yang mengaku Nona Fang bertanya, "Pak, apakah Anda telah menerima SMS yang mengabarkan bahwa Anda telah memenangkan hadiah pertama?"

Jawab teman saya, "Ya, saya telah menerimanya."

Nona Fang: "Tolong sebutkan nomor rekening Anda dan nama bank Anda sehingga kami dapat menyetorkan hadiah itu."

Teman saya pikir, "Mengapa tidak? Coba lihat apa yang akan dilakukan wanita ini." Teman saya mempunyai seorang sahabat yang bekerja di bank tempat dia membuka rekening. Oleh karena itu teman saya memberikan nomor rekeningnya kepada Nona Fang. Sepuluh menit kemudian teman saya menerima telpon lagi.

Nona Fang berkata di telpon: "Pak, kami sudah mengirimkan dana hadiah pertama itu ke rekening Anda. Silakan periksa ya." Teman saya mengecek saldo rekening banknya via HP, ternyata saldonya sudah bertambah RM 200.000,- Teman saya gembira sekali, seolah-olah sudah lebih kaya RM 200.000,-

30 menit kemudian dia mendapat telpon lagi dari Nona Fang. Dengan menangis dia berkata, "Maafkan, Pak. Saya kelupaan memotong pajak sebesar 20% dari jumlah RM 200.000,- yaitu RM 40.000,- Sekarang, perusahaan saya memaksa saya mengganti uang RM 40.000,- itu. Dapatkah Anda mengembalikan uang sejumlah RM 40.000 tersebut. Saya mohon, Pak!"

Teman saya berpikir sejenak dan merasa kasihan terhadap wanita itu. Karena berpikir bahwa ia telah mendapat uang hadiah itu, maka ia segera berpikir untuk mengembalikan RM 40.000,- Tetapi sebelum itu ia ingin mengecek ulang kepada temannya yang bekerja di bank itu. Setelah temannya yang bekerja di bank itu memeriksa, ternyata kiriman uang itu berdasarkan cheque yang ditarik dari bank lain. Meskipun uang itu telah disetorkan, tetapi uang itu belum dapat ditransfer pada hari yang sama. Kalau pihak yang menyetorkan uang itu membatalkan setoran sebesar RM 200.000,- sementara itu ia mentransfer RM 40.000,- maka rugilah ia.

Sebelum ia pulang ke rumah, temannya yang bekerja di bank memberi tahu bahwa setoran sebesar RM 200.000,- itu telah dibatalkan. Untunglah ia mengecek ulang. Jangan sampai Anda tertipu hal yang sama. Email: kiriman dari Ibu Suharti Ali. Diterjemahkan oleh Hadi Kristadi untuk Pentas Kesaksian, http://pentas-kesaksian.blogspot.com pada tanggal 25 Juni 2009. Mohon keterangan ini jangan dihapus ketika Anda memforwardnya atau mempostingnya di website/blog Anda. Terima kasih.

****

A few days ago one of my friends received a text message saying:

'You've strike 1st prize with a prize money of RM 200,000 cash. The text message came with a contact no. My friend ignored it since he had heard of too many bogus scams using similar tactics.

After a short while his handphone rang, a Miss Fang asked: "Sir, have you received a text message telling you that you've won 1st prize?"

My friend answered: "Yes, I have."

Miss Fang: "Please let us have your bank account number so that we can deposit the money into your account."

My friend thought, why not, let's see what you can do. My friend has a buddy who works in that bank. Hence, he gave her his account number. Ten minutes later, my friend's handphone started ringing again.

Miss Fang said: "Sir, we have deposited your prize money into your account, please check and verify." My friend checked using his handphone and found that RM 200,000 was really deposited into his account. He was euphoric, just like that and he's RM200,000 richer!

30 minutes later, Miss Fang called again. She was crying: "I'm sorry sir, I made a mistake, I forgot to deduct the tax before I deposited the prize money, 20% of RM200,000 equals to RM40,000. Now the company wants me to reimburse the money. Can you please return the RM 40,000 tax? I beg you."

My friend thought for a while and felt pity for the lady. Thinking of the money in his bank account, he went to the bank. Suddenly he thought of his buddy working in that bank and decided to ask his buddy to double check and confirm for him first. Upon checking, his buddy found out that the money was deposited using a cheque of a different bank.

Eventhough the cheque was deposited but the actual amount of money can't be transfered into his account on the same day. If the other party decided to cancel the cheque, then he'll not get this RM 200,000. My friend was shocked. He almost lost RM 40,000.

Before my friend left for home on that day, the cheque was actually cancelled. If not for his buddy, if not for him being a professional. Or if he was scare of letting others know of striking the prize then this bogus scam would be successful. This is a true story, please beware.

Diposting oleh Hadi Kristadi untuk PENTAS KESAKSIAN
http://pentas-kesaksian.blogspot.com

Kesaksian Pembaca Buku "Mukjizat Kehidupan"

Pada tanggal 28 Oktober 2009 datang SMS dari seorang Ibu di NTT, bunyinya:
"Terpujilah Tuhan karena buku "Mukjizat Kehidupan", saya belajar untuk bisa mengampuni, sabar, dan punya waktu di hadirat Tuhan, dan akhirnya Rumah Tangga saya dipulihkan, suami saya sudah mau berdoa. Buku ini telah jadi berkat buat teman-teman di Pasir Panjang, Kupang, NTT. Kami belajar mengasihi, mengampuni, dan selalu punya waktu berdoa."

Hall of Fame - Daftar Pembaca Yang Diberkati Buku Mukjizat Kehidupan

  • A. Rudy Hartono Kurniawan - Juara All England 8 x dan Asian Hero
  • B. Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo
  • C. Pdt. Ir. Djohan Handojo
  • D. Jeffry S. Tjandra - Worshipper
  • E. Pdt. Petrus Agung - Semarang
  • F. Bpk. Irsan
  • G. Ir. Ciputra - Jakarta
  • H. Pdt. Dr. Danny Tumiwa SH
  • I. Erich Unarto S.E - Pendiri dan Pemimpin "Manna Sorgawi"
  • J. Beni Prananto - Pengusaha
  • K. Aryanto Agus Mulyo - Partner Kantor Akuntan
  • L. Ir. Handaka Santosa - CEO Senayan City
  • M. Pdt. Drs. Budi Sastradiputra - Jakarta
  • N. Pdm. Lim Lim - Jakarta
  • O. Lisa Honoris - Kawai Music Shool Jakarta
  • P. Ny. Rachel Sudarmanto - Jakarta
  • Q. Ps. Levi Supit - Jakarta
  • R. Pdt. Samuel Gunawan - Jakarta
  • S. F.A Djaya - Tamara Jaya - By Pass Ngurah Rai - Jimbaran - Bali
  • T. Ps. Kong - City Blessing Church - Jakarta
  • U. dr. Yoyong Kohar - Jakarta
  • V. Haryanto - Gereja Katholik - Jakarta
  • W. Fanny Irwanto - Jakarta
  • X. dr. Sylvia/Yan Cen - Jakarta
  • Y. Ir. Junna - Jakarta
  • Z. Yudi - Raffles Hill - Cibubur
  • ZA. Budi Setiawan - GBI PRJ - Jakarta
  • ZB. Christine - Intercon - Jakarta
  • ZC. Budi Setiawan - CWS Kelapa Gading - Jakarta
  • ZD. Oshin - Menara BTN - Jakarta
  • ZE. Johan Sunarto - Tanah Pasir - Jakarta
  • ZF. Waney - Jl. Kesehatan - Jakarta
  • ZG. Lukas Kacaribu - Jakarta
  • ZH. Oma Lydia Abraham - Jakarta
  • ZI. Elida Malik - Kuningan Timur - Jakarta
  • ZJ. Luci - Sunter Paradise - Jakarta
  • ZK. Irene - Arlin Indah - Jakarta Timur
  • ZL. Ny. Hendri Suswardani - Depok
  • ZM. Marthin Tertius - Bank Artha Graha - Manado
  • ZN. Titin - PT. Tripolyta - Jakarta
  • ZO. Wiwiek - Menteng - Jakarta
  • ZP. Agatha - PT. STUD - Menara Batavia - Jakarta
  • ZR. Albertus - Gunung Sahari - Jakarta
  • ZS. Febryanti - Metro Permata - Jakarta
  • ZT. Susy - Metro Permata - Jakarta
  • ZU. Justanti - USAID - Makassar
  • ZV. Welian - Tangerang
  • ZW. Dwiyono - Karawaci
  • ZX. Essa Pujowati - Jakarta
  • ZY. Nelly - Pejaten Timur - Jakarta
  • ZZ. C. Nugraheni - Gramedia - Jakarta
  • ZZA. Myke - Wisma Presisi - Jakarta
  • ZZB. Wesley - Simpang Darmo Permai - Surabaya
  • ZZC. Ray Monoarfa - Kemang - Jakarta
  • ZZD. Pdt. Sunaryo Djaya - Bethany - Jakarta
  • ZZE. Max Boham - Sidoarjo - Jatim
  • ZZF. Julia Bing - Semarang
  • ZZG. Rika - Tanjung Karang
  • ZZH. Yusak Prasetyo - Batam
  • ZZI. Evi Anggraini - Jakarta
  • ZZJ. Kodden Manik - Cilegon
  • ZZZZ. ISI NAMA ANDA PADA KOLOM KOMENTAR UNTUK DIMASUKKAN DALAM DAFTAR INI