Tak Tahu Berterima Kasih
Andrew Carnegie, multijutawan, meninggalkan $ 1 juta kepada salah seorang sanak saudaranya, yang malahan mengutuki dia habis-habisan karena Carnegie mewariskan kekayaan sebesar $ 365 juta kepada badan amal dan menyisakan bagi saudaranya hanya $ 1 juta.
****
Samuel Leibowitz, seorang pengacara dan hakim, telah menyelamatkan 78 pria dari kursi listrik. Tak seorangpun yang peduli untuk berterima kasih kepadanya.
****
Beberapa ratus tahun yang lalu, menurut dongeng, seorang raja yang bijak terganggu oleh sikap yang tak tahu berterima kasih di kalangan para pembesar di kerajaannya. Ia menyiapkan sebuah pesta besar bagi mereka. Ketika raja dan para tetamu terhormat dipersilakan duduk, dengan diatur terlebih dahulu, masuklah seorang pengemis menuju ruang pesta itu, duduk di meja raja, dan melahap makanan yang terhidang. Tanpa mengatakan sepatah katapun, pengemis itu meninggalkan ruang pesta. Para tamu nampak gusar dan memohon izin kepada raja untuk menangkap dan membantai orang yang tak tahu berterima kasih itu.
Raja itu menjawab, "Pengemis itu hanya berbuat satu kali terhadap raja di bumi, tetapi kalian melakukannya tiga kali sehari terhadap Raja segala raja. Kalian duduk dan makan di sana sampai kenyang. Lalu kalian pergi begitu saja tanpa berterima kasih atau mengakui kehadiran dan berkat Tuhan melalui makanan itu." (Diterjemahkan oleh Hadi Kristadi untuk http://pentas-kesaksian.blogspot.com – mohon keterangan ini jangan dihapus ketika anda memforward atau mempostingnya – terima kasih)
*****
MORE EXAMPLES OF UNTHANKFULNESS
Andrew Carnegie, the multimillionaire, left $1 million for one of his relatives, who in return cursed Carnegie thoroughly because he had left $365 million to public charities and had cut him off with just one measly million.
*****
Samuel Leibowitz, criminal lawyer and judge, saved 78 men from the electric chair. Not one ever did bother to thank him.
*****
Many years ago, as the story is told, a devout king was disturbed by the ingratitude of his royal court. He prepared a large banquet for them. When the king and his royal guests were seated, by prearrangement, a beggar shuffled into the hall, sat down at the king's table, and gorged himself with food. Without saying a word, he then left the room. The guests were furious and asked permission to seize the tramp and tear him limb from limb for his ingratitude.
The king replied, "That beggar has done only once to an earthly king what each of you does three times each day to God. You sit there at the table and eat until you are satisfied. Then you walk away without recognizing God, or expressing one word of thanks to Him."
Diposting oleh Hadi Kristadi untuk PENTAS KESAKSIAN
http://pentas-kesaksian.blogspot.com