Tadi malam saya berkesempatan makan malam bersama, hanya kami berempat, dengan salah seorang pemilik bank. Baru-baru ini beliau, pemilik bank tersebut, selesai menjalankan tugas pelayanan sebagai ketua panitia KKR Healing Movement di Istora Senayan.
Ketika KKR pada hari Jumat, 19 September 2008, yang lalu, acara itu bersamaan dengan KKR Pdt. Stephen Tong di Gelora Bung Karno dan satu acara lain di kompleks Senayan itu. Yang dia khawatirkan adalah soal kemacetan lalu lintas di lingkungan itu sehingga akan menghalangi jemaat yang akan datang ke KKR. Jam 18.30 tempat duduk di Istora itu baru terisi sekitar 20%. Anggota panitia lain mulai menunjukkan kegelisahan.
"Bagaimana ini, pak?"
"Tenang saja. Sabar."
"Di luaran macet ya?"
"Ya,"
Beliau kembali berdoa secara pribadi. "Tuhan, ini adalah acara-Mu. Saya mohon agar Engkau memakai acara ini untuk menyembuhkan orang-orang yang memerlukan kesembuhan. Engkau sajalah yang dipermuliakan dalam acara ini."
Dalam waktu sekitar 20 menit, jemaat datang berbondong-bondong memasuki Istora dan memenuhi hampir semua kursi-kursi yang tersedia. Yang mengharukan, banyak mukjizat kesembuhan terjadi.
Baru selesai tugas itu, datang lagi penugasan baru dari Gembala Sidang, "Pak, nanti jadi ketua panitia konser saya lagi ya?" Demikianlah Bapak Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo memilih beliau kembali untuk mengkoordinir konser pujian penyembahan album nyanyian rohani ke-7 pada tanggal 15 November 2008 nanti di Istora juga. Memang, apabila beliau memimpin acara-acara semacam ini, segalanya menjadi beres bersama Tuhan. Banyak dukungan dari berbagai pihak untuk menyukseskan pelayanan demi kemuliaan nama Tuhan Yesus!
Ditulis oleh Hadi Kristadi untuk PENTAS KESAKSIAN
http://pentas-kesaksian.blogspot.com