Search This Blog

Loading...

Wednesday, August 26, 2009

Challenges

Ketika saya masih duduk di kelas tiga SD, saya mempunyai seorang guru yang tak pernah terlupakan. Kapanpun kami mulai mengeluh tentang tugas sekolah yang terlalu berat, Ibu Guru tersebut selalu berkata, “Hal itu akan membangun karakter kalian.” Pada waktu itu saya tidak mengerti apa karakter itu dan seandainya saya harus mengerjakan lebih banyak PR untuk mendapatkan karakter, saya tidak kepingin. Pada waktu itu saya tidak menginginkan kehidupan yang menantang. Dahulu saya lebih suka kehidupan yang mudah.

Ketika saya semakin dewasa, saya mulai mengagumi orang-orang yang mengerjakan hal-hal menantang. Saya ingin menjadi seperti mereka. Dan kini, percaya atau tidak, saya sungguh-sungguh bosan ketika kehidupan saya mulai menjadi begitu mudah.

Saya telah menjadi pembicara profesional selama delapan tahun. Ketika Anda ada di bisnis seperti ini, Anda akan mencari orang-orang yang telah melakukan hal-hal yang spektakuler, mendaki puncak gunung-gunung, berlayar keliling dunia, menjelajah ke hutan-hutan atau pergi ke kutub utara atau selatan.

Dua tahun yang lampau saya menyewa beberapa orang pemandu untuk mendaki puncak gunung Rainier di negara bagian Washington. Wow! Itu adalah petualangan yang luar biasa. Tahun lalu saya terbang ke Spanyol dengan teman baik saya, Greg Reid, dan kami lari dikejar-kejar banteng di Pamplona. Kemudian pada tahun itu juga saya berbicara di Afrika Selatan dan memutuskan untuk terbang skydiving. Luar biasa sekali. Dan sekarang, saya merencanakan untuk mengadakan perjalanan safari ke Afrika dan mendaki gunung Kilimanjaro.

Mengapa hal itu penting? Karena seperti yang pernah dikatakan guru saya, tantangan itu membangun karakter. Setiap kali Anda menantang diri sendiri, Anda akan menjadi lebih kuat. Keyakinan Anda akan meroket, dan Anda akan berubah wujud menjadi orang yang jauh lebih baik. Jadi sekarang, seandainya kehidupan menerpa Anda dengan tantangan-tantangan yang mungkin merontokkan semangat orang lain, Anda tidak akan kecut hati lagi karena Anda tahu bahwa jika dulu Anda telah berhasil mengatasi tantangan yang ada, sekarang Anda sudah tahu bahwa Anda memiliki kemampuan untuk mengatasi tantangan yang ini juga.

Semua ini hanya menyangkut kesadaran di dalam hati Anda bahwa Anda tahu, bahwa Anda tahu, bahwa Anda memiliki segala hal untuk mengatasi tantangan apapun yang dilontarkan oleh kehidupan ke hadapan Anda. Dengan cara itu Anda takkan terhentikan….
(Penulis: Ruben Gonzales, diterjemahkan oleh Hadi Kristadi untuk Pentas Kesaksian, http://pentas-kesaksian.blogspot.com pada tanggal 24 Agustus 2009)


******

When I was in the third grade, I had a teacher I will never forget. Whenever we started whining about an assignment being too tough, she would always say, "It builds character." Back then, I didn't know what character was and if I had to do more homework to get it, I didn't want any of it. I didn't want life to be challenging. I wanted life to be easy.

As I got older, I started to admire people who did challenging things. I wanted to be like them. And today, believe it or not, I actually get bored when life starts getting too easy.

I've been a professional speaker for 8 years. When you're in the speaking business, you start running into people who have done some pretty amazing things, climbed mountains, sailed around the world, explored jungles or even gone to the North or South Poles.

Talking to these people got me thinking about how much fun and challenging it would be to do some of those things. Especially since my athletic career is coming to an end. So a couple of years ago I started doing things that challenged me to dig deep.

Two years ago, I hired some guides and climbed Mt. Rainier. Wow! That was an adventure. Last year I flew to Spain with my good friend Greg Reid and we ran with the bulls in Pamplona. Later that year, I was speaking in South Africa and decided to go skydiving. What a blast that was! And now we're planning a trip to Africa where we're going to climb Mt. Kilimanjaro and go on a four day safari.

I thoroughly research each trip and take experienced guides with me to reduce the risk. But even so, all of these adventures push me to face fears and to challenge myself to go beyond my comfort zone.

Why is that important? Because just like my teacher said, challenges build character. Every time you challenge yourself, you become stronger. Your self-belief skyrockets, and you are transformed into a better you. Now, when life hits you with a challenge that would discourage anyone else, you're not even fazed because you know that if you could do all those other things and succeed, you have what it takes to get over this challenge too.

It's all about knowing in your heart that you know, that you know, that you have what it takes to overcome anything life throws at you. It's becoming unstoppable...

Diposting oleh Hadi Kristadi untuk PENTAS KESAKSIAN
http://pentas-kesaksian.blogspot.com

Kesaksian Pembaca Buku "Mukjizat Kehidupan"

Pada tanggal 28 Oktober 2009 datang SMS dari seorang Ibu di NTT, bunyinya:
"Terpujilah Tuhan karena buku "Mukjizat Kehidupan", saya belajar untuk bisa mengampuni, sabar, dan punya waktu di hadirat Tuhan, dan akhirnya Rumah Tangga saya dipulihkan, suami saya sudah mau berdoa. Buku ini telah jadi berkat buat teman-teman di Pasir Panjang, Kupang, NTT. Kami belajar mengasihi, mengampuni, dan selalu punya waktu berdoa."

Hall of Fame - Daftar Pembaca Yang Diberkati Buku Mukjizat Kehidupan

  • A. Rudy Hartono Kurniawan - Juara All England 8 x dan Asian Hero
  • B. Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo
  • C. Pdt. Ir. Djohan Handojo
  • D. Jeffry S. Tjandra - Worshipper
  • E. Pdt. Petrus Agung - Semarang
  • F. Bpk. Irsan
  • G. Ir. Ciputra - Jakarta
  • H. Pdt. Dr. Danny Tumiwa SH
  • I. Erich Unarto S.E - Pendiri dan Pemimpin "Manna Sorgawi"
  • J. Beni Prananto - Pengusaha
  • K. Aryanto Agus Mulyo - Partner Kantor Akuntan
  • L. Ir. Handaka Santosa - CEO Senayan City
  • M. Pdt. Drs. Budi Sastradiputra - Jakarta
  • N. Pdm. Lim Lim - Jakarta
  • O. Lisa Honoris - Kawai Music Shool Jakarta
  • P. Ny. Rachel Sudarmanto - Jakarta
  • Q. Ps. Levi Supit - Jakarta
  • R. Pdt. Samuel Gunawan - Jakarta
  • S. F.A Djaya - Tamara Jaya - By Pass Ngurah Rai - Jimbaran - Bali
  • T. Ps. Kong - City Blessing Church - Jakarta
  • U. dr. Yoyong Kohar - Jakarta
  • V. Haryanto - Gereja Katholik - Jakarta
  • W. Fanny Irwanto - Jakarta
  • X. dr. Sylvia/Yan Cen - Jakarta
  • Y. Ir. Junna - Jakarta
  • Z. Yudi - Raffles Hill - Cibubur
  • ZA. Budi Setiawan - GBI PRJ - Jakarta
  • ZB. Christine - Intercon - Jakarta
  • ZC. Budi Setiawan - CWS Kelapa Gading - Jakarta
  • ZD. Oshin - Menara BTN - Jakarta
  • ZE. Johan Sunarto - Tanah Pasir - Jakarta
  • ZF. Waney - Jl. Kesehatan - Jakarta
  • ZG. Lukas Kacaribu - Jakarta
  • ZH. Oma Lydia Abraham - Jakarta
  • ZI. Elida Malik - Kuningan Timur - Jakarta
  • ZJ. Luci - Sunter Paradise - Jakarta
  • ZK. Irene - Arlin Indah - Jakarta Timur
  • ZL. Ny. Hendri Suswardani - Depok
  • ZM. Marthin Tertius - Bank Artha Graha - Manado
  • ZN. Titin - PT. Tripolyta - Jakarta
  • ZO. Wiwiek - Menteng - Jakarta
  • ZP. Agatha - PT. STUD - Menara Batavia - Jakarta
  • ZR. Albertus - Gunung Sahari - Jakarta
  • ZS. Febryanti - Metro Permata - Jakarta
  • ZT. Susy - Metro Permata - Jakarta
  • ZU. Justanti - USAID - Makassar
  • ZV. Welian - Tangerang
  • ZW. Dwiyono - Karawaci
  • ZX. Essa Pujowati - Jakarta
  • ZY. Nelly - Pejaten Timur - Jakarta
  • ZZ. C. Nugraheni - Gramedia - Jakarta
  • ZZA. Myke - Wisma Presisi - Jakarta
  • ZZB. Wesley - Simpang Darmo Permai - Surabaya
  • ZZC. Ray Monoarfa - Kemang - Jakarta
  • ZZD. Pdt. Sunaryo Djaya - Bethany - Jakarta
  • ZZE. Max Boham - Sidoarjo - Jatim
  • ZZF. Julia Bing - Semarang
  • ZZG. Rika - Tanjung Karang
  • ZZH. Yusak Prasetyo - Batam
  • ZZI. Evi Anggraini - Jakarta
  • ZZJ. Kodden Manik - Cilegon
  • ZZZZ. ISI NAMA ANDA PADA KOLOM KOMENTAR UNTUK DIMASUKKAN DALAM DAFTAR INI