Ini adalah kisah yang saya dengar dari almarhum Pendeta Derek Prince. Pada suatu hari dia diminta mendoakan seseorang yang kaki kirinya lebih pendek 1,5 inch dari kaki kanannya akibat serangan sakit polio.
Pada waktu didoakan, di depan mata orang banyak, kaki kiri itu memanjang hingga sama dengan kaki kanan. Itulah mukjizat Tuhan! Namun yang mengherankan Derek Prince adalah ketika orang ini mengeluarkan dari dalam tasnya sepasang sepatu yang tinggi haknya sama. Selama ini ia memakai sepatu yang haknya tidak sama untuk mengganjal perbedaan tinggi kakinya. Rupanya sejak awal orang ini percaya bahwa suatu hari kakinya akan dipulihkan Tuhan dan akan sama tinggi, sehingga pada waktu itu ia mempersiapkan sepatu dengan hak yang sama tinggi. Ia bukan hanya berdoa untuk kesembuhan kakinya saja, tetapi ia juga bertindak mempersiapkan sepatu, apabila suatu saat kakinya dipulihkan tentu ia memerlukan sepatu normal. Itu adalah iman yang disertai dengan perbuatan.
Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati. (Yakobus 2:17)
Ditulis oleh Hadi Kristadi untuk PENTAS KESAKSIAN
http://pentas-kesaksian.blogspot.com