Tuesday, January 27, 2009

Act of Bravery

Tidak banyak orang tahu mengenai kisah Lawrence Lemieux, seorang pedayung dari Kanada yang bertanding di kelas Finn (dinghy = perahu dayung) pada Olimpiade 1988 di Seoul. Pada hari bersejarah itu Lemieux melakukan tindakan penuh keberanian yang luar biasa. Angin berhembus kencang, dan air menjadi bergelombang keras. Lemieux ada di tempat kedua selama pertandingan mendayung itu ketika dia melihat dua pedayung dari tim Singapura tercebur ke dalam air. Yang luar biasa, tanpa mempedulikan medali emas, Lemieux mendayung ke samping dan menolong para pedayung itu, dan mengangkat mereka ke dalam perahunya.

Meskipun ia tertinggal dalam pertandingan itu, ia menuntaskan perlombaannya setelah perahu panitia mengangkat para pedayung yang naas itu. Namun panitia pertandingan Olimpiade menganugerahinya gelar juara kedua. Ketua IOC pada waktu itu, Juan Antonio Samaranch berkata, "Dengan jiwa sportif anda yang luar biasa, pengorbanan diri dan semangat anda, anda telah menghadirkan semua apa yang benar sesuai jiwa luhur Olimpiade." Lemieux bukanlah sebuah nama besar, namun tindakannya yang berani telah membawa kehormatan bagi Olimpiade. Sumber: http://www.beliefnet.com, diterjemahkan oleh Hadi Kristadi untuk http://pentas-kesaksian.blogspot.com.


******

Not many know the story of Lawrence Lemieux, a Canadian rower competing in the Finn (dinghy) class in the 1988 games in Seoul. On that fateful day Lemieux performed an incredible act of bravery. The winds had picked up, and the water became exceedingly choppy. Lemieux was in second place during his race when he saw two sailors from the Singaporean team in another race fall into the water. Lemieux rowed over and rescued the sailors, hauling them into his small boat.

Though he was out of contention, he finished his race after an official boat picked up the sailors. But the Olympics committee awarded him an honorary second-place finish. IOC president Juan Antonio Samaranch said, "By your sportsmanship, self-sacrifice and courage, you embody all that is right with the Olympic ideal." Lemieux was not a big name, but his act of bravery brought honor to the Games. --DDA

Ditulis/diposting oleh Hadi Kristadi untuk PENTAS KESAKSIAN
http://pentas-kesaksian.blogspot.com