Seorang pengusaha selalu memberi tip Rp. 100.000,- kepada penjaga toilet, dimanapun itu. Lho, kenapa? Pengusaha ini bercerita kepada Yosia Abdisaputera, seorang Pendeta, bahwa kehidupannya berubah di sebuah toilet. Saat krisis moneter dulu, ia harus menanggung utang yang besar. Kalau dihitung-hitung ia harus mencicil utangnya selama sepuluh tahun. Wah lama benar?
Hidupnya tampak suram, tanpa masa depan. Namun semua itu berubah ketika ia masuk ke sebuah toilet dan bertemu dengan seorang teman lamanya. Dari pembicaraan ringan di toilet itu teman lamanya menawarkan bantuan keuangan dengan bunga yang ringan. Singkat cerita, masalah bisnisnya kemudian dapat diselesaikan gara-gara pertemuan di toilet itu.
Sejak saat itu kalau ia ingat kejadian di toilet tadi ia selalu bersyukur dipertemukan Tuhan dengan teman lamanya di sebuah toilet. Sebagai ungkapan syukurnya, salah satunya, ia selalu memberi tip Rp. 100.000,- kepada penjaga toilet yang terbengong-bengong dibuatnya.
Ditulis oleh Hadi Kristadi untuk PENTAS KESAKSIAN
http://pentas-kesaksian.blogspot.com