Baru-baru ini saya mendapatkan pengertian baru tentang Ruang Mahasuci. Seperti kita ketahui di dalam Bait Allah Salomo, ada Pelataran, Ruang Suci, dan Ruang Maha Suci. Ruang Mahasuci adalah tempat hadirat Allah di bumi di antara bangsa Israel. Bait Allah Salomo menggambarkan pola dan perkara-perkara rohani.
Pelataran berbicara tentang : Tubuh, Tuhan Yesus Sebagai Jalan, Pewahyuan Tuhan Yesus, Mengetahui Kehendak yang Baik, Berbuah 30 kali lipat, Roma 6, Hidup Baik (Good Life), Padang Gurun, dan Kemuliaan Bintang-Bintang.
Ruang Suci berbicara tentang: Jiwa, Tuhan Yesus Sebagai Kebenaran, Pewahyuan Roh Kudus, Mengetahui Kehendak yang Berkenan, Berbuah 60 kali lipat, Roma 7, Hidup Lebih Baik (Better Life), Sungai Yordan, dan Kemuliaan Bulan.
Ruang Mahasuci berbicara tentang : Roh, Tuhan Yesus Sebagai Hidup, Pewahyuan Bapa, Mengetahui Kehendak yang sempurna, Berbuah 100 kali lipat/1000 kali lipat/pelipat-gandaan, Roma 8, Hidup Terbaik (Best Life), Tanah Perjanjian/Sion, dan Kemuliaan Matahari.
Pelataran berbicara tentang orang-orang Kristen yang mengenal Tuhan Yesus sebagai Jalan. Mereka sudah mendapatkan akses pada Keselamatan. Mereka mengalami penebusan dan pembasuhan dosa, seperti yang terdapat di Pelataran Bait Allah dimana ada mezbah korban bakaran dan bejana pembasuhan. Mereka yang di Pelataran merupakan orang-orang Kristen yang hidup dalam Roma 6 (baca selengkapnya di Roma 6). Mereka yang di Pelataran merupakan orang-orang yang mengerti kehendak Allah yang baik (Roma 12:2), mereka mengalami hidup yang baik, mereka bisa berbuah sampai 30 kali lipat. Namun orang-orang Kristen di Pelataran sangat rentan terhadap godaan dosa dan tipu daya iblis, karena tempatnya berbatasan dengan dunia. Mereka yang tinggal di Pelataran telah mengalami pewahyuan tentang Tuhan Yesus.
Pada akhir zaman bagaimana nasib orang-orang yang ada di Pelataran? Kitab Wahyu 11:2 mengatakan, "Tetapi kecualikan pelataran Bait Suci yang di sebelah luar, janganlah engkau mengukurnya, karena ia telah diberikan kepada bangsa-bangsa lain dan mereka akan menginjak-injak Kota Suci empat puluh dua bulan lamanya." Orang-orang Kristen yang puas tinggal di Pelataran akan diinjak-injak musuh selama masa aniaya besar 3,5 tahun. Ayo, jangan tinggal tetap di Pelataran, maju terus bertumbuh lebih dalam ke arah Ruang Suci dan kemudian ke Ruang Mahasuci. (Bersambung)
Posted by Hadi Kristadi for http://pentas-kesaksian.blogspot.com