Search This Blog

Loading...

Tuesday, December 18, 2007

The Letter

Seperti yang engkau ketahui, kita semua semakin dekat pada hari kelahiran-Ku. Setiap tahun ada perayaan untuk menghormati-Ku dan Aku pikir tahun ini perayaannya akan berulang.

Selama masa Natal banyak sekali orang yang berbelanja hadiah. Ada banyak iklan di toko-toko, di radio, di TV, dan di setiap bagian dunia ini setiap orang membicarakan kelahiran-Ku yang makin mendekat. Memang menyenangkan juga mengetahui bahwa paling tidak setahun sekali beberapa orang memikirkan Aku.

Seperti engkau ketahui, perayaan hari ulang tahun-Ku dimulai sejak dulu. Pada mulanya orang-orang nampak mengerti dan berterima kasih atas segala yang Aku lakukan bagi mereka, namun sekarang ini sedikit orang yang kelihatannya tahu alasan mengapa ada perayaan kelahiran-Ku.

Keluarga dan teman-teman berkumpul bersama dan menikmati banyak kesenangan, namun mereka tidak tahu arti perayaan itu. Aku ingat bahwa tahun lalu ada perayaan besar untuk menghormati Aku. Meja makan telah penuh dengan makanan-makanan lezat, kue-kue dan roti, buah-buahan, kacang dan coklat pilihan. Dekorasinya begitu indah dan anggun dan di sana diletakkan begitu banyak kado yang dibungkus dengan sangat indah.

Namun demikian, apakah engkau ingin tahu sesuatu? Aku tak diundang ke pesta itu! Akulah tamu kehormatannya dan mereka bahkan tidak ingat mengirimkan undangannya kepada-Ku. Pesta itu untuk-Ku, tetapi ketika hari luar biasa itu datang, Aku dibiarkan di luar, mereka menutup rapat pintu di depan-Ku, padahal Aku ingin bersama mereka dan duduk bersama di meja perjamuan itu.

Sesungguhnya, hal itu tidak terlalu mengagetkan-Ku karena dalam beberapa tahun terakhir ini banyak orang selalu menutup pintu bagi-Ku. Karena Aku tak diundang, Aku memutuskan untuk memasuki pesta itu diam-diam. Aku masuk dan berdiri di suatu pojok ruangan. Mereka sedang minum-minum; ada yang sudah mabuk dan bercerita tentang lelucon-lelucon. Mereka semua tertawa karenanya.

Mereka semua sedang menikmati suasana yang luar biasa. Supaya tambah meriah, ada seorang pria gemuk yang mengenakan baju yang berwarna merah seluruhnya dengan jenggot putih, dan memasuki ruangan itu dengan berseru ‘Ho-Ho-Ho!’ Ia kelihatannya mabuk. Ia duduk di sofa dan semua anak-anak berlarian ke arahnya, sambil berkata, “Santa Claus, Santa Claus”, seolah-olah pesta itu diadakan bagi dirinya!

Pada tengah malam itu semua orang saling berpelukan; Aku mengulurkan tangan-Ku, menunggu ada orang yang memeluk-Ku dan tak seorangpun memeluk-Ku. Tiba-tiba mereka mulai saling berbagi kado. Mereka membuka kado itu satu per satu dengan pengharapan yang besar. Ketika semua kado selesai dibuka, Aku mencari tahu apakah ada kado tersedia bagi-Ku. Bagaimana perasaanmu kalau pada hari ulang tahunmu setiap orang saling berbagi kado namun engkau yang berulang tahun tidak mendapat kado apapun?
Lantas Aku mengerti bahwa Aku tidak dikehendaki di pesta itu dan aku diam-diam berlalu. Setiap tahun malah bertambah buruk. Orang-orang hanya ingat kado-kado, pesta-pesta, makan dan minum, dan sedikit orang yang mengingat-Ku.

Aku ingin pada hari Natal ini engkau mengizinkan Aku masuk ke dalam kehidupanmu. Aku ingin agar engkau menyadari kenyataan bahwa sekitar dua ribu tahun lalu, Aku datang ke dunia ini untuk menyerahkan nyawa-Ku bagimu di kayu salib, untuk menyelamatkan engkau.

Hari ini Aku hanya ingin agar engkau mempercayai hal ini dengan segenap hatimu. Aku ingin membuka suatu rahasia kepadamu. Karena mereka tidak mengundang-Ku pada pesta mereka, Aku akan mengadakan pesta dan perjamuan agung dan mulia yang tidak pernah dibayangkan siapapun, pesta yang sangat luar biasa dan spektakuler. Aku masih mengadakan persiapan akhir untuk itu.

Hari ini Aku mengirimkan banyak undangan dan ada satu undangan bagimu. Aku ingin memastikan apakah engkau mau menghadiri pesta-Ku dan Aku akan mereservasi satu tempat bagimu dan menuliskan namamu dengan tinta emas di dalam buku tamu-Ku yang luar biasa. Hanya mereka yang ada di dalam daftar tamu yang akan diundang ke pesta itu. Mereka yang tidak memberikan konfirmasi akan dibiarkan berada di luar ruangan pesta. Bersiap-siaplah karena apabila semuanya telah siap, engkau akan bersama-sama dengan-Ku di pesta yang agung itu.

Aku mengasihimu!
Yesus

********


A letter from Jesus Christ....Our God

As you well know, we are getting closer to my birthday. Every year there is a celebration in my honor and I think that this year the celebration will be repeated. During this time there are many people shopping for gifts, there are many radio announcements, TV commercials, and in every part of the world everyone is talking that my birthday is getting closer and closer.

It is really very nice to know, that at least once a year, some people think of me. As you know, the celebration of my birthday began many years ago. At first people seemed to understand and be thankful of all that I did for them, but in these times, no one seems to know the reason for the celebration.

Family and friends get together and have a lot of fun, but they don't know the meaning of the celebration. I remember that last year there was a great feast in my honor. The dinner table was full of delicious foods, pastries, fruits, assorted nuts and chocolates. The decorations were exquisite and there were many, many beautifully wrapped gifts.

But, do you want to know something? I wasn't invited.
I was the guest of honor and they didn't remember to send me an invitation. The party was for me, but when that great day came, I was left outside, they closed the door in my face .. and I wanted to be with them and share their table. In truth, that didn't surprise me because in the last few years all close their doors to me. Since I wasn't invited, I decided to enter the party without making any noise. I went in and stood in a corner. They were all drinking; there were some who were drunk and telling jokes and laughing at everything. They were having a grand time.

To top it all, this big man all dressed in red wearing a long white beard entered the room yelling Ho-Ho-Ho! He seemed drunk. He sat on the sofa and all the children ran to him, saying: "Santa Claus, Santa Claus" as if the party were in his honor!

At midnight all the people began to hug each other; I extended my arms waiting for someone to hug me and do you know no-one hugged me. Suddenly they all began to share gifts. They opened them one by one with great expectation. When all had been opened, I looked to see if, maybe, there was one for me. What would you feel if on your birthday everybody shared gifts and you did not get one?

I then understood that I was unwanted at that party and quietly left.
Every year it gets worse. People only remember the gifts, the parties, to eat and drink, and nobody remembers me.

I would like this Christmas that you allow me to enter into your life.
I would like that you recognize the fact that almost two thousand years ago, I came to this world to give my life for you, on the cross, to save you.

Today, I only want that you believe this with all your heart. I want to share something with you. As many didn't invite me to their party, I will have my own celebration, a grandiose party that no one has ever imagined, a spectacular party. I'm still making the final arrangements..

Today I am sending out many invitations and there is an invitation for you. I want to know if you wish to attend and I will make a reservation for you and write your name with golden letters in my great guest book. Only those on the guest list will be invited to the party. Those who don't answer the invitation will be left outside. Be prepared because when all is ready you will be part of my great party.

I love you!
Jesus

Diterjemahkan dan diposting oleh Hadi Kristadi untuk PENTAS KESAKSIAN
http://pentas-kesaksian.blogspot.com

Kesaksian Pembaca Buku "Mukjizat Kehidupan"

Pada tanggal 28 Oktober 2009 datang SMS dari seorang Ibu di NTT, bunyinya:
"Terpujilah Tuhan karena buku "Mukjizat Kehidupan", saya belajar untuk bisa mengampuni, sabar, dan punya waktu di hadirat Tuhan, dan akhirnya Rumah Tangga saya dipulihkan, suami saya sudah mau berdoa. Buku ini telah jadi berkat buat teman-teman di Pasir Panjang, Kupang, NTT. Kami belajar mengasihi, mengampuni, dan selalu punya waktu berdoa."

Hall of Fame - Daftar Pembaca Yang Diberkati Buku Mukjizat Kehidupan

  • A. Rudy Hartono Kurniawan - Juara All England 8 x dan Asian Hero
  • B. Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo
  • C. Pdt. Ir. Djohan Handojo
  • D. Jeffry S. Tjandra - Worshipper
  • E. Pdt. Petrus Agung - Semarang
  • F. Bpk. Irsan
  • G. Ir. Ciputra - Jakarta
  • H. Pdt. Dr. Danny Tumiwa SH
  • I. Erich Unarto S.E - Pendiri dan Pemimpin "Manna Sorgawi"
  • J. Beni Prananto - Pengusaha
  • K. Aryanto Agus Mulyo - Partner Kantor Akuntan
  • L. Ir. Handaka Santosa - CEO Senayan City
  • M. Pdt. Drs. Budi Sastradiputra - Jakarta
  • N. Pdm. Lim Lim - Jakarta
  • O. Lisa Honoris - Kawai Music Shool Jakarta
  • P. Ny. Rachel Sudarmanto - Jakarta
  • Q. Ps. Levi Supit - Jakarta
  • R. Pdt. Samuel Gunawan - Jakarta
  • S. F.A Djaya - Tamara Jaya - By Pass Ngurah Rai - Jimbaran - Bali
  • T. Ps. Kong - City Blessing Church - Jakarta
  • U. dr. Yoyong Kohar - Jakarta
  • V. Haryanto - Gereja Katholik - Jakarta
  • W. Fanny Irwanto - Jakarta
  • X. dr. Sylvia/Yan Cen - Jakarta
  • Y. Ir. Junna - Jakarta
  • Z. Yudi - Raffles Hill - Cibubur
  • ZA. Budi Setiawan - GBI PRJ - Jakarta
  • ZB. Christine - Intercon - Jakarta
  • ZC. Budi Setiawan - CWS Kelapa Gading - Jakarta
  • ZD. Oshin - Menara BTN - Jakarta
  • ZE. Johan Sunarto - Tanah Pasir - Jakarta
  • ZF. Waney - Jl. Kesehatan - Jakarta
  • ZG. Lukas Kacaribu - Jakarta
  • ZH. Oma Lydia Abraham - Jakarta
  • ZI. Elida Malik - Kuningan Timur - Jakarta
  • ZJ. Luci - Sunter Paradise - Jakarta
  • ZK. Irene - Arlin Indah - Jakarta Timur
  • ZL. Ny. Hendri Suswardani - Depok
  • ZM. Marthin Tertius - Bank Artha Graha - Manado
  • ZN. Titin - PT. Tripolyta - Jakarta
  • ZO. Wiwiek - Menteng - Jakarta
  • ZP. Agatha - PT. STUD - Menara Batavia - Jakarta
  • ZR. Albertus - Gunung Sahari - Jakarta
  • ZS. Febryanti - Metro Permata - Jakarta
  • ZT. Susy - Metro Permata - Jakarta
  • ZU. Justanti - USAID - Makassar
  • ZV. Welian - Tangerang
  • ZW. Dwiyono - Karawaci
  • ZX. Essa Pujowati - Jakarta
  • ZY. Nelly - Pejaten Timur - Jakarta
  • ZZ. C. Nugraheni - Gramedia - Jakarta
  • ZZA. Myke - Wisma Presisi - Jakarta
  • ZZB. Wesley - Simpang Darmo Permai - Surabaya
  • ZZC. Ray Monoarfa - Kemang - Jakarta
  • ZZD. Pdt. Sunaryo Djaya - Bethany - Jakarta
  • ZZE. Max Boham - Sidoarjo - Jatim
  • ZZF. Julia Bing - Semarang
  • ZZG. Rika - Tanjung Karang
  • ZZH. Yusak Prasetyo - Batam
  • ZZI. Evi Anggraini - Jakarta
  • ZZJ. Kodden Manik - Cilegon
  • ZZZZ. ISI NAMA ANDA PADA KOLOM KOMENTAR UNTUK DIMASUKKAN DALAM DAFTAR INI