Richness of Living (Bilingual: English and Indonesian Version)
My aunt is really rich. She doesn’t have a big bank account though. Still, I have known her to share the last penny in it to help someone in need. She doesn’t have a fancy new car either, but she gets the most out of her old used one giving rides to friends who can no longer drive themselves. Her home is no mansion. Yet, my childhood visits to it have filled my mind with treasured memories and my heart with priceless happiness. My aunt’s riches come instead from the places that high prices and inflation can never lessen. My aunt’s riches come from her loving soul, her generous spirit, and her joyous life.
Every time I speak with her on the phone or get a card from her in the mail, the richness of that life shines though. Her gentle laughter has brightened my day many times over the years. Her optimism and faith have strengthened my own as well. Her kindness, caring, and happiness have helped so many people, touched so many souls, and done so much good in this world. When it comes to the treasures of Heaven, she will forever be one of the wealthiest people I know. When it comes to finding the joy in living, she will always be rich beyond compare. I only pray that one day we all can live with such priceless love.
Leo Buscaglia once wrote that, “We find the greatest riches where we find the joy in living; since we serve God and ourselves best in joy, it seems to be the only sensible goal in life.” My dear aunt learned this a long time ago and she has spent her whole life teaching it to others as well. I am proud to have been one of her students and taken her course in the “Richness of Living 101.” Thanks to her I daily choose more love, more joy, more laughter, and more life. Thanks to her I seek and share the treasures of Heaven always. Thanks to her I am far wealthier in oneness with God. May your own life grow rich as well in the things that truly matter. By Joseph J. Mazzella/Email from bapak Wawan S.T
*******
Kekayaan Hidup
Tante saya sungguh-sungguh kaya. Meskipun demikian, dia tidak mempunyai rekening bank yang banyak isinya. Saya masih saja melihat dia mengeluarkan uang terakhir dari rekening banknya untuk menolong orang lain yang sedang dalam kebutuhan. Dia juga tidak mempunyai mobil mewah, tetapi dia menggunakan mobil bekas yang tua untuk membawa teman-temannya yang sudah tidak dapat menyetir sendiri. Rumahnya bukanlah gedung mewah. Namun kunjungan saya di masa kecil ke rumahnya membuat pikiran saya dipenuhi dengan kenangan indah dan sangat berharga, dan hati saya diliputi kebahagiaan yang tak bernilai. Kekayaan tante saya datang bukan dari tempat yang terpengaruh inflasi dan kenaikan harga, sehingga kekayaannya dapat berkurang. Kekayaan tante saya datang dari jiwa yang penuh kasih, hati yang penuh kemurahan, dan kehidupan yang penuh sukacita.
Setiap kali saya mendengar suaranya di telpon atau menerima kartu ucapan darinya, kekayaan dari kehidupannya memancar keluar. Tawanya yang riang telah membuat hari-hari saya bersinar selama bertahun-tahun. Sikapnya yang penuh optimisme dan imannya telah memperkuat diri saya juga. Kebaikannya, kepeduliannya, dan kebahagiaannya telah menolong begitu banyak orang, menyentuh kehidupan banyak orang, dan telah membuat banyak kebaikan di dunia ini. Jika kita berbicara tentang harta di sorga, selamanya dia akan menjadi orang paling kaya yang saya kenal. Jika kita berbicara tentang menemukan sukacita dalam kehidupan, dia akan menjadi orang paling kaya yang tak tertandingi. Saya hanya dapat berdoa semoga kita dapat hidup seperti dia.
Leo Buscaglia pernah menulis, "Kita menemukan harta terbesar ketika kita menemukan sukacita dalam kehidupan. Kita dapat melayani Tuhan dan sesama kita dengan sangat baik jika kita lakukan dengan sukacita. Itulah sasaran yang paling masuk akal bagi kita. Tante saya telah menemukan hal ini bertahun tahun yang lalu dan dia telah mengajarkannya kepada banyak orang sepanjang kehidupannya. Saya bangga telah menjadi muridnya dan belajar kursus tentang "Kekayaan dalam Kehidupan 101". Berkat tante saya, sekarang saya setiap hari memilih lebih banyak kasih, lebih banyak sukacita, lebih banyak tawa, dan lebih banyak kehidupan. Berkat dia saya selalu mencari dan membagikan harta kekayaan sorgawi. Berkat dia saya jauh lebih kaya dalam hubungan saya dengan Tuhan. Semoga hidup Anda juga lebih kaya dalam perkara-perkara yang berarti di dunia ini.
Oleh Joseph J. Mazzella/Email from bapak Wawan S.T/Diterjemahkan oleh Hadi Kristadi untuk Pentas Kesaksian, http://pentas-kesaksian.blogspot.com pada tanggal 17 September 2009.
Ditulis/diposting oleh Hadi Kristadi untuk PENTAS KESAKSIAN
http://pentas-kesaksian.blogspot.com