Friday, August 8, 2008

R.I.P: A Small Story of Alfred Nobel

Apakah anda pernah berpikir, ketika anda meninggal dunia, "berita dukacita"nya seperti apa?

Saya pernah mendengar kisah tentang Alfred Nobel, pelopor Hadiah Nobel. Ketika kakaknya meninggal, Alfred membaca berita dukacita menyangkut kakaknya di surat kabar. Ia terkejut ketika menemukan kekeliruan yang mengerikan. Surat kabar itu keliru menyangka Alfred-lah yang meninggal dan bukan kakaknya.

Ketika masih muda, Alfred Nobel memang terlibat dalam penemuan dinamit. Dalam berita dukacita yang menyangkut dirinya, surat kabar itu secara keliru merinci kematian serta kehancuran yang diakibatkan oleh dinamit temuannya itu. Alfred Nobel sungguh hancur hatinya. Ia ingin dikenal sebagai pencinta damai. Ia segera sadar bahwa jika ia ingin berita dukacita menyangkut dirinya itu diubah, ia sendirilah yang harus melakukannya dengan mengubah hidupnya. Maka Alfred Nobel pun mengubah hidupnya. Sampai sekarang ini Alfred Nobel lebih dikenal karena kontribusinya terhadap perdamaian dan ilmu pengetahuan, ketimbang apapun yang pernah dilakukan dalam hidupnya. Sumber: Ken Blanchard, "The Heart of A Leader", Interaksara.

Diposting oleh Hadi Kristadi untuk PENTAS KESAKSIAN
http://pentas-kesaksian.blogspot.com


****

Personal Note:
Ada permintaan Iron Ore (biji besi) sebanyak 50.000 ton per bulan untuk diekspor. Apakah ada supplier yang berminat? Hubungi : Hadi 08129716102