Search This Blog

Loading...

Monday, June 8, 2009

Mum is So Special

Bunda itu Demikian Istimewa

Ayah dan Bunda sedang menonton TV ketika Bunda berkata, “Saya sudah capek, dan hari sudah semakin malam. Saya akan pergi tidur sekarang.” Bunda beranjak ke dapur untuk menyiapkan roti sandwich bagi keperluan makan siang esok hari. Lalu ia mencuci mangkok-mangkok untuk wadah popcorn, mengeluarkan daging dari bagian pembeku di kulkas dan menaruhnya di bagian pendinginan supaya esok malam siap dimasak. Ia juga memeriksa berapa banyak sereal yang masih tersisa, mengisi toples gula pasir, menaruh sendok dan mangkok di rak dan mempersiapkan pot kopi untuk memasak kopi esok pagi. Kemudian ia menaruh beberapa pakaian basah di mesin pengering, menaruh setumpuk pakaian kotor ke dalam mesin cuci, menyeterika sebuah kemeja dan menjahit kancingnya yang sudah hampir terlepas. Tak hanya sampai di situ, Bunda kemudian membereskan bekas mainan yang tergeletak di atas meja, memasang charger pada HP dan menyimpan buku halaman kuning di laci. Ia juga menyempatkan diri untuk menyiram tanaman, mengosongkan kotak sampah dan menggantung handuk di jemuran agar kering. Ia menguap sebentar dan meregangkan kedua belah lengannya dan kemudian beranjak ke arah kamar tidur. Namun Bunda berhenti di meja dan menulis surat kepada guru sekolah, menghitung uang untuk pembayaran kegiatan ekstra kurikuler, dan menyimpan buku pelajaran yang terjatuh di bawah kursi. Kemudian ia menulis kartu ucapan selamat ulang tahun untuk seorang temannya, menuliskan alamat di amplop dan menempelkan perangko secukupnya. Tak lupa ia juga menuliskan beberapa jenis barang yang akan dibeli dari supermarket. Untuk belanja keesokan harinya, Bunda juga menyiapkan tas yang akan dibawanya ke sana. Kemudian Bunda mencuci wajahnya dengan krim pembersih 3 in 1 dan krim pelembab anti penuaan dini, lalu menggosok gigi dan membersihkan sela-sela giginya dengan benang pembersih gigi, barulah kemudian membersihkan kuku-kukunya.

Ayah memanggil, “Saya kira kamu sudah tidur, sayang.” “Saya akan tidur sekarang,” kata Bunda. Ia menaruh air di tempat minuman anjing dan mengeluarkan kucing dari dalam rumah, kemudian ia memeriksa apakah semua pintu dan jendela sudah terkunci dengan baik. Ia juga mematikan lampu yang terang benderang, menggantinya dengan lampu redup. Lalu ia masih menyempatkan diri melongok ke dalam kamar anak-anak dan memadamkan lampu kamar mereka serta mematikan TV yang masih menyala. Ia meraih pakaian di lantai dan menaruhnya di gantungan. Ketika melihat salah seorang anak masih membuat PR, Bunda mengajak ngomong sebentar. Akhirnya Bunda menuju kamar tidurnya. Di dalam ia menyetel alarm weker agar tidak bangun kesiangan, menyiapkan pakaian untuk esok hari, membereskan rak sepatu, lalu menambahkan beberapa hal yang harus dikerjakan pada daftar kegiatan esok hari. Kemudian Bunda berdoa, sambil membayangkan semua pencapaian yang akan diraihnya. Tepat pada saat itu juga Ayah berkata kepada dirinya sendiri, “Saya mau tidur sekarang,” dan dia mematikan TV. Segera saja Ayah merebahkan diri di ranjang dan langsung tertidur. Itulah keistimewaan seorang Bunda, Wanita Bijak, bagai permata bagi suaminya. Itulah sebabnya wanita lebih panjang umur karena mereka diciptakan untuk perjalanan berbeban berat yang panjang . . . (Diterjemahkan oleh Hadi Kristadi untuk Pentas Kesaksian, http://pentas-kesaksian.blogspot.com, pada tanggal 8 Juni 2009)
*****

Mum is So Special
Mum and Dad were watching TV when Mum said, "I'm tired, and it's getting late. I think I'll go to bed." She went to the kitchen to make sandwiches for the next day's lunches. Rinsed out the popcorn bowls, took meat out of the freezer for supper the following evening, checked the cereal box levels, filled the sugar container, put spoons and bowls on the table and started the coffee pot for brewing the next morning. She then put some wet clothes in the dryer, put a load of clothes into the washer, ironed a shirt and secured a loose button. She picked up the game pieces left on the table, put the phone back on the charger and put the telephone book into the drawer. She watered the plants, emptied a wastebasket and hung up a towel to dry. She yawned and stretched and headed for the bedroom. She stopped by the desk and wrote a note to the teacher, counted out some cash for the excursion and pulled a text book out from hiding under the chair. She signed a birthday card for a friend, addressed and stamped the envelope and wrote a quick note for the grocery store. She put both near her bag. Mum then washed her face with 3 in 1 cleanser, put on her Night Solution & age fighting moisturizer, brushed and flossed her teeth and filed her nails.

Dad called out, "I thought you were going to bed." "I'm on my way," she said. She put some water into the dog's dish and put the cat outside, then made sure the doors were locked and the patio light was on. She looked in on each of the kids and turned out their bedside lamps and radios, hung up a shirt, threw some dirty socks into the hamper, and had a brief conversation with the one up still doing homework. In her own room, she set the alarm; laid out clothing for the next day, straightened up the shoe rack. She added three things to her 6 most important things to do list. She said her prayers, and visualized the accomplishment of her goals. About that time, Dad turned off the TV and announced to no one in particular. "I'm going to bed." And he did...without another thought. Anything extraordinary here? Wonder why women live longer...? 'CAUSE THEY ARE MADE FOR THE LONG HAUL.......

And Forward this to as many men as you can so that they know why
Women are so special :) .........!
God's very own creation! :)

Diposting oleh Hadi Kristadi untuk PENTAS KESAKSIAN
http://pentas-kesaksian.blogspot.com

Kesaksian Pembaca Buku "Mukjizat Kehidupan"

Pada tanggal 28 Oktober 2009 datang SMS dari seorang Ibu di NTT, bunyinya:
"Terpujilah Tuhan karena buku "Mukjizat Kehidupan", saya belajar untuk bisa mengampuni, sabar, dan punya waktu di hadirat Tuhan, dan akhirnya Rumah Tangga saya dipulihkan, suami saya sudah mau berdoa. Buku ini telah jadi berkat buat teman-teman di Pasir Panjang, Kupang, NTT. Kami belajar mengasihi, mengampuni, dan selalu punya waktu berdoa."

Hall of Fame - Daftar Pembaca Yang Diberkati Buku Mukjizat Kehidupan

  • A. Rudy Hartono Kurniawan - Juara All England 8 x dan Asian Hero
  • B. Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo
  • C. Pdt. Ir. Djohan Handojo
  • D. Jeffry S. Tjandra - Worshipper
  • E. Pdt. Petrus Agung - Semarang
  • F. Bpk. Irsan
  • G. Ir. Ciputra - Jakarta
  • H. Pdt. Dr. Danny Tumiwa SH
  • I. Erich Unarto S.E - Pendiri dan Pemimpin "Manna Sorgawi"
  • J. Beni Prananto - Pengusaha
  • K. Aryanto Agus Mulyo - Partner Kantor Akuntan
  • L. Ir. Handaka Santosa - CEO Senayan City
  • M. Pdt. Drs. Budi Sastradiputra - Jakarta
  • N. Pdm. Lim Lim - Jakarta
  • O. Lisa Honoris - Kawai Music Shool Jakarta
  • P. Ny. Rachel Sudarmanto - Jakarta
  • Q. Ps. Levi Supit - Jakarta
  • R. Pdt. Samuel Gunawan - Jakarta
  • S. F.A Djaya - Tamara Jaya - By Pass Ngurah Rai - Jimbaran - Bali
  • T. Ps. Kong - City Blessing Church - Jakarta
  • U. dr. Yoyong Kohar - Jakarta
  • V. Haryanto - Gereja Katholik - Jakarta
  • W. Fanny Irwanto - Jakarta
  • X. dr. Sylvia/Yan Cen - Jakarta
  • Y. Ir. Junna - Jakarta
  • Z. Yudi - Raffles Hill - Cibubur
  • ZA. Budi Setiawan - GBI PRJ - Jakarta
  • ZB. Christine - Intercon - Jakarta
  • ZC. Budi Setiawan - CWS Kelapa Gading - Jakarta
  • ZD. Oshin - Menara BTN - Jakarta
  • ZE. Johan Sunarto - Tanah Pasir - Jakarta
  • ZF. Waney - Jl. Kesehatan - Jakarta
  • ZG. Lukas Kacaribu - Jakarta
  • ZH. Oma Lydia Abraham - Jakarta
  • ZI. Elida Malik - Kuningan Timur - Jakarta
  • ZJ. Luci - Sunter Paradise - Jakarta
  • ZK. Irene - Arlin Indah - Jakarta Timur
  • ZL. Ny. Hendri Suswardani - Depok
  • ZM. Marthin Tertius - Bank Artha Graha - Manado
  • ZN. Titin - PT. Tripolyta - Jakarta
  • ZO. Wiwiek - Menteng - Jakarta
  • ZP. Agatha - PT. STUD - Menara Batavia - Jakarta
  • ZR. Albertus - Gunung Sahari - Jakarta
  • ZS. Febryanti - Metro Permata - Jakarta
  • ZT. Susy - Metro Permata - Jakarta
  • ZU. Justanti - USAID - Makassar
  • ZV. Welian - Tangerang
  • ZW. Dwiyono - Karawaci
  • ZX. Essa Pujowati - Jakarta
  • ZY. Nelly - Pejaten Timur - Jakarta
  • ZZ. C. Nugraheni - Gramedia - Jakarta
  • ZZA. Myke - Wisma Presisi - Jakarta
  • ZZB. Wesley - Simpang Darmo Permai - Surabaya
  • ZZC. Ray Monoarfa - Kemang - Jakarta
  • ZZD. Pdt. Sunaryo Djaya - Bethany - Jakarta
  • ZZE. Max Boham - Sidoarjo - Jatim
  • ZZF. Julia Bing - Semarang
  • ZZG. Rika - Tanjung Karang
  • ZZH. Yusak Prasetyo - Batam
  • ZZI. Evi Anggraini - Jakarta
  • ZZJ. Kodden Manik - Cilegon
  • ZZZZ. ISI NAMA ANDA PADA KOLOM KOMENTAR UNTUK DIMASUKKAN DALAM DAFTAR INI