Search This Blog

Monday, June 30, 2008

An End Time General

Kisah Mike W. Richmond Menjadi Jenderal Akhir Zaman
Sebuah peristiwa yang supraalami terjadi pada saat jarum jam menunjukkan pukul 11.45 pagi waktu belahan Timur Amerika Serikat pada tanggal 14 Agustus 1999. Sorga terbuka. Salah satu orang pilihan Tuhan masuk ke dalamnya.

Setelah sakit yang berkepanjangan, teman saya Pastor Michael Wayne Richmond (Mike) dari Cocoa, Florida, usia 60 tahun, dipindahkan dari bumi ke Firdaus untuk bersama dengan Tuhan Yesus, Tuhannya yang sangat ia kasihi dan layani demikian lama. Mike mengetahui bahwa di kayu salib itu Tuhan Yesus telah membayar harga untuk menebus dosa-dosanya.

Biasanya, seseorang yang berpindah dari dunia ini ke alam berikutnya tidak layak diberitakan. Namun, peristiwa ini tidak lazim karena sebelum Mike pergi ke rumah Bapa, Bapa memberikan pewahyuan-pewahyuan yang supraalami dan menakjubkan kepadanya, kepada Barbara isterinya, dan kepada orang-orang lain. Umat percaya di seluruh dunia mengenal Barbara Richmond dari pelayanannya bagi For Your Glory Inc., sebuah pelayanan internasional yang dilakukan belakangan ini di Israel, Eropa, New Zealand, Afrika dan Brazil. Ia bersama Mike mendirikan pelayanan ini.

Mike telah melayani Tuhan selama 30 tahunan. Ia adalah seorang pengajar firman Allah yang menonjol, dengan wawasan yang luar biasa baik dan memiliki karunia untuk mengomunikasikan pelajaran itu dengan cara yang mudah dimengerti dan menarik. Sebuah kaset pelajaran tentang Roh Kudus dengan judul “Janji Bapa” tersedia di Website Barbara.

Mengapa Mike disebut sebagai seorang jenderal Allah di akhir zaman ini?

Mimpi Barbara
Di awal bulan Juni 1999 Barbara bermimpi tentang Mike. Suaminya itu berpakaian dalam seragam militer, dengan bintang lima di pundaknya, suatu pangkat tertinggi di kemiliteran. Mike sedang duduk di belakang meja, dan memberikan perintah-perintah kepada para malaikat yang datang dan pergi. Barbara menceritakan mimpinya kepada Mike, tetapi ia tidak mengerti apa artinya. Barbara pikir itu ada hubungannya dengan pelayanan Mike di bidang doa syafaat dalam jangka panjang. Namun penafsiran mimpi itu segera berubah secara radikal.

Selama beberapa waktu Mike sakit, tetapi ia tetap bekerja dan memenuhi kewajibannya di dua gereja. Namun pada tanggal 17 Juni 1999, Mike yang sedang berbaring, memanggil Barbara yang ada di dapur. Barbara menemukan suaminya sedang menangis, namun wajah suaminya demikian cemerlang. Suaminya mulai berkata, “Tuhan baru saja mengunjungi saya, Barbara. Ia telah memanggil saya pulang.” Selama beberapa menit berikutnya Mike menceritakan semua yang Tuhan katakan kepadanya, yang beberapa di antaranya diceritakan kepada saya kemudian.

Wawancara Terakhir dengan Mike
Tepat dua minggu sebelum Mike meninggalkan bumi ini, saya mendapat kesempatan istimewa untuk mewawancarainya di rumahnya. Ia meminta saya datang, sambil memberitahukan kepada Barbara, “Jim mungkin menjadi pelayanan mimbar saya yang terakhir.”

Dengan berlinangan airmata Mike mengakui bahwa Bapa telah memberi kepadanya kehormatan dan berkat yang luar biasa besar, karena sebelum ia meninggal, “Bapa memberikan dia kesempatan untuk menjadi seperti para bapa leluhur, untuk memberkati anak-anaknya dan orang-orang yang dia kasihi.” Mike menerangkan bahwa Bapa telah memberi kesempatan kepadanya untuk menulis surat-surat kepada masing-masing anaknya dan memberkati mereka semua sebelum dia meninggal, seperti para bapa leluhur di dalam Alkitab. Ia telah menghabiskan beberapa minggu terakhir ini melakukan hal itu, merapikan rumahnya, dan bersiap-siap.

Mike menceritakan tentang perjumpaan dengan Tuhan yang tidak biasa pada tanggal 17 Juni 1999, segera setelah Barbara bermimpi. Ia menjelaskan, “Tuhan memberitahu saya bahwa saya telah mengakhiri pertandingan iman dan telah mencapai tujuan saya, dan Tuhan telah disenangkan.” Mike tahu bahwa ia akan segera pulang ke rumah Bapa. Banyak orang yang sudah bersama-sama dengan dia mendoakan bagi kesembuhannya, namun Mike berkata bahwa Tuhan mengatakan, “Ini tidak ada kaitannya dengan kesembuhan – semua hal ini berkaitan dengan tujuan dan panggilan-Ku yang kekal.”

Tentang mimpi Barbara, Mike berkata, “Tuhan menceritakan mimpi itu kepada saya dengan sangat jelas.” Mike mengatakan bahwa Bapa menyebutnya “Jenderal Akhir Zaman”. Mike menjelaskan, “Bertahun-tahun yang lalu, dinubuatkan kepada saya bahwa saya adalah jenderal akhir zaman, tetapi hal itu tidak saya mengerti. Banyak hal yang tidak kita mengerti, dan banyak hal hanya bisa dimengerti secara samar-samar. Sikap saya yang mula-mula terhadap nubuatan itu adalah bahwa nubuatan itu sangat aneh, karena saya mengenal diri saya! Saya katakan kepada Barbara bahwa kalau saya memang jenderal akhir zaman, saya merasa menyesal terhadap para laskar Allah. Saya katakan, ‘Wow, pasti jenderal ini lebih buruk daripada yang saya duga.’” Mike memang orang yang sangat rendah hati dan suka humor. “Saya sungguh tidak mengerti nubuatan itu,” kata Mike. Namun di dalam lawatan Tuhan pada bulan Juni 1999 itu, Tuhan menyatakan, “Bapa memberikan penugasaan kepadamu.”

Mike melanjutkan, “Tuhan berkata bahwa saya adalah jenderal akhir zaman… dan bahwa Ia memerlukan saya di sorga.” Ia menerangkan kembali bahwa Tuhan membicarakan tentang mimpi yang diberikan kepada Barbara. Mike tidak tahu berapa banyak malaikat yang terlibat di dalam mimpi itu, namun itu adalah pasukan malaikat. Ia mengatakan bahwa Bapa mengatakan kepadanya, “sorga itu bukan tempat pengangguran; itu adalah tempat pelayanan tingkat tertinggi.” Mike menambahkan, ”Sorga itu diadministrasi oleh para orang kudus, yang merupakan golongan yang paling aktif melakukan apa yang sedang terjadi.” (Bersambung - aslinya ditulis oleh Jim Bramlett)

Kisah ini dikirim oleh seorang sahabat Pentas Kesaksian (Suharti Ali)

Diterjemahkan oleh Hadi Kristadi untuk PENTAS KESAKSIAN
http://pentas-kesaksian.blogspot.com

Tuesday, June 24, 2008

A to Z to Success

Minggu lalu saya menikmati hidangan Manado di Restoran "B" di daerah Hang Tuah Jakarta. Selain menikmati Tude Bakar, Bubur Manado, kue Koyabu, Klappertart, dan Balapis, saya melihat kata-kata mutiara berikut ini dibingkai dengan indah dan rapi, bunyinya:

When Life Leaves You Hanging ... DON'T QUIT!
Anything can happen
Bend, don't break
Challenge your potential
Destiny is a choice
Effort creates opportunities
Follow your intuition
Get back up and try again
Hold on to your vision
Impress yourselves
Just dig a little deeper
Keep knocking on doors
Learn from mistakes
Motivate with compassion
Nothing worthwhile comes easy
Own a positive attitude
Problems hold messages
Question what's not working
Regroup when you need to
Stand up for your principles
Think outside the box
Unite perseverance with resolve
Value knowing when to walk away
Work smarter, not just harder
Xhaust all possibilities
You can, if you think you can
Zzz's, take naps as needed.
(By Meiji Stewart for http://pentas-kesaksian.blogspot.com)

Ditulis oleh Hadi Kristadi untuk PENTAS KESAKSIAN
http://pentas-kesaksian.blogspot.com

Thursday, June 12, 2008

A Child From God

Mendapatkan Keturunan Dari Tuhan
Saya dan istri saya sudah menikah selama lima tahun dan kami belum dikarunai anak dari Tuhan. Kami lalu berdoa lebih banyak, lebih rajin melayani Tuhan dan lebih sering melakukan pujian dan penyembahan kepada Tuhan Yesus. Memang berat apabila kita belum memiliki keturunan, apalagi kami dari suku Batak sangat mengidamkan keturunan, terutama anak lelaki.

Kami tidak patah semangat karena Tuhan Yesus mengatakan, "Jika ada dua atau tiga orang yang meminta dalam Nama-Ku maka akan diberikan." Lebih lanjut kami juga banyak membaca Alkitab dan merenungkan ayat-ayatnya. Berbahagialah orang yang merenungkan taurat Tuhan siang dan malam. Ayat yang sangat luar biasa yang kami dapatkan terdapat di dalam kitab Yesaya dimana Tuhan katakan, "Puasa yang Aku inginkan adalah membagi kepada janda, anak yatim piatu dan anak terlantar." Lalu kami melayani dan mendatangi kebaktian bersama kaum pemulung di daerah stasiun kota tepatnya di Jalan Teh dan Kali Malang.

Kami juga minta banyak didoakan hamba Tuhan seperti Pendeta Muhammad Risa Solihin, Pendeta Petrus Ampet, Pendeta Muhammad Rusli Monoarfa, Pendeta Tambus Sihombing, Pendeta Muhammad Fikri.

Kasih Tuhan begitu besar dan kami tidak pernah mengeluarkan kata makian atau putus asa dan tetap memiliki iman dan pengharapan di dalam Tuhan Yesus. Saya juga bedoa, “Tuhan, jika Engkau berkenan memberikan anak lelaki maka saya akan membawa dia lebih dalam ke hadirat-Mu dan mau menjadikan dia penjala manusia sehingga Nama Tuhan Yesus dipermuliakan di muka bumi ini, lebih banyak lidah mengaku dan lutut bertelut bahwa Tuhan Yesus adalah Raja di atas segala raja.”

Akhirnya berkat itu datang dan diperkuat oleh nubuat dari Pendeta Risa Solihin saat kami selesai beribadah di Gereja Duta Injil Mal Ambasador yang mengatakan kami akan mendapatkan anak lelaki dan dia akan menjadi hamba Tuhan besar. Puji Tuhan! Puji Tuhan, anak lelaki kami tersebut datang dan kami benar-benar mengucapkan syukur kepada Tuhan Yesus dan kami banyak memberikan kesaksian kepada banyak orang bahwa Tuhan kita Tuhan Yesus itu dahsyat dan maha besar. Dia sanggup melakukan segala perkara.

Tuhan juga selalu memberikan yang terbaik kepada umat-Nya. Anak lelaki kami wajahnya cakep, sehat dan riang selalu. Kami yakin dan percaya Roh Tuhan selalu bersama dia. Sekarang setiap pagi kami selalu membaca Alkitab, merenungkannya, menaikkan pujian dan penyembahan setiap pagi untuk memohon kekuatan Tuhan dalam menjalankan hari kami. Walau anak kami masih 6 bulan usianya kami yakin bahwa setiap kami membaca ayat Alkitab, Roh Kudus sendiri yang berkata dan menjadikan rhema yang kuat di dalam hatinya dan hati kami.

Nama anak kami adalah Michael Benaya Panjaitan. Benaya adalah nama panglima dan pahlawan Daud dan Salomo di Kitab Raja-Raja. Nantinya dia juga akan menjadi prajurit Tuhan dan memuliakan Nama Tuhan Yesus saja. Puji Tuhan, "Bahwasanya Ia baik dan kasih setiaNya untuk selama-lama Nya." Tuhan Yesus luar biasa dan sangat baik!
Sumber Kesaksian: Agi Panjaitan - Jakarta

Diposting oleh Hadi Kristadi untuk PENTAS KESAKSIAN
http://pentas-kesaksian.blogspot.com

Kesaksian Pembaca Buku "Mukjizat Kehidupan"

Pada tanggal 28 Oktober 2009 datang SMS dari seorang Ibu di NTT, bunyinya:
"Terpujilah Tuhan karena buku "Mukjizat Kehidupan", saya belajar untuk bisa mengampuni, sabar, dan punya waktu di hadirat Tuhan, dan akhirnya Rumah Tangga saya dipulihkan, suami saya sudah mau berdoa. Buku ini telah jadi berkat buat teman-teman di Pasir Panjang, Kupang, NTT. Kami belajar mengasihi, mengampuni, dan selalu punya waktu berdoa."

Hall of Fame - Daftar Pembaca Yang Diberkati Buku Mukjizat Kehidupan

  • A. Rudy Hartono Kurniawan - Juara All England 8 x dan Asian Hero
  • B. Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo
  • C. Pdt. Ir. Djohan Handojo
  • D. Jeffry S. Tjandra - Worshipper
  • E. Pdt. Petrus Agung - Semarang
  • F. Bpk. Irsan
  • G. Ir. Ciputra - Jakarta
  • H. Pdt. Dr. Danny Tumiwa SH
  • I. Erich Unarto S.E - Pendiri dan Pemimpin "Manna Sorgawi"
  • J. Beni Prananto - Pengusaha
  • K. Aryanto Agus Mulyo - Partner Kantor Akuntan
  • L. Ir. Handaka Santosa - CEO Senayan City
  • M. Pdt. Drs. Budi Sastradiputra - Jakarta
  • N. Pdm. Lim Lim - Jakarta
  • O. Lisa Honoris - Kawai Music Shool Jakarta
  • P. Ny. Rachel Sudarmanto - Jakarta
  • Q. Ps. Levi Supit - Jakarta
  • R. Pdt. Samuel Gunawan - Jakarta
  • S. F.A Djaya - Tamara Jaya - By Pass Ngurah Rai - Jimbaran - Bali
  • T. Ps. Kong - City Blessing Church - Jakarta
  • U. dr. Yoyong Kohar - Jakarta
  • V. Haryanto - Gereja Katholik - Jakarta
  • W. Fanny Irwanto - Jakarta
  • X. dr. Sylvia/Yan Cen - Jakarta
  • Y. Ir. Junna - Jakarta
  • Z. Yudi - Raffles Hill - Cibubur
  • ZA. Budi Setiawan - GBI PRJ - Jakarta
  • ZB. Christine - Intercon - Jakarta
  • ZC. Budi Setiawan - CWS Kelapa Gading - Jakarta
  • ZD. Oshin - Menara BTN - Jakarta
  • ZE. Johan Sunarto - Tanah Pasir - Jakarta
  • ZF. Waney - Jl. Kesehatan - Jakarta
  • ZG. Lukas Kacaribu - Jakarta
  • ZH. Oma Lydia Abraham - Jakarta
  • ZI. Elida Malik - Kuningan Timur - Jakarta
  • ZJ. Luci - Sunter Paradise - Jakarta
  • ZK. Irene - Arlin Indah - Jakarta Timur
  • ZL. Ny. Hendri Suswardani - Depok
  • ZM. Marthin Tertius - Bank Artha Graha - Manado
  • ZN. Titin - PT. Tripolyta - Jakarta
  • ZO. Wiwiek - Menteng - Jakarta
  • ZP. Agatha - PT. STUD - Menara Batavia - Jakarta
  • ZR. Albertus - Gunung Sahari - Jakarta
  • ZS. Febryanti - Metro Permata - Jakarta
  • ZT. Susy - Metro Permata - Jakarta
  • ZU. Justanti - USAID - Makassar
  • ZV. Welian - Tangerang
  • ZW. Dwiyono - Karawaci
  • ZX. Essa Pujowati - Jakarta
  • ZY. Nelly - Pejaten Timur - Jakarta
  • ZZ. C. Nugraheni - Gramedia - Jakarta
  • ZZA. Myke - Wisma Presisi - Jakarta
  • ZZB. Wesley - Simpang Darmo Permai - Surabaya
  • ZZC. Ray Monoarfa - Kemang - Jakarta
  • ZZD. Pdt. Sunaryo Djaya - Bethany - Jakarta
  • ZZE. Max Boham - Sidoarjo - Jatim
  • ZZF. Julia Bing - Semarang
  • ZZG. Rika - Tanjung Karang
  • ZZH. Yusak Prasetyo - Batam
  • ZZI. Evi Anggraini - Jakarta
  • ZZJ. Kodden Manik - Cilegon
  • ZZZZ. ISI NAMA ANDA PADA KOLOM KOMENTAR UNTUK DIMASUKKAN DALAM DAFTAR INI