Apakah Obat Bius di Gereja?
Kamus Webster mengartikan "Placebo" sebagai "obat yang diberikan lebih ditujukan untuk memberikan kelegaan mental kepada seorang pasien dibandingkan dengan untuk penyakit aslinya. Placebo itu obat palsu, yang isinya hanya tepung, namun bersalut gula, dan tidak mengandung unsur penyembuhan yang nyata.
Para dokter memberitahu kita bahwa jika kita tahu bahwa kita sedang memakan placebo maka tidak akan ada hasilnya. Dalam pikiran kita, kita harus menganggap bahwa placebo adalah obat mujarab dan mempunyai khasiat untuk menyembuhkan penyakit. Jika pasien itu percaya demikian, maka pengobatan itu akan mendatangkan keajaiban dalam banyak kasus. Pengobatan dengan placebo sesungguhnya tidak ada apa-apanya, tetapi di pikiran sang pasien placebo itu berkasiat. Agar pengobatan ini berhasil, dokter harus meyakinkan pasiennya tentang khasiat "obat" placebo itu.
Sahabatku, itulah pengobatan yang sekarang sedang dijalani oleh kebanyakan orang yang mengaku Kristen. Dokter yang memberikan resep ini adalah Dokter Setan sendiri. Ia memberi obat dengan berselaput gula keagamaan yang manis, pengalaman yang dangkal, dan setengah kebenaran kepada para pendengarnya.
Dokter Setan mengizinkan para pasiennya untuk terus datang ke gereja dan membolehkan mereka untuk ambil bagian dalam kegiatan menyanyi, berdoa, mengajar sekolah minggu dan bahkan berkhotbah. Pengobatan placebo di gereja adalah agama permukaan yang mengandung semua unsur-unsur yang benar dari gereja sejati, tetapi unsur-unsur itu tiruan dan berasal dari bidang intelektual. Gereja yang keliru dan yang sejati dewasa ini pada umumnya memiliki unsur-unsur yang sama. Perbedaannya, gereja yang keliru hanya mengajar kebenaran (atau setengah kebenaran), gereja yang sejati menghidupi kebenaran sepenuhnya. Anda berada di gereja mana? Apakah Anda selama ini hanya dicekoki placebo, obat boong-boongan? Howard Pittman, diterjemahkan oleh Hadi Kristadi.
*******
“What is the Church’s Dope”?
Webster’s Dictionary defines “placebo” as “a medication prescribed more for the mental relief of a patient than for the actual effect on his disorder. The doctors tell us that if we know we are being treated with a placebo, it does not work. In our minds we must think that it is a real medication and has the strength or power to heal. If the patient believes this, then the treatment has been known to work wonders in many cases that otherwise could not have been treated. Placebo treatment is in fact nothing of substance, but in the mind of the patient it is real. In order for this treatment to work, the doctor must convince the patient of the work of the medication.
My friend, I declare to you that this is the exact “treatment” that most “mouth-professing” Christians are using today. The doctor administering this “medication” is Satan himself. He gives the patient a sugar-coated religion, a shallow experience, and whispers half truths into his ears.
Doctor Satan will allow his “patient” to continue to go to church and will allow him to take part in any church that is singing, leading in prayer, teaching in Sunday School, and even preaching……The Placebo treatment in the church today is a surface religion which contains all the elements of true Christian religion with the exception that these elements are superficial and intellectual. The true and false religions in our Christian denominations today contain nearly all the same elements. The big difference is that the false religion is only taught; the true one must be lived. Howard Pittman.
Diposting oleh Hadi Kristadi untuk PENTAS KESAKSIAN
http://pentas-kesaksian.blogspot.com