Search This Blog

Loading...

Wednesday, May 30, 2012

Pensil dan Penghapus - Pencil and Eraser


Pensil: “Maaf.”

Penghapus: ”Buat apa? Engkau tidak melakukan sesuatu yang salah.”

Pensil: ”Saya minta maaf karena engkau menderita karena saya. Setiap kali saya membuat kesalahan, engkau selalu ada untuk menghapusnya. Namun setelah engkau membuat kesalahan saya hilang, engkau kehilangan sebagian dirimu. Engkau menjadi semakin kecil dan semakin kecil.”

Penghapus: “Itu memang betul. Namun saya tidak peduli. Lihatlah, saya dibuat untuk keperluan itu. Saya dibuat untuk menolong engkau pada saat engkau membuat sesuatu yang salah. Meskipun pada suatu hari nanti, saya tahu saya akan lenyap dan engkau mengganti saya dengan penghapus baru, saya sebenarnya senang dengan tugas saya. Jadi, ayolah, jangan kuatir. Saya benci melihat engkau bersedih hati.”

Saya mendapati bahwa percakapan antara pensil dan penghapus di atas sangat memberi inspirasi. Orangtua itu ibarat penghapus, sementara anak-anak mereka itu seperti pensil. Para orangtua ada untuk anak-anak mereka, menghapus kesalahan dan kekeliruan anak-anak mereka. Kadang-kadang di dalam perjalanan hidup ini, para orangtua terluka hatinya, dan menjadi makin kecil atau makin tua, dan akhirnya akan meninggal. Meskipun anak-anak mereka akhirnya akan mendapatkan pasangan hidup mereka, namun para orangtua masih senang jika dapat melakukan sesuatu untuk anak-anak mereka, dan akan selalu benci melihat anak-anak mereka yang berharga kuatir atau bersedih. Sepanjang hidup saya, saya telah menjadi pensil. Dan saya merasa sakit ketika melihat penghapus, yaitu orangtua saya, menjadi semakin kecil atau tua hari demi hari. Karena saya tahu bahwa pada suatu hari, yang saya akan dapati hanyalah bekas-bekas hapusan, dan ingatan yang pernah saya alami.

Diterjemahkan oleh Hadi Kristadi untuk PENTAS KESAKSIAN http://pentas-kesaksian.blogspot.com

*****

Pencil: I'm sorry

Eraser: For what? You didn't do anything wrong.

Pencil: I'm sorry because you get hurt because of me. Whenever I made a mistake, you're always there to erase it. But as you make my mistakes vanish, you lose a part of yourself. You get smaller and smaller each time.

Eraser: That's true. But I don't really mind. You see, I was made to do this. I was made to help you whenever you do something wrong. Even though one day, I know I'll be gone and you'll replace me with a new one, I'm actually happy with my job. So please, stop worrying. I hate seeing you sad.

I found this conversation between the pencil and the eraser very inspirational. Parents are like the eraser whereas their children are the pencil. They're always there for their children, cleaning up their mistakes. Sometimes along the way, they get hurt, and become smaller / older, and eventually pass on. Though their children will eventually find someone new (spouse), but parents are still happy with what they do for their children, and will always hate seeing their precious ones worrying, or sad. All my life, I've been the pencil. And it pains me to see the eraser that is my parents getting smaller and smaller each day. For I know that one day, all that I'm left with would be eraser shavings and memories of what I used to have.

http://touching-inspiringstory.blogspot.com/2012/04/pencil-im-sorryeraser-for-what-you.html



Diposting oleh Hadi Kristadi untuk PENTAS KESAKSIAN http://pentas-kesaksian.blogspot.com

Kesaksian Pembaca Buku "Mukjizat Kehidupan"

Pada tanggal 28 Oktober 2009 datang SMS dari seorang Ibu di NTT, bunyinya:
"Terpujilah Tuhan karena buku "Mukjizat Kehidupan", saya belajar untuk bisa mengampuni, sabar, dan punya waktu di hadirat Tuhan, dan akhirnya Rumah Tangga saya dipulihkan, suami saya sudah mau berdoa. Buku ini telah jadi berkat buat teman-teman di Pasir Panjang, Kupang, NTT. Kami belajar mengasihi, mengampuni, dan selalu punya waktu berdoa."

Hall of Fame - Daftar Pembaca Yang Diberkati Buku Mukjizat Kehidupan

  • A. Rudy Hartono Kurniawan - Juara All England 8 x dan Asian Hero
  • B. Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo
  • C. Pdt. Ir. Djohan Handojo
  • D. Jeffry S. Tjandra - Worshipper
  • E. Pdt. Petrus Agung - Semarang
  • F. Bpk. Irsan
  • G. Ir. Ciputra - Jakarta
  • H. Pdt. Dr. Danny Tumiwa SH
  • I. Erich Unarto S.E - Pendiri dan Pemimpin "Manna Sorgawi"
  • J. Beni Prananto - Pengusaha
  • K. Aryanto Agus Mulyo - Partner Kantor Akuntan
  • L. Ir. Handaka Santosa - CEO Senayan City
  • M. Pdt. Drs. Budi Sastradiputra - Jakarta
  • N. Pdm. Lim Lim - Jakarta
  • O. Lisa Honoris - Kawai Music Shool Jakarta
  • P. Ny. Rachel Sudarmanto - Jakarta
  • Q. Ps. Levi Supit - Jakarta
  • R. Pdt. Samuel Gunawan - Jakarta
  • S. F.A Djaya - Tamara Jaya - By Pass Ngurah Rai - Jimbaran - Bali
  • T. Ps. Kong - City Blessing Church - Jakarta
  • U. dr. Yoyong Kohar - Jakarta
  • V. Haryanto - Gereja Katholik - Jakarta
  • W. Fanny Irwanto - Jakarta
  • X. dr. Sylvia/Yan Cen - Jakarta
  • Y. Ir. Junna - Jakarta
  • Z. Yudi - Raffles Hill - Cibubur
  • ZA. Budi Setiawan - GBI PRJ - Jakarta
  • ZB. Christine - Intercon - Jakarta
  • ZC. Budi Setiawan - CWS Kelapa Gading - Jakarta
  • ZD. Oshin - Menara BTN - Jakarta
  • ZE. Johan Sunarto - Tanah Pasir - Jakarta
  • ZF. Waney - Jl. Kesehatan - Jakarta
  • ZG. Lukas Kacaribu - Jakarta
  • ZH. Oma Lydia Abraham - Jakarta
  • ZI. Elida Malik - Kuningan Timur - Jakarta
  • ZJ. Luci - Sunter Paradise - Jakarta
  • ZK. Irene - Arlin Indah - Jakarta Timur
  • ZL. Ny. Hendri Suswardani - Depok
  • ZM. Marthin Tertius - Bank Artha Graha - Manado
  • ZN. Titin - PT. Tripolyta - Jakarta
  • ZO. Wiwiek - Menteng - Jakarta
  • ZP. Agatha - PT. STUD - Menara Batavia - Jakarta
  • ZR. Albertus - Gunung Sahari - Jakarta
  • ZS. Febryanti - Metro Permata - Jakarta
  • ZT. Susy - Metro Permata - Jakarta
  • ZU. Justanti - USAID - Makassar
  • ZV. Welian - Tangerang
  • ZW. Dwiyono - Karawaci
  • ZX. Essa Pujowati - Jakarta
  • ZY. Nelly - Pejaten Timur - Jakarta
  • ZZ. C. Nugraheni - Gramedia - Jakarta
  • ZZA. Myke - Wisma Presisi - Jakarta
  • ZZB. Wesley - Simpang Darmo Permai - Surabaya
  • ZZC. Ray Monoarfa - Kemang - Jakarta
  • ZZD. Pdt. Sunaryo Djaya - Bethany - Jakarta
  • ZZE. Max Boham - Sidoarjo - Jatim
  • ZZF. Julia Bing - Semarang
  • ZZG. Rika - Tanjung Karang
  • ZZH. Yusak Prasetyo - Batam
  • ZZI. Evi Anggraini - Jakarta
  • ZZJ. Kodden Manik - Cilegon
  • ZZZZ. ISI NAMA ANDA PADA KOLOM KOMENTAR UNTUK DIMASUKKAN DALAM DAFTAR INI