Dwight L. Moody adalah seorang salesman sepatu yang berpendidikan rendah dan tidak pernah ditahbiskan gereja manapun, namun ia merasakan panggilan Bapa untuk mengabarkan Injil. Pada suatu pagi hari ia dan beberapa orang teman-temannya berkumpul di ladang untuk doa, pengakuan, dan pengabdian. Temannya, Henry Varley, berkata, “Dunia ini harus melihat apa yang Bapa dapat lakukan bersama seseorang, bagi seseorang, melalui seseorang, dan dalam diri seseorang, yang sepenuhnya dan seutuhnya dipersembahkan bagi Dia.” Moody sangat tersentuh oleh perkataan itu. Kemudian ia menghadiri sebuah pertemuan dimana Charles Spurgeon berkhotbah. Dalam pertemuan itu Moody mengingat kembali perkataan temannya, “Dunia harus melihat! …bersama seseorang dan bagi seseorang dan melalui seseorang dan di dalam seseorang! Seseorang!” Varley hanya menyebutkan seseorang! Varley tidak mengadakan bahwa orang itu harus berpendidikan tinggi, atau orang yang sangat cerdas, atau apapun. Hanya seseorang! Nah, oleh Roh Kudus yang ada di dalam dirinya, ia akan menjadi salah satu daripada orang-orang itu. Tiba-tiba, dari atas balkon itu, ia melihat sesuatu yang ia tidak pernah sadari sebelumnya. Itu bukan pekerjaan Spurgeon, itu karya Bapa. Dan apabila bapa dapat memakai Spurgeon, mengapa Ia tidak memakai kita juga, dan mengapa kita tidak menyerahkan diri kita saja di kaki Tuhan kita dan berkata kepada-Nya, “Utuslah aku! Pakailah aku!”
D.L Moody adalah orang biasa yang berusaha menyerahkan diri sepenuhnya dan seutuhnya kepada Kristus. Bapa melakukan perkara-perkara luar biasa melalui orang biasa ini. Moody menjadi salah seorang penginjil terbesar di zaman moderen ini. Ia mendirikan Sekolah Alkitab, Moody Bible Institute di Chicago, yang mengutus para pria dan wanita yang telah dilatih untuk melayani Bapa. Apakah anda orang bisa yang mau melakukan perkara-perkara luar biasa yang dikerjakan Bapa? Bapa menghendaki hal itu dari setiap anak-anak-Nya. Berdoalah agar Bapa melakukan perkara-perkara luar biasa dalam hidup anda. Berdoalah mulai sekarang agar anda mempercayai-Nya untuk mencapai perkara-perkara luar biasa bagi Kerajaan-Nya melalui anda. (Diterjemahkan oleh Hadi Kristadi untuk http://pentas-kesaksian.blogspot.com, sumber: TGIF)
*****
Dwight L. Moody was a poorly educated, unordained, shoe salesman who felt God's call to preach the gospel. Early one morning he and some friends gathered in a hay field for a season of prayer, confession, and consecration. His friend Henry Varley said, "The world has yet to see what God can do with and for and through and in a man who is fully and wholly consecrated to Him." Moody was deeply moved by these words. He later went to a meeting where Charles Spurgeon was speaking. In that meeting Moody recalled the words spoken by his friend, "The world had yet to see!...with and for and through and in!...A man!" Varley meant any man! Varley didn't say he had to be educated, or brilliant, or anything else. Just a man! Well, by the Holy Spirit in him, he'd be one of those men. Then suddenly, in that high gallery, he saw something he'd never realized before. It was not Mr. Spurgeon, after all, who was doing that work; it was God. And if God could use Mr. Spurgeon, why should He not use the rest of us, and why should we not all just lay ourselves at the Master's feet and say to Him, "Send me! Use me!"
D.L. Moody was an ordinary man who sought to be fully and wholly committed to Christ. God did extraordinary things through this ordinary man. Moody became one of the great evangelists of modern times. He founded a Bible college, Moody Bible Institute in Chicago, which sends out men and women trained in service for God. Are you an ordinary man or woman in whom God wants to do extraordinary things? God desires that for every child of His. Ask God to do extraordinary things in your life. Begin today to trust Him to accomplish great things for His Kingdom through you.
Diposting oleh Hadi Kristadi untuk PENTAS KESAKSIAN
http://pentas-kesaksian.blogspot.com