Tuesday, January 8, 2008

A Child and The Evil Spirit

Setelah melayani di sebuah gereja di Bandung yang terletak di sebuah mall, seorang pendeta bergegas menuju ke toilet di dalam mall itu. Di dalam toilet ada beberapa orang yang sedang berurusan dengan pelepasan. Lalu terbukalah pintu, seorang anak lelaki melongokkan kepalanya, dan seketika berbalik lari sambil membanting pintunya. Ada apa? Pendeta itu heran.

Keluar dari toilet sang pendeta ditemui sepasang suami isteri.
"Pak, tolong kami."
"Ada apa?"
"Anak saya, dia seringkali ketakutan melihat setan."
Ketika itu seorang anak laki-laki datang.

"Nah, ini anak saya, Aldo, pak!"
"Oh," Ternyata anak laki-laki itulah yang baru saja masuk ke toilet tapi tidak jadi, sambil berlari keluar.

Sang pendeta yang masih menjadi Guru Sekolah Minggu itu lalu berjongkok, berhadapan dengan anak itu.
"Tadi lihat setan ya, sayang?"
"Iya,"
"Dimana?"
"Di toilet!"
"Nah, Aldo, kalau ketemu setan lagi jangan takut ya," kata sang Pendeta, "karena di dalam Aldo ada Tuhan yang lebih besar dan lebih hebat dari setan. Jadi, kalau ketemu setan, bilang aja, 'Dalam nama Tuhan Yesus, pergi!' Ayo, coba katakan, deh!"

Aldo dengan polosnya bilang, "Dalam nama Tuhan Yesus, setan pergi!" Pada waktu itu ada pengunjung mall yang lewat, bingung, kok ada anak kecil bilang begitu sambil menunjuk-nunjuk.

"Aldo, yuk, kita cari setannya?" Mulanya Aldo ragu. Namun karena ditemani sang pendeta dan ia yakin di dalam dirinya ada Roh yang lebih besar dan lebih hebat dari setan, maka ia semangat sekali dan bersama-sama sang pendeta menuju toilet. Mereka berdua masuk. Ketika mereka membuka pintu, tidak ada seorangpun tampak di dalam toilet. Sepi sekali. Ketika mereka melangkah masuk, terciumlah bau kembang dan bau busuk. Itu bukan bau busuk yang berasal dari bau WC, tapi bau mayat...

"Dimana, Aldo?" Aldo mulai melihat-lihat ke sekeliling. Ia mulai menunjuk sebuah kamar mandi yang pintunya tertutup.

"Disana, pak!" Mereka melangkah menuju pintu itu. Bau kembang dan bau busuk makin menyengat.

Dengan gagah berani Aldo membuka pintu kamar mandi.
"Ituuuuuu, pak!" sambil menunjuk ke dalam.
"Ayo, usir, Aldo!"
"Dalam nama Yesus, setan pergi......!" kata anak kecil itu dengan sekuat tenaga.
Aldo dan pendeta itu menunggu.
"Sudah pergi, tuh, pak!"
"Nah, itulah hebatnya nama Yesus, ya, Aldo! Jadi, mulai sekarang Aldo jangan takut lagi, ya..." Demikianlah iman seorang anak kecil yang polos, seperti yang dikehendaki Tuhan, dapat mengusir setan yang tadinya menakutkan. Puji Tuhan!

Ditulis oleh Hadi Kristadi untuk PENTAS KESAKSIAN
http://pentas-kesaksian.blogspot.com