Search This Blog

Loading...

Monday, November 26, 2007

Mati Mendadak

Ini kisah nyata yang dialami seorang teman, keluarga Tionghoa. Sudah sejak beberapa tahun lalu suaminya selingkuh dengan seorang perempuan yang berprofesi sebagai SPG (Sales Promotion Girl). Nasihat dari hamba-hamba Tuhan tidak ada yang dihiraukan oleh suaminya. Isterinya ini tabah sekali dan tidak berdaya, karena dia bekerja di pabrik roti milik mertuanya. Beberapa kali wanita piaraan itu mendatangi rumah keluarga ini, mencari suaminya. Hubungan segitiga itu berlangsung bertahun-tahun sampai isteri mudanya melahirkan seorang anak. Suaminya sering membawa simpanannya ini beribadah di gereja lain.

Untuk memutuskan hubungan gelap suaminya itu, sang isteri menganjurkan agar suaminya memberi uang santunan sekaligus kepada isteri piaraannya, seperti Abraham menceraikan Hagar, dan setelah itu putus hubungan. Namun wanita piaraannya itu pintar. Dia menolak diberi uang, bahkan rumah yang pernah diberikan suaminya dikembalikan, untuk membuktikan bahwa dirinya bukan mengejar harta, namun membutuhkan seorang suami.

Sang isteri sudah konseling dengan banyak hamba Tuhan, bahkan seorang hamba Tuhan berkata, "Ya, sudah, relakan saja suamimu dipinjam 'kuntilanak' itu, mungkin sang 'kuntilanak' akan menjadi orang percaya sungguh-sungguh melalui suamimu yang Kristen." Keadaan rumah tangga seperti itu terus berlangsung beberapa tahun, hingga suatu hari suaminya mengeluh sakit di dada. Isterinya membawa sang suami ke RS Pusat Pertamina. Di perjalanan menuju RS suaminya menghembuskan nafas terakhir tanpa sempat ditolong para dokter di RSPP. Padahal selama ini suaminya sehat-sehat saja, tidak ada keluhan sakit jantung atau sakit kritis apapun.

Ketika kuburannya disiapkan dan batu nisan akan dibuat, sang isteri bertanya kepada kami, "Dimana ya ayat yang mengatakan: 'Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.'?" "Oh, itu di 2 Timotius 4:7." kata saya via SMS. Saya tidak mau berkomentar, apakah suami yang menyakiti isteri dan anak-anaknya, masih layak mengaku telah mengakhiri pertandingan yang baik.

Satu hal yang kita perlu renungkan, apabila kita berbuat dosa dan tidak ada halangan apapun, itu bukan berarti Tuhan merestui perbuatan dosa kita. Ada saatnya penghakiman Tuhan akan dilakukan, dan ketika hal itu terjadi, mungkin sudah tidak ada waktu untuk bertobat. Jangan menyia-nyiakan kesabaran dan kasih karunia Tuhan. Kita tidak pernah tahu apakah kita masih memiliki waktu untuk bertobat dan memperbaiki kesalahan kita.

Ditulis oleh Hadi Kristadi untuk PENTAS KESAKSIAN
http://pentas-kesaksian.blogspot.com

Kesaksian Pembaca Buku "Mukjizat Kehidupan"

Pada tanggal 28 Oktober 2009 datang SMS dari seorang Ibu di NTT, bunyinya:
"Terpujilah Tuhan karena buku "Mukjizat Kehidupan", saya belajar untuk bisa mengampuni, sabar, dan punya waktu di hadirat Tuhan, dan akhirnya Rumah Tangga saya dipulihkan, suami saya sudah mau berdoa. Buku ini telah jadi berkat buat teman-teman di Pasir Panjang, Kupang, NTT. Kami belajar mengasihi, mengampuni, dan selalu punya waktu berdoa."

Hall of Fame - Daftar Pembaca Yang Diberkati Buku Mukjizat Kehidupan

  • A. Rudy Hartono Kurniawan - Juara All England 8 x dan Asian Hero
  • B. Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo
  • C. Pdt. Ir. Djohan Handojo
  • D. Jeffry S. Tjandra - Worshipper
  • E. Pdt. Petrus Agung - Semarang
  • F. Bpk. Irsan
  • G. Ir. Ciputra - Jakarta
  • H. Pdt. Dr. Danny Tumiwa SH
  • I. Erich Unarto S.E - Pendiri dan Pemimpin "Manna Sorgawi"
  • J. Beni Prananto - Pengusaha
  • K. Aryanto Agus Mulyo - Partner Kantor Akuntan
  • L. Ir. Handaka Santosa - CEO Senayan City
  • M. Pdt. Drs. Budi Sastradiputra - Jakarta
  • N. Pdm. Lim Lim - Jakarta
  • O. Lisa Honoris - Kawai Music Shool Jakarta
  • P. Ny. Rachel Sudarmanto - Jakarta
  • Q. Ps. Levi Supit - Jakarta
  • R. Pdt. Samuel Gunawan - Jakarta
  • S. F.A Djaya - Tamara Jaya - By Pass Ngurah Rai - Jimbaran - Bali
  • T. Ps. Kong - City Blessing Church - Jakarta
  • U. dr. Yoyong Kohar - Jakarta
  • V. Haryanto - Gereja Katholik - Jakarta
  • W. Fanny Irwanto - Jakarta
  • X. dr. Sylvia/Yan Cen - Jakarta
  • Y. Ir. Junna - Jakarta
  • Z. Yudi - Raffles Hill - Cibubur
  • ZA. Budi Setiawan - GBI PRJ - Jakarta
  • ZB. Christine - Intercon - Jakarta
  • ZC. Budi Setiawan - CWS Kelapa Gading - Jakarta
  • ZD. Oshin - Menara BTN - Jakarta
  • ZE. Johan Sunarto - Tanah Pasir - Jakarta
  • ZF. Waney - Jl. Kesehatan - Jakarta
  • ZG. Lukas Kacaribu - Jakarta
  • ZH. Oma Lydia Abraham - Jakarta
  • ZI. Elida Malik - Kuningan Timur - Jakarta
  • ZJ. Luci - Sunter Paradise - Jakarta
  • ZK. Irene - Arlin Indah - Jakarta Timur
  • ZL. Ny. Hendri Suswardani - Depok
  • ZM. Marthin Tertius - Bank Artha Graha - Manado
  • ZN. Titin - PT. Tripolyta - Jakarta
  • ZO. Wiwiek - Menteng - Jakarta
  • ZP. Agatha - PT. STUD - Menara Batavia - Jakarta
  • ZR. Albertus - Gunung Sahari - Jakarta
  • ZS. Febryanti - Metro Permata - Jakarta
  • ZT. Susy - Metro Permata - Jakarta
  • ZU. Justanti - USAID - Makassar
  • ZV. Welian - Tangerang
  • ZW. Dwiyono - Karawaci
  • ZX. Essa Pujowati - Jakarta
  • ZY. Nelly - Pejaten Timur - Jakarta
  • ZZ. C. Nugraheni - Gramedia - Jakarta
  • ZZA. Myke - Wisma Presisi - Jakarta
  • ZZB. Wesley - Simpang Darmo Permai - Surabaya
  • ZZC. Ray Monoarfa - Kemang - Jakarta
  • ZZD. Pdt. Sunaryo Djaya - Bethany - Jakarta
  • ZZE. Max Boham - Sidoarjo - Jatim
  • ZZF. Julia Bing - Semarang
  • ZZG. Rika - Tanjung Karang
  • ZZH. Yusak Prasetyo - Batam
  • ZZI. Evi Anggraini - Jakarta
  • ZZJ. Kodden Manik - Cilegon
  • ZZZZ. ISI NAMA ANDA PADA KOLOM KOMENTAR UNTUK DIMASUKKAN DALAM DAFTAR INI