Search This Blog

Loading...

Tuesday, August 18, 2009

Burned Biscuits

Roti Hangus
Ketika saya masih kecil, ibu saya kadang-kadang suka mempersiapkan hidangan pagi untuk makan malam. Dan saya ingat bahwa pada suatu malam ibu saya mempersiapkan makan malam setelah seharian lelah bekerja. Pada malam itu beberapa tahun yang lalu, ibu saya menghidangkan telor, sosis dan roti hangus di hadapan ayah. Saya ingat bahwa saya menunggu apakah ada orang lain yang memperhatikan hal itu. Namun ayah saya meraih roti itu, tersenyum kepada ibu dan bertanya kepada saya bagaimana sekolah saya pada hari itu. Saya tidak ingat lagi apa yang saya katakan kepadanya, namun saya sangat ingat benar bahwa ayah mengoleskan mentega dan selai pada roti itu dan menelan semuanya.

Ketika saya bangkit dari meja makan pada malam itu, saya mendengar bahwa ibu saya memohon maaf kepada ayah atas roti yang hangus itu. Dan saya takkan pernah melupakan apa yang ayah katakan, “Sayang, saya menyukai roti hangus juga koq.”

Kemudian pada malam itu saya mencium ayah sambil mengucapkan selamat malam dan saya juga bertanya apa benar dia sungguh-sungguh menyukai roti hangus. Dia memeluk saya dan berkata, “Ibumu sudah bekerja keras seharian dan dia sungguh-sungguh kelelahan. Selain itu, roti hangus tidak terlalu membahayakan siapapun.”

Anda tahu, hidup ini penuh hal-hal yang tak sempurna… dan orang-orang tak sempurna. Saya bukanlah ibu rumah tangga atau jurumasak terbaik. Apa yang saya pelajari selama beberapa tahun adalah bahwa belajar menerima kesalahan orang lain dan menyambut perbedaan satu sama lain merupakan kunci yang penting untuk menciptakan hubungan yang bertumbuh, sehat dan tahan lama.

Dan inilah doaku bagi Anda pada hari ini. Semoga Anda akan belajar menerima bagian yang baik, buruk, atau sangat buruk dalam kehidupanmu dan menyerahkan semua itu di kaki Tuhan karena pada akhirnya, Dialah satu-satunya Pribadi yang mampu memberikan Anda hubungan dimana roti hangus bukanlah perusak suasana.

Kita dapat mengaitkan hal ini pada setiap hubungan apapun, karena saling pengertian merupakan dasar dari setiap hubungan, apakah itu hubungan suami istri maupun hubungan orang tua anak dan hubungan persahabatan!

“Jangan taruh kunci kebahagianmu di kantong orang lain, jangan menggantungkan diri kebahagiaanmu pada orang lain, taruhlah kunci itu di saku Anda sendiri.”

Penulis Tak Dikenal/God's Work Ministry Email/Email dikirim oleh Bpk. Wawan S.T/Diterjemahkan oleh Hadi Kristadi untuk Pentas Kesaksian, http://pentas-kesaksian.blogspot.com pada tanggal 18 Agustus 2009.


******

BURNED BISCUITS
When I was a little child, my mom liked to make breakfast food for dinner every now and then. And I remember one night in particular when she had made breakfast after a long, hard day at work. On that evening so long ago, my mom placed a plate of eggs, sausage and extremely burned biscuits in front of my dad. I remember waiting to see if anyone noticed! Yet all my dad did was reach for his biscuit, smile at my mom and ask me how my day was at school. I don't remember what I told him that night, but I do remember watching him smear butter and jelly on that biscuit and eat every bite!

When I got up from the table that evening, I remember hearing my mom apologize to my dad for burning the biscuits. And I'll never forget what he said: “Baby, I love burned biscuits.”

Later that night, I went to kiss Daddy good night and I asked him if he really liked his biscuits burned. He wrapped me in his arms and said, “Your Momma put in a hard day at work today and she's real tired. And besides - a little burned biscuit never hurt anyone!”

You know, life is full of imperfect things...and imperfect people. I'm not the best housekeeper or cook. What I've learned over the years is that learning to accept each other's faults - and choosing to celebrate each other's differences - is one of the most important keys to creating a healthy, growing, and lasting relationship.

And that's my prayer for you today. That you will learn to take the good, the bad, and the ugly parts of your life and lay them at the feet of God...Because in the end, He's the only One who will be able to give you a relationship where a burnt biscuit isn't a deal-breaker!

We could extend this to any relationship in fact - as understanding is the base of any relationship, be it a husband-wife or parent-child or friendship!

“Don't put the key to your happiness in someone else's pocket - keep it in your own.”

Author Unknown

Diposting oleh Hadi Kristadi untuk PENTAS KESAKSIAN
http://pentas-kesaksian.blogspot.com

Kesaksian Pembaca Buku "Mukjizat Kehidupan"

Pada tanggal 28 Oktober 2009 datang SMS dari seorang Ibu di NTT, bunyinya:
"Terpujilah Tuhan karena buku "Mukjizat Kehidupan", saya belajar untuk bisa mengampuni, sabar, dan punya waktu di hadirat Tuhan, dan akhirnya Rumah Tangga saya dipulihkan, suami saya sudah mau berdoa. Buku ini telah jadi berkat buat teman-teman di Pasir Panjang, Kupang, NTT. Kami belajar mengasihi, mengampuni, dan selalu punya waktu berdoa."

Hall of Fame - Daftar Pembaca Yang Diberkati Buku Mukjizat Kehidupan

  • A. Rudy Hartono Kurniawan - Juara All England 8 x dan Asian Hero
  • B. Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo
  • C. Pdt. Ir. Djohan Handojo
  • D. Jeffry S. Tjandra - Worshipper
  • E. Pdt. Petrus Agung - Semarang
  • F. Bpk. Irsan
  • G. Ir. Ciputra - Jakarta
  • H. Pdt. Dr. Danny Tumiwa SH
  • I. Erich Unarto S.E - Pendiri dan Pemimpin "Manna Sorgawi"
  • J. Beni Prananto - Pengusaha
  • K. Aryanto Agus Mulyo - Partner Kantor Akuntan
  • L. Ir. Handaka Santosa - CEO Senayan City
  • M. Pdt. Drs. Budi Sastradiputra - Jakarta
  • N. Pdm. Lim Lim - Jakarta
  • O. Lisa Honoris - Kawai Music Shool Jakarta
  • P. Ny. Rachel Sudarmanto - Jakarta
  • Q. Ps. Levi Supit - Jakarta
  • R. Pdt. Samuel Gunawan - Jakarta
  • S. F.A Djaya - Tamara Jaya - By Pass Ngurah Rai - Jimbaran - Bali
  • T. Ps. Kong - City Blessing Church - Jakarta
  • U. dr. Yoyong Kohar - Jakarta
  • V. Haryanto - Gereja Katholik - Jakarta
  • W. Fanny Irwanto - Jakarta
  • X. dr. Sylvia/Yan Cen - Jakarta
  • Y. Ir. Junna - Jakarta
  • Z. Yudi - Raffles Hill - Cibubur
  • ZA. Budi Setiawan - GBI PRJ - Jakarta
  • ZB. Christine - Intercon - Jakarta
  • ZC. Budi Setiawan - CWS Kelapa Gading - Jakarta
  • ZD. Oshin - Menara BTN - Jakarta
  • ZE. Johan Sunarto - Tanah Pasir - Jakarta
  • ZF. Waney - Jl. Kesehatan - Jakarta
  • ZG. Lukas Kacaribu - Jakarta
  • ZH. Oma Lydia Abraham - Jakarta
  • ZI. Elida Malik - Kuningan Timur - Jakarta
  • ZJ. Luci - Sunter Paradise - Jakarta
  • ZK. Irene - Arlin Indah - Jakarta Timur
  • ZL. Ny. Hendri Suswardani - Depok
  • ZM. Marthin Tertius - Bank Artha Graha - Manado
  • ZN. Titin - PT. Tripolyta - Jakarta
  • ZO. Wiwiek - Menteng - Jakarta
  • ZP. Agatha - PT. STUD - Menara Batavia - Jakarta
  • ZR. Albertus - Gunung Sahari - Jakarta
  • ZS. Febryanti - Metro Permata - Jakarta
  • ZT. Susy - Metro Permata - Jakarta
  • ZU. Justanti - USAID - Makassar
  • ZV. Welian - Tangerang
  • ZW. Dwiyono - Karawaci
  • ZX. Essa Pujowati - Jakarta
  • ZY. Nelly - Pejaten Timur - Jakarta
  • ZZ. C. Nugraheni - Gramedia - Jakarta
  • ZZA. Myke - Wisma Presisi - Jakarta
  • ZZB. Wesley - Simpang Darmo Permai - Surabaya
  • ZZC. Ray Monoarfa - Kemang - Jakarta
  • ZZD. Pdt. Sunaryo Djaya - Bethany - Jakarta
  • ZZE. Max Boham - Sidoarjo - Jatim
  • ZZF. Julia Bing - Semarang
  • ZZG. Rika - Tanjung Karang
  • ZZH. Yusak Prasetyo - Batam
  • ZZI. Evi Anggraini - Jakarta
  • ZZJ. Kodden Manik - Cilegon
  • ZZZZ. ISI NAMA ANDA PADA KOLOM KOMENTAR UNTUK DIMASUKKAN DALAM DAFTAR INI