Seorang pengusaha, teman pelayanan saya, mengisahkan berkat Tuhan yang diperolehnya beberapa tahun lalu. Ketika itu ia hadir dalam sebuah jamuan makan malam diantara para pengusaha dan eksekutif top di sebuah restoran di Singapura. Mereka membicarakan bisnis dan peluangnya di tahun itu.
Seorang chief financial officer dari sebuah maskapai penerbangan terkenal bercerita bahwa pencapaian perusahaannya begitu bagus untuk tahun itu, mendapat keuntungan besar dari perekonomian kawasan yang sedang berkembang pesat. Mendengar informasi tadi, pengusaha ini langsung menangkap peluang yang pasti menguntungkan. Sepulang dari dinner itu ia mencari informasi berapa harga saham maskapai penerbangan itu dan esok harinya ia memerintahkan sekretaris pribadinya untuk mengatur pembelian saham perusahaan penerbangan itu sebanyak yang dapat dibeli sesuai dengan persediaan dana yang ada.
Beberapa minggu kemudian maskapai penerbangan terbaik di dunia itu secara resmi mengumumkan kinerja perusahaan di tahun itu, dimana perusahaan membukukan keuntungan di atas seratus juta dollar. Bursa saham langsung menggeliat dan boom, saham maskapai itu naik secara signifikan. Pengusaha ini mendapat untung banyak.
Bulan depannya pengusaha ini mengundang rekan-rekan bisnis yang waktu itu satu meja makan malam bersama. Ia mengadakan syukuran karena berkat Tuhan dinyatakan dalam transaksi saham maskapai itu. Seorang temannya protes, "Kenapa sih lu gak bilang-bilang ama gua saham itu bakal naik?" "Kan kita sama-sama mendengar informasi dari orang itu pada waktu kita makan malam di sini. Peluangnya sudah ada di depan mata, tapi gua segera bertindak. Lagian, kalau gua bilang saham itu bakal naik, lalu gak jadi, nanti lu nuntut ama gua, gimana?" kata pengusaha yang diberkati Tuhan ini.
Peluang selalu ada di sekitar kita, yang penting apakah kita jeli melihatnya dan segera bertindak dengan memperhitungkan segala risikonya? Inilah saatnya anak-anak Tuhan diberkati melalui peluang bisnis yang dibukakan dari sorga. Open heaven is for us!
Ditulis oleh Hadi Kristadi untuk PENTAS KESAKSIAN
http://pentas-kesaksian.blogspot.com