Search This Blog

Loading...

Thursday, June 11, 2009

Promotion

Promosi dari Tuhan
Tadi pagi dalam perjalanan ke kantor aku mendengarkan radio Sangkakala di mobil. Ada kesaksian Pdt. Hendra mengenai seorang temannya. Kesaksiannya cukup unik. Pdt. Hendra bercerita soal temannya yang pengangguran, jebolan Salesman di pabrik kompor. Dulu temannya ini selama 18 tahun kerjanya berkeliling menawarkan kompor. Sudah sebulan dia menganggur, dan sudah banyak surat lamaran kerja yang dia buat, tapi belum pernah ada panggilan.

Sampai akhirnya dia nyaris frustrasi, dia membuat satu surat lamaran terakhir. Tidak tanggung-tanggung, ada lowongan sebagai Marketing Manager, Manager Personalia, dan Branch Manager untuk suatu cabang perusahaan asing(Jepang) yang akan dibuka di Bali. Dia melamar untuk posisi Branch Manager! Dia pasrah total kepada Tuhan dan dia minta bantuan doa dari Pdt. Hendra. Sang pendeta sendiri yang mendoakan, sebenarnya merasa tak yakin juga tapi dia tetap ikut mendoakan.

Beberapa hari kemudian, muncul surat undangan wawancara. Si salesman kompor ini sudah begitu bahagia bisa dipanggil. Dia sujud syukur kepada Tuhan. Waktu datang ke tempat test, dia baru sadar bahwa ternyata yang datang hari itu untuk test tiga lowongan tersebut adalah sebanyak 460 orang. Tidak diketahui berapa banyak dari 460 peserta ini yang akan ikut test Branch Manager.

Waktu menunggu, dia mulai bertanya kanan kiri. Ternyata banyak sekali yang ikutan test Branch Manager rata-rata lulusan sarjana. Ada yang pengalaman di Nestle, dll. Terus dia bertanya-tanya lagi. Pengujinya ternyata orang Jepang dan testnya memakai bahasa campuran: Bahasa Indonesia dan Bhs Inggris, sementara dia sendiri, dia cuma jebolan Salesman kompor, dan cuma lulusan SMA! Bahasa Inggrisnya juga sangat terbatas!

Dia begitu gelisah. Dia bilang kepada Pdt. Hendra, mungkin by phone, dia mau pulang saja. Dia merasa tidak mungkin dia lulus test. Dia merasa tidak sanggup bersaing, tidak sanggup menanggung malu. Para pesaingnya kelihatan hebat-hebat semua. Tetapi Pdt. Hendra membesarkan hatinya, menyuruhnya tetap ikut test, dengan tidak lupa terus berserah pada Tuhan, disertai joke untuk menenangkan: "Kalau ditanya bahasa Inggris dan bingung, ya jawab saja pakai bahasa roh."

Pada jam 12 siang, seharusnya dia giliran maju test, tapi pas jam istirahat. Dia diberitahu akan dipanggil nanti jam 1. Di saat peserta-peserta lain pergi beristirahat, dia memutuskan waktu satu jam itu bukan buat pulang, tapi buat doa, menyanyikan puji-pujian, & doa dalam bahasa roh.

Akhirnya, saatnya tiba, dia dipanggil masuk. Dia masuk dengan hati yang sangat gelisah, lalu dia usir roh ketakutan dan kegelisahannya. Saat itu, pas dia baru pegang handle pintu mau menutup pintu ruangan, tiba-tiba dia mendengar suara Tuhan. Tuhan menyuruh dia memberi hormat cara karate! Salesman kompor ini juga guru karate yang mengajar para marinir, dan dia sudah mencapai tingkat sabuk hitam DAN 2.

Dia bingung setengah mati, mau wawancara pekerjaan, kok Tuhan menyuruh dia memberi hormat cara karate? Tapi dia nekat, dia mengikuti saja pesan Tuhan. Dia berdiri lurus menghadap si Jepang, terus membungkukkan badan sambil teriakan bahasa Jepang yang biasa sebagai bahasa penghormatan di karate!

Tak tahunya si Jepang tiba-tiba ikut berdiri dan membungkuk memberi hormat yang sama, cara karate, dengan teriakan yang sama pula! Lalu terjadi tanya jawab. Si Jepang ini bukannya mewawancarai CV-nya, tapi malah bertanya-tanya soal background karate dari si salesman ini. Dan si Jepang mengajak bertanding di situ! Si salesman bisa mengatasi semua serangan si Jepang. Akhirnya, si Jepang menyerah. Ternyata si Jepang ini karateka sabuk hitam, tapi belum mempunyai DAN, sementara si salesman sudah DAN 2!

Lalu si Jepang bertanya: "Anda melamar sebagai apa?" dijawab "Sebagai Branch Manager". Kemudian tanpa basa basi lagi, si Jepang bilang kepada staffnya di luar "Lowongan untuk Branch Manager sudah ditutup, karena saya sudah mendapatkan orangnya yang saya pilih menjadi Branch Manager!"

Pdt Hendra menutup cerita kesaksiannya ini dengan ulasan: Tidak ada sesuatu hal yang mustahil bagi Tuhan. Semua masalah yang mustahil bagi manusia, adalah kecil di hadapan Tuhan. Iblis sangat senang menunjukkan pada manusia, hal-hal yang mustahil, yang tidak mungkin akan bisa terjadi. Iblis senang sekali membuat manusia berpikir menurut logika manusia, bahwa hal ini tidak mungkin terjadi supaya manusia mau menyerah!

Tapi kalau kita mau mengandalkan Tuhan, mau berjalan dalam bimbingan Roh Kudus maka semua hal BISA terjadi! Email kiriman dari Bapak Yonni Iskandar.

Diposting oleh Hadi Kristadi untuk PENTAS KESAKSIAN
http://pentas-kesaksian.blogspot.com

Kesaksian Pembaca Buku "Mukjizat Kehidupan"

Pada tanggal 28 Oktober 2009 datang SMS dari seorang Ibu di NTT, bunyinya:
"Terpujilah Tuhan karena buku "Mukjizat Kehidupan", saya belajar untuk bisa mengampuni, sabar, dan punya waktu di hadirat Tuhan, dan akhirnya Rumah Tangga saya dipulihkan, suami saya sudah mau berdoa. Buku ini telah jadi berkat buat teman-teman di Pasir Panjang, Kupang, NTT. Kami belajar mengasihi, mengampuni, dan selalu punya waktu berdoa."

Hall of Fame - Daftar Pembaca Yang Diberkati Buku Mukjizat Kehidupan

  • A. Rudy Hartono Kurniawan - Juara All England 8 x dan Asian Hero
  • B. Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo
  • C. Pdt. Ir. Djohan Handojo
  • D. Jeffry S. Tjandra - Worshipper
  • E. Pdt. Petrus Agung - Semarang
  • F. Bpk. Irsan
  • G. Ir. Ciputra - Jakarta
  • H. Pdt. Dr. Danny Tumiwa SH
  • I. Erich Unarto S.E - Pendiri dan Pemimpin "Manna Sorgawi"
  • J. Beni Prananto - Pengusaha
  • K. Aryanto Agus Mulyo - Partner Kantor Akuntan
  • L. Ir. Handaka Santosa - CEO Senayan City
  • M. Pdt. Drs. Budi Sastradiputra - Jakarta
  • N. Pdm. Lim Lim - Jakarta
  • O. Lisa Honoris - Kawai Music Shool Jakarta
  • P. Ny. Rachel Sudarmanto - Jakarta
  • Q. Ps. Levi Supit - Jakarta
  • R. Pdt. Samuel Gunawan - Jakarta
  • S. F.A Djaya - Tamara Jaya - By Pass Ngurah Rai - Jimbaran - Bali
  • T. Ps. Kong - City Blessing Church - Jakarta
  • U. dr. Yoyong Kohar - Jakarta
  • V. Haryanto - Gereja Katholik - Jakarta
  • W. Fanny Irwanto - Jakarta
  • X. dr. Sylvia/Yan Cen - Jakarta
  • Y. Ir. Junna - Jakarta
  • Z. Yudi - Raffles Hill - Cibubur
  • ZA. Budi Setiawan - GBI PRJ - Jakarta
  • ZB. Christine - Intercon - Jakarta
  • ZC. Budi Setiawan - CWS Kelapa Gading - Jakarta
  • ZD. Oshin - Menara BTN - Jakarta
  • ZE. Johan Sunarto - Tanah Pasir - Jakarta
  • ZF. Waney - Jl. Kesehatan - Jakarta
  • ZG. Lukas Kacaribu - Jakarta
  • ZH. Oma Lydia Abraham - Jakarta
  • ZI. Elida Malik - Kuningan Timur - Jakarta
  • ZJ. Luci - Sunter Paradise - Jakarta
  • ZK. Irene - Arlin Indah - Jakarta Timur
  • ZL. Ny. Hendri Suswardani - Depok
  • ZM. Marthin Tertius - Bank Artha Graha - Manado
  • ZN. Titin - PT. Tripolyta - Jakarta
  • ZO. Wiwiek - Menteng - Jakarta
  • ZP. Agatha - PT. STUD - Menara Batavia - Jakarta
  • ZR. Albertus - Gunung Sahari - Jakarta
  • ZS. Febryanti - Metro Permata - Jakarta
  • ZT. Susy - Metro Permata - Jakarta
  • ZU. Justanti - USAID - Makassar
  • ZV. Welian - Tangerang
  • ZW. Dwiyono - Karawaci
  • ZX. Essa Pujowati - Jakarta
  • ZY. Nelly - Pejaten Timur - Jakarta
  • ZZ. C. Nugraheni - Gramedia - Jakarta
  • ZZA. Myke - Wisma Presisi - Jakarta
  • ZZB. Wesley - Simpang Darmo Permai - Surabaya
  • ZZC. Ray Monoarfa - Kemang - Jakarta
  • ZZD. Pdt. Sunaryo Djaya - Bethany - Jakarta
  • ZZE. Max Boham - Sidoarjo - Jatim
  • ZZF. Julia Bing - Semarang
  • ZZG. Rika - Tanjung Karang
  • ZZH. Yusak Prasetyo - Batam
  • ZZI. Evi Anggraini - Jakarta
  • ZZJ. Kodden Manik - Cilegon
  • ZZZZ. ISI NAMA ANDA PADA KOLOM KOMENTAR UNTUK DIMASUKKAN DALAM DAFTAR INI