Search This Blog

Loading...

Monday, January 19, 2009

Reunion

Hari Minggu kemarin saya bertemu dengan seorang Ibu yang mempunyai kesaksian yang luar biasa. Dia menikah dan dikaruniai dua orang putera. Suaminya mengalami stres sehingga diambil paksa oleh orang tuanya untuk tinggal dan dirawat mereka, karena isterinya disangka tidak merawat dengan baik. Pada suatu hari suaminya melarikan diri dari rumah orang tuanya dan menemui isterinya. Tetapi kemudian sang suami diambil paksa lagi oleh orang tuanya. Beberapa bulan kemudian ada seorang kenalan yang melaporkan kepada sang isteri bahwa suaminya telah tewas bunuh diri dan diberitakan di Pos Kota, tiga hari setelah suaminya bertemu dengan dirinya terakhir kali.

Suaminya dikubur tanpa sepengetahuan sang isteri, kuburnyapun tidak diketahui di mana. Baru satu tahun kemudian ia dapat menemukan kuburan suaminya di Pondok Rangon. Bukan itu saja derita sang isteri oleh karena perlakuan mertuanya. Putera pertamanya sejak usia lima tahun diambil paksa oleh mertuanya dan ternyata anak ini dititipkan di suatu Panti Asuhan.

Selama bertahun-tahun sang isteri meminta kepada mertuanya untuk bertemu putera pertamanya, tetapi tidak dihiraukan. Selama bertahun-tahun ia tidak mengetahui dimana putera pertamanya berada. Hal ini terjadi sampai kedua mertuanya meninggal. Ia hampir putus asa mencari anaknya.

Sementara itu sang isteri melayani di Sekolah Minggu. Ia selalu berdoa kepada Tuhan untuk dipertemukan dengan putera pertamanya. Pada suatu hari gereja di mana melayani mengundang para penghuni suatu Panti Asuhan untuk perayaan Natal. Ia mendatangi suatu Panti Asuhan di Pamulang. Ketika sang isteri berkenalan dengan semua penghuni Panti Asuhan, ia tidak menemukan puteranya ada di antara mereka. Namun kasih Tuhan sungguh luar biasa. Ketika ia keluar dari ruang pertemuan di Panti Asuhan untuk ke toilet, ia menemukan seorang anak.

"Gabriel?"
"Mama?"
Akhirnya anak dan ibunya berpelukan. Anak ini selama bertahun-tahun diberi tahu oleh mertuanya bahwa ibunya jahat, ibunya sakit jiwa, ibunya tidak bertanggung-jawab. Demikian juga pengurus Panti Asuhan dipesan mertuanya agar anak Gabriel jangan sampai bertemu dengan ibunya, karena kata mertuanya ibu Gabriel bukan seorang ibu yang baik. Oleh karena itu tidaklah heran apabila pengurus Panti Asuhan menghalangi Gabriel bertemu dengan ibunya.

Selama sembilan tahun sang ibu berpisah dengan putera pertamanya, Gabriel. Dengan kasih Tuhan mereka berdua dipertemukan lagi. Hari Minggu kemarin Gabriel menerima pelayanan sakramen baptisan air. Yang membanggakan ibunya, selama di Panti Asuhan Gabriel juga ikut aktif dalam pelayanan kerohanian. Ibunya berkata, "Mungkin itulah buah pelayanan kami, Tuhan mempertemukan kami kembali melalui pelayanan."

Gabriel juga telah menerima pelayanan pelepasan dari kutuk-kutuk. Karena dalam keluarga ayahnya ada beberapa orang yang meninggal dengan bunuh diri. Sekarang anak ini hidup bahagia dengan ibunya. Puji Tuhan!

Ditulis/diposting oleh Hadi Kristadi untuk PENTAS KESAKSIAN
http://pentas-kesaksian.blogspot.com

Kesaksian Pembaca Buku "Mukjizat Kehidupan"

Pada tanggal 28 Oktober 2009 datang SMS dari seorang Ibu di NTT, bunyinya:
"Terpujilah Tuhan karena buku "Mukjizat Kehidupan", saya belajar untuk bisa mengampuni, sabar, dan punya waktu di hadirat Tuhan, dan akhirnya Rumah Tangga saya dipulihkan, suami saya sudah mau berdoa. Buku ini telah jadi berkat buat teman-teman di Pasir Panjang, Kupang, NTT. Kami belajar mengasihi, mengampuni, dan selalu punya waktu berdoa."

Hall of Fame - Daftar Pembaca Yang Diberkati Buku Mukjizat Kehidupan

  • A. Rudy Hartono Kurniawan - Juara All England 8 x dan Asian Hero
  • B. Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo
  • C. Pdt. Ir. Djohan Handojo
  • D. Jeffry S. Tjandra - Worshipper
  • E. Pdt. Petrus Agung - Semarang
  • F. Bpk. Irsan
  • G. Ir. Ciputra - Jakarta
  • H. Pdt. Dr. Danny Tumiwa SH
  • I. Erich Unarto S.E - Pendiri dan Pemimpin "Manna Sorgawi"
  • J. Beni Prananto - Pengusaha
  • K. Aryanto Agus Mulyo - Partner Kantor Akuntan
  • L. Ir. Handaka Santosa - CEO Senayan City
  • M. Pdt. Drs. Budi Sastradiputra - Jakarta
  • N. Pdm. Lim Lim - Jakarta
  • O. Lisa Honoris - Kawai Music Shool Jakarta
  • P. Ny. Rachel Sudarmanto - Jakarta
  • Q. Ps. Levi Supit - Jakarta
  • R. Pdt. Samuel Gunawan - Jakarta
  • S. F.A Djaya - Tamara Jaya - By Pass Ngurah Rai - Jimbaran - Bali
  • T. Ps. Kong - City Blessing Church - Jakarta
  • U. dr. Yoyong Kohar - Jakarta
  • V. Haryanto - Gereja Katholik - Jakarta
  • W. Fanny Irwanto - Jakarta
  • X. dr. Sylvia/Yan Cen - Jakarta
  • Y. Ir. Junna - Jakarta
  • Z. Yudi - Raffles Hill - Cibubur
  • ZA. Budi Setiawan - GBI PRJ - Jakarta
  • ZB. Christine - Intercon - Jakarta
  • ZC. Budi Setiawan - CWS Kelapa Gading - Jakarta
  • ZD. Oshin - Menara BTN - Jakarta
  • ZE. Johan Sunarto - Tanah Pasir - Jakarta
  • ZF. Waney - Jl. Kesehatan - Jakarta
  • ZG. Lukas Kacaribu - Jakarta
  • ZH. Oma Lydia Abraham - Jakarta
  • ZI. Elida Malik - Kuningan Timur - Jakarta
  • ZJ. Luci - Sunter Paradise - Jakarta
  • ZK. Irene - Arlin Indah - Jakarta Timur
  • ZL. Ny. Hendri Suswardani - Depok
  • ZM. Marthin Tertius - Bank Artha Graha - Manado
  • ZN. Titin - PT. Tripolyta - Jakarta
  • ZO. Wiwiek - Menteng - Jakarta
  • ZP. Agatha - PT. STUD - Menara Batavia - Jakarta
  • ZR. Albertus - Gunung Sahari - Jakarta
  • ZS. Febryanti - Metro Permata - Jakarta
  • ZT. Susy - Metro Permata - Jakarta
  • ZU. Justanti - USAID - Makassar
  • ZV. Welian - Tangerang
  • ZW. Dwiyono - Karawaci
  • ZX. Essa Pujowati - Jakarta
  • ZY. Nelly - Pejaten Timur - Jakarta
  • ZZ. C. Nugraheni - Gramedia - Jakarta
  • ZZA. Myke - Wisma Presisi - Jakarta
  • ZZB. Wesley - Simpang Darmo Permai - Surabaya
  • ZZC. Ray Monoarfa - Kemang - Jakarta
  • ZZD. Pdt. Sunaryo Djaya - Bethany - Jakarta
  • ZZE. Max Boham - Sidoarjo - Jatim
  • ZZF. Julia Bing - Semarang
  • ZZG. Rika - Tanjung Karang
  • ZZH. Yusak Prasetyo - Batam
  • ZZI. Evi Anggraini - Jakarta
  • ZZJ. Kodden Manik - Cilegon
  • ZZZZ. ISI NAMA ANDA PADA KOLOM KOMENTAR UNTUK DIMASUKKAN DALAM DAFTAR INI