Search This Blog

Loading...

Tuesday, October 2, 2007

KKR TB Joshua

Hari Jumat malam yang lalu saya mengantar mama mertua yang ingin mengalami kesembuhan ilahi pada kaki dan tangannya. Karena sudah mendaftar terlebih dahulu dan sudah dicheck secara medis, maka kami bisa duduk di barisan depan di daerah orang-orang sakit di Istora Senayan yang hampir penuh sesak.

Pada awal acara tampil Bapak Pati Ginting, Roni Sigarlaki dan Max, yang diutus gereja-gereja di Indonesia untuk mengecek pelayanan TB Joshua di Singapura, karena di Internet memang beredar kabar miring tentang pelayanan hamba Tuhan ini. Bapak Pati Ginting bersaksi bahwa mereka semua mengikuti pelayanan TB dan menyaksikan sendiri betapa pelayanan TB menggunakan kuasa darah Tuhan Yesus, selalu mengajak jemaat yang disembuhkan dan dilepaskan untuk percaya kepada Tuhan Yesus dan hidup kudus sesuai Alkitab.

Memang khotbah TB Joshua agak sulit dimengerti karena pengucapan bahasa Inggrisnya berlogat Nigeria. Penerjemah juga sering salah menerjemahkan, bukan hanya kata-kata yang asing bagi telinga kita, namun karena keterbatasan kemampuan menerjemahkannya.

Sesudah selesai khotbah dan turun mimbar, TB Joshua mendatangi area orang-orang sakit, ia berkeliling dahulu mengitari seluruh daerah, sampai ke bagian belakang. Itu adalah sesuatu hal yang jarang dilakukan hamba-hamba Tuhan besar lainnya. Kebanyakan hamba Tuhan besar lain hanya berdiri di panggung, para pasien didoakan oleh para pendoa syafaat yang lain. Di atas panggung hanya untuk kesaksian.

Yang dilakukan oleh TB Joshua yang rendah hati ini, ia mendatangi para pasien, mendoakan dan menumpangkan tangan kepada setiap pasien, mulai dari barisan depan. Tampak seorang pria dengan penyangga leher didoakan dan rebah ke tanah. Orang-orang sekitar tampak ngeri, melihat lehernya disangga dan jatuh rebah ke tanah. Namun ketika bangun, penyangga itu dilepas, maka lehernya disembuhkan, pulih. Orang-orang bertepuk tangan melihat kejadian itu. TB Joshua bergerak terus.

Banyak yang mengalami manifestasi akibat dari cengkeraman roh-roh jahat. Dalam acara itu terjadi 'duel' kuasa kegelapan dengan kuasa Roh Kudus. TB Joshua sering menanyakan siapa yang merasuk orang itu dan roh jahat terang-terangan mengaku ingin menghancurkan pelayanan TB. Salah satu diantaranya dikuasai tujuh raja iblis. Selama pelayanan, berkali-kali tubuh orang itu terjengkang akibat kuasa Roh Kudus yang dilepaskan oleh TB. Ia mendemonstrasikan Roh yang ada di dalam kita lebih besar dari roh yang ada di dunia ini. Dua raja iblis itu kemudian bisa diusir dengan mudah, dan setelah itu TB melayani dan bergerak kemana-mana. Pada akhirnya lima raja iblis itu diusir dengan cara yang sederhana. TB memeluk orang itu, mengasihinya dengan kasih Bapa, dan orang yang sangat kepahitan itu menerima jamahan kasih Tuhan. Seketika itu juga lima raja iblis tidak kuat berdiam di dalam tubuh yang sudah mengalami kasih Bapa, menerima kesembuhan luka batin. Orang itu dilepaskan dari ikatan-ikatan kuasa jahat.

Mama mertua saya berkali-kali dilewati TB dan ternyata pada akhirnya mama mertua didoakan, rebah ke tanah. Dan ketika bangkit, sakit di kakinya mendadak lenyap. Ia datang memakai tongkat penolong jalan yang berkaki tiga, pulangnya tongkat itu tidak perlu dipakai lagi. Puji Tuhan!

Salah satu hal yang menarik, pada acara KKR itu tidak dipungut kolekte, baik pada malam pertama maupun malam kedua. Saya mendengar bahwa TB Joshua di negerinya sering membagi-bagikan uang bagi janda-janda tua dan orang-orang miskin. Ia sendiri mengaku tidak memiliki uang tabungan atau rekening bank. Semua Tuhan sediakan pada waktu dibutuhkan.

Dalam kesempatan KKR itu banyak orang-orang dari negara lain yang ikut KKR. Satu keluarga dari Singapura yang pernah menerima pelepasan dari roh jahat datang bersaksi di tempat itu. Dalam rekaman video tampak bagaimana wanita itu memanifestasikan kuasa gelap sebelum mengenal Tuhan Yesus, sehingga ia sampai ingin membunuh anaknya dan membunuh dirinya. Namun pada KKR di akhir tahun 2006 di Singapura ia dilepaskan Tuhan dari kuasa kegelapan melalui hamba-Nya TB Joshua.

Pada KKR malam kedua (Sabtu, 29 September 2007), jemaat yang datang jauh lebih banyak. Dan terlihat beberapa hamba Tuhan, seperti Bapak Yosia Abdisaputra dan lain-lain menyaksikan pelayanan TB. Pada malam kedua mukjizat-mukjizat yang terjadi jauh lebih banyak. TB bukan hanya datang melayani orang sakit di dalam gedung Istora, namun tiba-tiba ia menghilang ke luar gedung, mendoakan orang-orang yang sakit yang ada di lorong-lorong luar Istora. Ia mau repot-repot mendatangi mereka. Banyak orang lumpuh dapat berjalan kembali. Setiap kali orang lumpuh berjalan, jemaat lain bertepuk tangan dan bersorak-sorai.

Salah seorang hamba Tuhan yang menyaksikan KKR TB Joshua berkomentar,"Sayang sekali orang yang sekaliber TB hanya sendirian berdoa, sementara ratusan orang sakit menunggu dilayani. Harusnya hamba-hamba Tuhan yang sama-sama mendapat karunia kesembuhan ilahi datang dan melayani bersama sehingga banyak orang sakit akan lebih cepat disembuhkan dan dilepaskan."

Satu hal lagi perlu dicatat, TB Joshua datang dengan team yang cukup besar, 45 orang, termasuk Worship Leader dan singers. Worship Leadernya, seorang gadis hitam, suaranya bagus dan jernih, mendukung dan menyelingi khotbah TB dengan penyembahan kepada Tuhan secara manis. Puji Tuhan untuk pelayanan hamba-Nya, TB Joshua, di Indonesia!

Ditulis oleh Hadi Kristadi untuk PENTAS KESAKSIAN
http://pentas-kesaksian.blogspot.com

Kesaksian Pembaca Buku "Mukjizat Kehidupan"

Pada tanggal 28 Oktober 2009 datang SMS dari seorang Ibu di NTT, bunyinya:
"Terpujilah Tuhan karena buku "Mukjizat Kehidupan", saya belajar untuk bisa mengampuni, sabar, dan punya waktu di hadirat Tuhan, dan akhirnya Rumah Tangga saya dipulihkan, suami saya sudah mau berdoa. Buku ini telah jadi berkat buat teman-teman di Pasir Panjang, Kupang, NTT. Kami belajar mengasihi, mengampuni, dan selalu punya waktu berdoa."

Hall of Fame - Daftar Pembaca Yang Diberkati Buku Mukjizat Kehidupan

  • A. Rudy Hartono Kurniawan - Juara All England 8 x dan Asian Hero
  • B. Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo
  • C. Pdt. Ir. Djohan Handojo
  • D. Jeffry S. Tjandra - Worshipper
  • E. Pdt. Petrus Agung - Semarang
  • F. Bpk. Irsan
  • G. Ir. Ciputra - Jakarta
  • H. Pdt. Dr. Danny Tumiwa SH
  • I. Erich Unarto S.E - Pendiri dan Pemimpin "Manna Sorgawi"
  • J. Beni Prananto - Pengusaha
  • K. Aryanto Agus Mulyo - Partner Kantor Akuntan
  • L. Ir. Handaka Santosa - CEO Senayan City
  • M. Pdt. Drs. Budi Sastradiputra - Jakarta
  • N. Pdm. Lim Lim - Jakarta
  • O. Lisa Honoris - Kawai Music Shool Jakarta
  • P. Ny. Rachel Sudarmanto - Jakarta
  • Q. Ps. Levi Supit - Jakarta
  • R. Pdt. Samuel Gunawan - Jakarta
  • S. F.A Djaya - Tamara Jaya - By Pass Ngurah Rai - Jimbaran - Bali
  • T. Ps. Kong - City Blessing Church - Jakarta
  • U. dr. Yoyong Kohar - Jakarta
  • V. Haryanto - Gereja Katholik - Jakarta
  • W. Fanny Irwanto - Jakarta
  • X. dr. Sylvia/Yan Cen - Jakarta
  • Y. Ir. Junna - Jakarta
  • Z. Yudi - Raffles Hill - Cibubur
  • ZA. Budi Setiawan - GBI PRJ - Jakarta
  • ZB. Christine - Intercon - Jakarta
  • ZC. Budi Setiawan - CWS Kelapa Gading - Jakarta
  • ZD. Oshin - Menara BTN - Jakarta
  • ZE. Johan Sunarto - Tanah Pasir - Jakarta
  • ZF. Waney - Jl. Kesehatan - Jakarta
  • ZG. Lukas Kacaribu - Jakarta
  • ZH. Oma Lydia Abraham - Jakarta
  • ZI. Elida Malik - Kuningan Timur - Jakarta
  • ZJ. Luci - Sunter Paradise - Jakarta
  • ZK. Irene - Arlin Indah - Jakarta Timur
  • ZL. Ny. Hendri Suswardani - Depok
  • ZM. Marthin Tertius - Bank Artha Graha - Manado
  • ZN. Titin - PT. Tripolyta - Jakarta
  • ZO. Wiwiek - Menteng - Jakarta
  • ZP. Agatha - PT. STUD - Menara Batavia - Jakarta
  • ZR. Albertus - Gunung Sahari - Jakarta
  • ZS. Febryanti - Metro Permata - Jakarta
  • ZT. Susy - Metro Permata - Jakarta
  • ZU. Justanti - USAID - Makassar
  • ZV. Welian - Tangerang
  • ZW. Dwiyono - Karawaci
  • ZX. Essa Pujowati - Jakarta
  • ZY. Nelly - Pejaten Timur - Jakarta
  • ZZ. C. Nugraheni - Gramedia - Jakarta
  • ZZA. Myke - Wisma Presisi - Jakarta
  • ZZB. Wesley - Simpang Darmo Permai - Surabaya
  • ZZC. Ray Monoarfa - Kemang - Jakarta
  • ZZD. Pdt. Sunaryo Djaya - Bethany - Jakarta
  • ZZE. Max Boham - Sidoarjo - Jatim
  • ZZF. Julia Bing - Semarang
  • ZZG. Rika - Tanjung Karang
  • ZZH. Yusak Prasetyo - Batam
  • ZZI. Evi Anggraini - Jakarta
  • ZZJ. Kodden Manik - Cilegon
  • ZZZZ. ISI NAMA ANDA PADA KOLOM KOMENTAR UNTUK DIMASUKKAN DALAM DAFTAR INI