Search This Blog

Loading...

Tuesday, January 13, 2009

Zhang Yin: The World's Self Made-Richest Woman


Zhang Yin: Wanita Terkaya di Dunia

Zhang Yin merupakan Bill Gate di bidang kertas daur ulang partai besar dari Cina. Ibu dua anak yang rendah hati ini berangkat dari permulaan yang sederhana, mencapai peringkat atas dalam daftar orang-orang terkaya di dunia. Pada kenyataannya, Forbes memberi peringkat sebagai wanita paling kaya di dunia yang memperoleh sendiri hartanya, bukan dari warisan, kepada pemilik dan pendiri Nine Dragons Paper Company itu.

Dengan taksiran harta kekayaan bersih lebih dari $ 3,4 milyard, Zhang Yin memiliki lebih banyak uang dibandingkan dengan Oprah Winfrey dan pencipta Harry Potter, JK. Rowling. Di sekolah-sekolah, Zhang dipuji-puji sebagai seorang teladan bagi para gadis muda di Cina tentang potensi dan kemampuan mereka. Di media Cina, ia dipersamakan dengan Hua Mulan, pahlawan wanita abad keenam yang berhasil di tengah dunia yang didominasi para pria dengan cara menggabungkan seluruh prajurit pria dan melindungi negerinya.

Pahlawan Wanita itu Berhasil karena Kertas
Kisah awal Zhang Yi hampir sama dengan permulaan Hua Mulan. Sama halnya dengan pahlawan wanita itu, Zhang pindah dari permulaan yang biasa-biasa saja menuju sukses yang dahsyat menghadapi banyak halangan. Juga mereka lahir sebagai anak tentara di provinsi belahan utara. Sebagai anak perempuan tertua bagi tujuh bersaudara, Zhang dan keluarganya menghadapi tekanan dan intimidasi dari pemerintah Komunis Cina dan para anggota mafia Cina.

Pada tahun 1985 Zhang pindah ke Hong Kong dan memulai usaha dagang kertas bekas dengan modal hanya beberapa ribu dolar. Meskipun mengalami kesulitan keuangan dan penipuan dari mitra bisnis yang tidak jujur, Zhang berupaya terus menumpuk kekayaannya. Lima tahun kemudian, ia bersama suaminya pindah ke Amerika Serikat.

Di Amerika, perusahaan yang kemudian bernama Nine Dragons dilahirkan. Karena kekurangan bahan kertas di Cina, usaha dagang kertas di Hong Kong tidaklah berhasil seperti yang dikehendaki Zhang. Di Amerika Serikat ia tidak mendapatkan kesulitan seperti itu. Ada banyak kertas bekas di mana-mana yang dilihat Zhang dan suaminya. Zhang mulai membangun suatu sistem untuk mengumpulkan dan mengepak kertas bekas itu di Amerika Serikat, dan kemudian mengirimkannya ke Cina untuk diproses menjadi produk kertas yang bermanfaat. Begitu kertas bekas itu diubah menjadi karton, dus, dan produk kertas lainnya, maka produk itu terjual dengan mudah. Ironisnya, meskipun bahan baku dari Amerika Serikat itu dikapalkan melintasi samudera Pasifik untuk diproses, banyak pembeli Zhang akhirnya menjadi perusahaan-perusahaan Amerika.

Keberhasilan Zhang yang Berlanjut
Untuk membantu beban kerja dan memperoleh kendali atas kegiatan perusahaannya di Cina, Zhang membangun Nine Dragons Paper Industries Ltd. di provinsi Guangdong, Cina, untuk mendampingi perusahaannya yang di Amerika Serikat. Kini, bisnisnya mampu memproduksi 3,3 juta ton produk kertas dan Nine Dragons mengaku memiliki pelanggan perusahaan-perusahaan multinasional sekelas Nike, Sony, TCL, dan Coca Cola.

Meskipun sudah menjadi wanita terkaya di dunia, hal itu tidaklah menyurutkan ambisi Zhang. Di websitenya, perusahaan itu mengaku kedua perusahaan milik Zhang “sangat cepat berkembang” dan Nine Dragons menjadi produsen kertas terbesar di dunia. Di masa depan Nine Dragons berharap untuk melambungkan produksinya lebih dari 6 juta ton per tahun

Di luar ambisi pribadinya, Zhang lebih suka mempertahankan sikap yang rendah hati. Namun Nine Dragons akan tetap menjadi bisnis keluarga. Suaminya, anak-anaknya, dan anggota keluarga lain memimpin bagian penting dalam kegiatan usaha di perusahan itu. Zhang akan terus mempertahankan diri sebagai Ratu Kertas pada tahun-tahun mendatang. Ditulis oleh Monica Sanders, diterjemahkan oleh Hadi Kristadi untuk http://pentas-kesaksian.blogspot.com – Mohon keterangan ini jangan dihapus ketika anda memforwardnya atau mempostingnya di website atau blog anda – Terima kasih.

******

Zhang Yin: The World's Richest Woman
Zhang Yin might be the Bill Gates of bulk-recycled paper. The low-profile mother of two went from humble beginnings in China, to a top ranking on the list of the world's richest people. In fact, Forbes ranked the owner and founder of Nine Dragons Paper as the wealthiest self-made woman in the world.

With an estimated net worth of more than $3.4 billion, Zhang Yin has more money than both Oprah Winfrey and "Harry Potter" creator J.K. Rowling. In schools, Zhang is lauded as an example to young Chinese girls of their unlimited potential and ability. In Chinese media, she has been likened to Hua Mulan, the 6th Century folk heroine who succeeded in a male dominated culture by joining the all-male army and protecting her homeland.

A Folk Heroine is Made of Paper
Zhang Yin's beginnings were not unlike that of Mulan. Like the folk heroine, Zhang moved from modest beginnings to enormous success against a number of obstacles. Also, she was born a soldier's daughter in a northern province. The eldest sister of seven siblings, Zhang and her family faced pressure and intimidation from the Communist government in China and members of the mafia.

In 1985, Zhang moved to Hong Kong and started her first waste paper trading company with just a few thousand dollars. Despite financial difficulties and unscrupulous business partners, Zhang managed to build her wealth. Five years later, she and her husband left for the United States.

In America, the enterprise that would become Nine Dragons was born. Because there was a shortage of paper materials in China, her paper trading business was not doing as well as Zhang would have liked. In the U.S., however, she had no such problem. There was plenty of waste paper everywhere she and her husband looked. Zhang set up a system to collect and bundle the paper in America, then send it to China to be processed into usable paper products. Once the waste paper was converted into boxes, cardboard, and other paper products; they were sold. Ironically, although the American raw materials were shipped across the Pacific for processing, many of Zhang's buyers ended up being American companies.

Zhang's Continued Success
To help with the workload and gain control of her operations in China, Zhang set up Nine Dragons Paper Industries Ltd. in Guangdong Province, China to accompany her American business. Currently, her businesses are capable of producing 3.3 million tons of paper products and Nine Dragons claims multinational businesses like Nike, Sony, TCL, and Coca-Cola as regular customers.

Being the world's richest woman has not dampened Zhang's ambitions. On the company website, it states that the two Chinese companies are "rapidly expanding" and Nine Dragons will be a super-sized paper manufacturer by June of 2007. In the future, Nine Dragons hopes to boost its production to 5.35 million tons a year.

As for Zhang's personal ambitions, she prefers to maintain a low profile. However, there are hints that Nine Dragons will remain a family business. Her husband, sons and other family members run major parts of the operations. One thing she has made clear: Nine Dragons will not be offered up to foreign interests anytime soon. Zhang Yin will retain the title "Empress of Paper" for years to come. By Monica Sanders.

Ditulis/diposting oleh Hadi Kristadi untuk PENTAS KESAKSIAN
http://pentas-kesaksian.blogspot.com

Kesaksian Pembaca Buku "Mukjizat Kehidupan"

Pada tanggal 28 Oktober 2009 datang SMS dari seorang Ibu di NTT, bunyinya:
"Terpujilah Tuhan karena buku "Mukjizat Kehidupan", saya belajar untuk bisa mengampuni, sabar, dan punya waktu di hadirat Tuhan, dan akhirnya Rumah Tangga saya dipulihkan, suami saya sudah mau berdoa. Buku ini telah jadi berkat buat teman-teman di Pasir Panjang, Kupang, NTT. Kami belajar mengasihi, mengampuni, dan selalu punya waktu berdoa."

Hall of Fame - Daftar Pembaca Yang Diberkati Buku Mukjizat Kehidupan

  • A. Rudy Hartono Kurniawan - Juara All England 8 x dan Asian Hero
  • B. Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo
  • C. Pdt. Ir. Djohan Handojo
  • D. Jeffry S. Tjandra - Worshipper
  • E. Pdt. Petrus Agung - Semarang
  • F. Bpk. Irsan
  • G. Ir. Ciputra - Jakarta
  • H. Pdt. Dr. Danny Tumiwa SH
  • I. Erich Unarto S.E - Pendiri dan Pemimpin "Manna Sorgawi"
  • J. Beni Prananto - Pengusaha
  • K. Aryanto Agus Mulyo - Partner Kantor Akuntan
  • L. Ir. Handaka Santosa - CEO Senayan City
  • M. Pdt. Drs. Budi Sastradiputra - Jakarta
  • N. Pdm. Lim Lim - Jakarta
  • O. Lisa Honoris - Kawai Music Shool Jakarta
  • P. Ny. Rachel Sudarmanto - Jakarta
  • Q. Ps. Levi Supit - Jakarta
  • R. Pdt. Samuel Gunawan - Jakarta
  • S. F.A Djaya - Tamara Jaya - By Pass Ngurah Rai - Jimbaran - Bali
  • T. Ps. Kong - City Blessing Church - Jakarta
  • U. dr. Yoyong Kohar - Jakarta
  • V. Haryanto - Gereja Katholik - Jakarta
  • W. Fanny Irwanto - Jakarta
  • X. dr. Sylvia/Yan Cen - Jakarta
  • Y. Ir. Junna - Jakarta
  • Z. Yudi - Raffles Hill - Cibubur
  • ZA. Budi Setiawan - GBI PRJ - Jakarta
  • ZB. Christine - Intercon - Jakarta
  • ZC. Budi Setiawan - CWS Kelapa Gading - Jakarta
  • ZD. Oshin - Menara BTN - Jakarta
  • ZE. Johan Sunarto - Tanah Pasir - Jakarta
  • ZF. Waney - Jl. Kesehatan - Jakarta
  • ZG. Lukas Kacaribu - Jakarta
  • ZH. Oma Lydia Abraham - Jakarta
  • ZI. Elida Malik - Kuningan Timur - Jakarta
  • ZJ. Luci - Sunter Paradise - Jakarta
  • ZK. Irene - Arlin Indah - Jakarta Timur
  • ZL. Ny. Hendri Suswardani - Depok
  • ZM. Marthin Tertius - Bank Artha Graha - Manado
  • ZN. Titin - PT. Tripolyta - Jakarta
  • ZO. Wiwiek - Menteng - Jakarta
  • ZP. Agatha - PT. STUD - Menara Batavia - Jakarta
  • ZR. Albertus - Gunung Sahari - Jakarta
  • ZS. Febryanti - Metro Permata - Jakarta
  • ZT. Susy - Metro Permata - Jakarta
  • ZU. Justanti - USAID - Makassar
  • ZV. Welian - Tangerang
  • ZW. Dwiyono - Karawaci
  • ZX. Essa Pujowati - Jakarta
  • ZY. Nelly - Pejaten Timur - Jakarta
  • ZZ. C. Nugraheni - Gramedia - Jakarta
  • ZZA. Myke - Wisma Presisi - Jakarta
  • ZZB. Wesley - Simpang Darmo Permai - Surabaya
  • ZZC. Ray Monoarfa - Kemang - Jakarta
  • ZZD. Pdt. Sunaryo Djaya - Bethany - Jakarta
  • ZZE. Max Boham - Sidoarjo - Jatim
  • ZZF. Julia Bing - Semarang
  • ZZG. Rika - Tanjung Karang
  • ZZH. Yusak Prasetyo - Batam
  • ZZI. Evi Anggraini - Jakarta
  • ZZJ. Kodden Manik - Cilegon
  • ZZZZ. ISI NAMA ANDA PADA KOLOM KOMENTAR UNTUK DIMASUKKAN DALAM DAFTAR INI