Wednesday, April 2, 2008

The Funeral of A Beggar

Pagi itu seorang pengemis meninggal di depan emperan sebuah toko di Semarang. Orang-orang jadi gempar dan ketika polisi tiba mereka membawa jenazah pengemis itu ke Rumah Sakit. Seorang pengemis temannya menghubungi JKI Injil Kerajaan karena pengemis yang meninggal itu orang Kristen, lalu Pdt. Petrus Agung, tanpa menanyakan apakah pengemis itu anggota gereja JKI atau bukan, segera mengirimkan bantuan keuangan dan bantuan lain untuk mengurus penguburan jenazah pengemis itu.

Pihak gereja membelikan peti mati, jas, dan mengurus tanah kuburan, dan segala sesuatu untuk membuat acara penghiburan dan pemakaman berlangsung lancar dan baik. Ketika selesai semua kegiatan pelayanan duka itu, beberapa pengemis menyatakan sangat berterima kasih kepada pihak gereja. "Paling tidak, kami tahu sekarang bahwa kalau kami meninggal ada orang-orang penuh kasih yang mengurus pemakaman kami. Kami sangat berterima kasih kepada Tuhan dan kepada gereja!" kata mereka sambil berlinang air mata. Apa yang mereka lakukan kepada orang yang hina itu, mereka telah melakukannya untuk Tuhan!

Ditulis oleh Hadi Kristadi untuk PENTAS KESAKSIAN
http://pentas-kesaksian.blogspot.com