Search This Blog

Loading...

Wednesday, July 16, 2008

About Holiday Inn

Beberapa orang menggali yang terbaik dari diri anda dengan suatu cara yang mungkin tidak akan pernah anda sadari sendiri sepenuhnya. Ibu saya, Ruby Lloyd Wilson, adalah salah satu di antara orang-orang seperti itu.

Sebagian besar orang memanggil ibu saya Doll. Ayah saya meninggal ketika saya masih berusia sembilan bulan, sehingga membuat ibu saya menjadi orangtua tunggal dan seorang janda pada usia delapan belas tahun. Ketika saya sedang dalam masa pertumbuhan, ada saat-saat dimana kami mempunyai begitu sedikit uang sehingga kami harus hidup dengan beberapa pons selai kacang kering selama seminggu. Walaupun kami mengalami kelangkaan makanan, namun cinta kasih dan sayang ibu saya begitu melimpah. Setiap malam ia mendudukkan saya di pangkuannya dan mengucapkan kata-kata yang akan mengubah kehidupan saya, "Kemmons, kamu ditakdirkan untuk menjadi orang hebat dan kamu bisa melakukan apa saja dalam hidupmu jika kamu mau bekerja keras untuk mendapatkannya."

Pada usia empat belas tahun saya tertabrak mobil dan dokter berkata bahwa saya tidak akan pernah dapat berjalan lagi. Ibu saya mengambil cuti dari pekerjaannya di sebuah pabrik pengemasan daging dan pindah ke kamar saya di Rumah Sakit untuk merawat saya. Setiap hari ia berbicara kepada saya dengan suara yang lembut dan penuh kasih, meyakinkan saya kembali bahwa tidak peduli apa yang dikatakan oleh para dokter, saya bisa berjalan lagi jika saya mempunyai keinginan yang cukup keras. Ia menanamkan pesan itu begitu dalam di hati saya sehingga akhirnya saya mempercayainya. Setahun kemudian saya kembali ke sekolah, berjalan sendiri.

Ketika Depresi Besar melanda Amerika Serikat, ibu saya kehilangan pekerjaannya seperti jutaan orang lainnya. Saya berusia tujuh belas tahun, dan bertentangan dengan harapan ibu, saya meninggalkan sekolah untuk menopang kehidupan kami berdua. Pada waktu itu saya memiliki misi hidup untuk berhasil demi ibu saya, dan saya berjanji untuk tidak hidup miskin lagi.

Selama bertahun-tahun saya mengalami berbagai keberhasilan bisnis. Namun titik baliknya ternyata terjadi pada suatu liburan yang kami lakukan bersama isteri dan kelima anak saya pada tahun 1951. Saya merasa frustrasi dengan akomodasi kelas dua yang tersedia bagi para keluarga dan sangat marah karena mereka mengenakan sewa hotel ekstra sebesar US$ 20 untuk setiap anak. Itu terlalu mahal untuk rata-rata keluarga Amerika, dan saya bertekad untuk menawarkan alternatif kepada mereka. Saya berkata kepada isteri saya bahwa saya akan membuka sebuah hotel untuk keluarga dengan merek yang bisa dipercayai orang-orang dan tidak pernah mengenakan biaya ekstra untuk anak-anak. Saya membayangkan sekitar 400 hotel di seluruh Amerika Serikat, dan itu merupakan jumlah yang tepat sehingga setiap hotel akan terjangkau dalam perjalanan selama sehari sejauh 150 mil. Ada banyak yang ragu-ragu dan memperkirakan kegagalan, karena konsep seperti itu belum ada pada waktu itu.

Yang mengagumkan, ibu saya adalah salah seorang pendukung terkuat saya dan menjadi orang pertama yang turut merealisasikan impian saya. Ia bekerja di belakang meja dan bahkan mendesain dekorasi ruangan untuk seratus hotel pertama. Seperti dalam setiap bisnis, kami mengalami banyak tantangan. Selama bertahun-tahun kami membayarkan bonus Natal kepada seluruh karyawan kami menggunakan surat utang karena kami kekurangan dana. Namun dengan kata-kata ibu saya yang melekat begitu kuat dalam jiwa saya, saya tidak pernah ragu bahwa kami akan berhasil. Lima belas tahun kemudian kami mempunyai sistem jaringan hotel terbesar di dunia dengan merek yang terkenal.

Demikianlah pengakuan dalam kata-kata Kemmons Wilson.

Anda mungkin belum memulai kehidupan dalam lingkungan terbaik. Namun jika anda bisa menemukan sebuah misi dalam hidup ini yang layak diperjuangkan, tidak akan ada yang bisa menghentikan anda untuk mencapai kesuksesan.

Catatan: Kemmons Wilson mendirikan Holiday Inn pertama pada tahun 1951 dan membangunnya menjadi jaringan hotel terbesar di dunia. Ketika ia pensiun pada tahun 1971 perusahan itu memiliki 1759 hotel di lebih dari lima puluh negara dengan pendapatan tahunan lebih dari US$ 1 milyar. (Sumber: Buku "Unstoppable" oleh Cynthia Kersey)

Diposting oleh Hadi Kristadi untuk PENTAS KESAKSIAN
http://pentas-kesaksian.blogspot.com

Kesaksian Pembaca Buku "Mukjizat Kehidupan"

Pada tanggal 28 Oktober 2009 datang SMS dari seorang Ibu di NTT, bunyinya:
"Terpujilah Tuhan karena buku "Mukjizat Kehidupan", saya belajar untuk bisa mengampuni, sabar, dan punya waktu di hadirat Tuhan, dan akhirnya Rumah Tangga saya dipulihkan, suami saya sudah mau berdoa. Buku ini telah jadi berkat buat teman-teman di Pasir Panjang, Kupang, NTT. Kami belajar mengasihi, mengampuni, dan selalu punya waktu berdoa."

Hall of Fame - Daftar Pembaca Yang Diberkati Buku Mukjizat Kehidupan

  • A. Rudy Hartono Kurniawan - Juara All England 8 x dan Asian Hero
  • B. Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo
  • C. Pdt. Ir. Djohan Handojo
  • D. Jeffry S. Tjandra - Worshipper
  • E. Pdt. Petrus Agung - Semarang
  • F. Bpk. Irsan
  • G. Ir. Ciputra - Jakarta
  • H. Pdt. Dr. Danny Tumiwa SH
  • I. Erich Unarto S.E - Pendiri dan Pemimpin "Manna Sorgawi"
  • J. Beni Prananto - Pengusaha
  • K. Aryanto Agus Mulyo - Partner Kantor Akuntan
  • L. Ir. Handaka Santosa - CEO Senayan City
  • M. Pdt. Drs. Budi Sastradiputra - Jakarta
  • N. Pdm. Lim Lim - Jakarta
  • O. Lisa Honoris - Kawai Music Shool Jakarta
  • P. Ny. Rachel Sudarmanto - Jakarta
  • Q. Ps. Levi Supit - Jakarta
  • R. Pdt. Samuel Gunawan - Jakarta
  • S. F.A Djaya - Tamara Jaya - By Pass Ngurah Rai - Jimbaran - Bali
  • T. Ps. Kong - City Blessing Church - Jakarta
  • U. dr. Yoyong Kohar - Jakarta
  • V. Haryanto - Gereja Katholik - Jakarta
  • W. Fanny Irwanto - Jakarta
  • X. dr. Sylvia/Yan Cen - Jakarta
  • Y. Ir. Junna - Jakarta
  • Z. Yudi - Raffles Hill - Cibubur
  • ZA. Budi Setiawan - GBI PRJ - Jakarta
  • ZB. Christine - Intercon - Jakarta
  • ZC. Budi Setiawan - CWS Kelapa Gading - Jakarta
  • ZD. Oshin - Menara BTN - Jakarta
  • ZE. Johan Sunarto - Tanah Pasir - Jakarta
  • ZF. Waney - Jl. Kesehatan - Jakarta
  • ZG. Lukas Kacaribu - Jakarta
  • ZH. Oma Lydia Abraham - Jakarta
  • ZI. Elida Malik - Kuningan Timur - Jakarta
  • ZJ. Luci - Sunter Paradise - Jakarta
  • ZK. Irene - Arlin Indah - Jakarta Timur
  • ZL. Ny. Hendri Suswardani - Depok
  • ZM. Marthin Tertius - Bank Artha Graha - Manado
  • ZN. Titin - PT. Tripolyta - Jakarta
  • ZO. Wiwiek - Menteng - Jakarta
  • ZP. Agatha - PT. STUD - Menara Batavia - Jakarta
  • ZR. Albertus - Gunung Sahari - Jakarta
  • ZS. Febryanti - Metro Permata - Jakarta
  • ZT. Susy - Metro Permata - Jakarta
  • ZU. Justanti - USAID - Makassar
  • ZV. Welian - Tangerang
  • ZW. Dwiyono - Karawaci
  • ZX. Essa Pujowati - Jakarta
  • ZY. Nelly - Pejaten Timur - Jakarta
  • ZZ. C. Nugraheni - Gramedia - Jakarta
  • ZZA. Myke - Wisma Presisi - Jakarta
  • ZZB. Wesley - Simpang Darmo Permai - Surabaya
  • ZZC. Ray Monoarfa - Kemang - Jakarta
  • ZZD. Pdt. Sunaryo Djaya - Bethany - Jakarta
  • ZZE. Max Boham - Sidoarjo - Jatim
  • ZZF. Julia Bing - Semarang
  • ZZG. Rika - Tanjung Karang
  • ZZH. Yusak Prasetyo - Batam
  • ZZI. Evi Anggraini - Jakarta
  • ZZJ. Kodden Manik - Cilegon
  • ZZZZ. ISI NAMA ANDA PADA KOLOM KOMENTAR UNTUK DIMASUKKAN DALAM DAFTAR INI