Search This Blog

Loading...

Thursday, October 30, 2008

Going Up The Mountains

Pada suatu hari seorang pria ditinggal mati isterinya yang telah menderita sakit lama.

Karena sangat depresi dan tak bersemangat hidup lagi tanpa isteri di sisinya, duda itu mengambil keputusan untuk mengakhiri hidupnya. Pada suatu pagi, ia meninggalkan catatan bunuh diri, lalu mendaki gunung. Ia berencana membuat dirinya kelaparan sampai mati. Ia hanya akan mengizinkan dirinya minum air dari aliran sungai pegunungan, tak ada yang lain.

Setelah beberapa minggu, pria itu melihat suatu perbedaan. Meskipun ia telah kehilangan berat badan, tidaklah ia mati kelaparan. Sebaliknya, ia tak pernah merasa lebih sehat dan lebih kuat dari sekarang ini. Banyak penyakit yang telah ia derita bertahun-tahun hilang begitu saja.

Setelah sebulan, pria ini "turun gunung" lagi dan wajahnya tampak bertahun-tahun lebih muda. Akhirnya ia menikah lagi dan memulai keluarga baru.

Teman-teman, berpuasa memiliki manfaat yang besar bagi kesehatan tubuh. Namun lebih besar lagi adalah manfaat bagi kerohanian kita dan kisah di atas memberikan analogi tentang apa yang terjadi pada jiwa kita.

Pada saat anda puasa, anda mendaki gunung doa dan minum hanya dari aliran-aliran air hidup. Jika anda melakukan puasa, anda membersihkan jiwa anda dari pada racun-racun yang berupa hal-hal negatif yang masuk lewat mata dan telinga anda, sehingga sesungguhnya anda akan menjadi lebih sehat dan lebih kuat. Dan anda akan "turun gunung" dengan kondisi yang diperbarui dan dipermuda. Cobalah!

*****

One day, a man lost his wife from a lingering disease.

Totally depressed and unwilling to live without his wife by his side, the widower decided to end it all. One morning, he left a suicide note, and went up the mountains. His plan was to starve to death. He would only allow himself to drink from the mountain streams, nothing else.

After a couple of weeks, the man noticed something. Though he had lost weight, he was not dying. On the contrary, he never felt healthier and stronger. Many ailments he suffered for years simply disappeared.

After a month, the man went down the mountain looking years younger. He eventually got married again and started a new family.

Friends, fasting has incredible physical benefits. But it has even greater spiritual benefits and the story above is a great analogy of what happens to our souls.

When you fast, you also go up the “mountain of prayer” and drink only from the “streams of living water.” When you do that, you cleanse your soul of toxins and actually become stronger. And you’ll go down that mountain spiritually rejuvenated. Let’s give it a try! (Bo Sanchez)

Diposting oleh Hadi Kristadi untuk PENTAS KESAKSIAN
http://pentas-kesaksian.blogspot.com

****
Terima kasih atas pesanan buku "Mukjizat Kehidupan" dan buku "Berkat dan Kuasa IKAT JANJI" oleh Bpk. Simamora di Jakarta Timur. Buku-buku pesanan sudah dikirim dengan pos express tadi pagi. Mungkin besok sudah sampai. All the best...

Kesaksian Pembaca Buku "Mukjizat Kehidupan"

Pada tanggal 28 Oktober 2009 datang SMS dari seorang Ibu di NTT, bunyinya:
"Terpujilah Tuhan karena buku "Mukjizat Kehidupan", saya belajar untuk bisa mengampuni, sabar, dan punya waktu di hadirat Tuhan, dan akhirnya Rumah Tangga saya dipulihkan, suami saya sudah mau berdoa. Buku ini telah jadi berkat buat teman-teman di Pasir Panjang, Kupang, NTT. Kami belajar mengasihi, mengampuni, dan selalu punya waktu berdoa."

Hall of Fame - Daftar Pembaca Yang Diberkati Buku Mukjizat Kehidupan

  • A. Rudy Hartono Kurniawan - Juara All England 8 x dan Asian Hero
  • B. Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo
  • C. Pdt. Ir. Djohan Handojo
  • D. Jeffry S. Tjandra - Worshipper
  • E. Pdt. Petrus Agung - Semarang
  • F. Bpk. Irsan
  • G. Ir. Ciputra - Jakarta
  • H. Pdt. Dr. Danny Tumiwa SH
  • I. Erich Unarto S.E - Pendiri dan Pemimpin "Manna Sorgawi"
  • J. Beni Prananto - Pengusaha
  • K. Aryanto Agus Mulyo - Partner Kantor Akuntan
  • L. Ir. Handaka Santosa - CEO Senayan City
  • M. Pdt. Drs. Budi Sastradiputra - Jakarta
  • N. Pdm. Lim Lim - Jakarta
  • O. Lisa Honoris - Kawai Music Shool Jakarta
  • P. Ny. Rachel Sudarmanto - Jakarta
  • Q. Ps. Levi Supit - Jakarta
  • R. Pdt. Samuel Gunawan - Jakarta
  • S. F.A Djaya - Tamara Jaya - By Pass Ngurah Rai - Jimbaran - Bali
  • T. Ps. Kong - City Blessing Church - Jakarta
  • U. dr. Yoyong Kohar - Jakarta
  • V. Haryanto - Gereja Katholik - Jakarta
  • W. Fanny Irwanto - Jakarta
  • X. dr. Sylvia/Yan Cen - Jakarta
  • Y. Ir. Junna - Jakarta
  • Z. Yudi - Raffles Hill - Cibubur
  • ZA. Budi Setiawan - GBI PRJ - Jakarta
  • ZB. Christine - Intercon - Jakarta
  • ZC. Budi Setiawan - CWS Kelapa Gading - Jakarta
  • ZD. Oshin - Menara BTN - Jakarta
  • ZE. Johan Sunarto - Tanah Pasir - Jakarta
  • ZF. Waney - Jl. Kesehatan - Jakarta
  • ZG. Lukas Kacaribu - Jakarta
  • ZH. Oma Lydia Abraham - Jakarta
  • ZI. Elida Malik - Kuningan Timur - Jakarta
  • ZJ. Luci - Sunter Paradise - Jakarta
  • ZK. Irene - Arlin Indah - Jakarta Timur
  • ZL. Ny. Hendri Suswardani - Depok
  • ZM. Marthin Tertius - Bank Artha Graha - Manado
  • ZN. Titin - PT. Tripolyta - Jakarta
  • ZO. Wiwiek - Menteng - Jakarta
  • ZP. Agatha - PT. STUD - Menara Batavia - Jakarta
  • ZR. Albertus - Gunung Sahari - Jakarta
  • ZS. Febryanti - Metro Permata - Jakarta
  • ZT. Susy - Metro Permata - Jakarta
  • ZU. Justanti - USAID - Makassar
  • ZV. Welian - Tangerang
  • ZW. Dwiyono - Karawaci
  • ZX. Essa Pujowati - Jakarta
  • ZY. Nelly - Pejaten Timur - Jakarta
  • ZZ. C. Nugraheni - Gramedia - Jakarta
  • ZZA. Myke - Wisma Presisi - Jakarta
  • ZZB. Wesley - Simpang Darmo Permai - Surabaya
  • ZZC. Ray Monoarfa - Kemang - Jakarta
  • ZZD. Pdt. Sunaryo Djaya - Bethany - Jakarta
  • ZZE. Max Boham - Sidoarjo - Jatim
  • ZZF. Julia Bing - Semarang
  • ZZG. Rika - Tanjung Karang
  • ZZH. Yusak Prasetyo - Batam
  • ZZI. Evi Anggraini - Jakarta
  • ZZJ. Kodden Manik - Cilegon
  • ZZZZ. ISI NAMA ANDA PADA KOLOM KOMENTAR UNTUK DIMASUKKAN DALAM DAFTAR INI