Friday, September 28, 2007

When Your Boyfriend Leaves You

Seorang karyawati minggu lalu bersaksi dalam sebuah Persekutuan Doa Kantor. Ia telah menjalin hubungan yang mesra dengan seorang pria dan mereka sudah bertunangan. Kisah kasih mereka ternyata tidak mulus, sampai suatu saat sang gadis memergoki ketidak-setiaan sang jejaka. Kalau belum menikah saja, dia sudah tidak setia, bagaimana jadinya nanti? Akhirnya gadis ini dengan sangat berat hati memutuskan pertunangan mereka.

Saya diingatkan dengan kisah sejenis yang ternyata membuktikan betapa Allah turut bekerja dalam segala perkara untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia. Seorang gadis yang sudah mantap dengan pilihan hatinya, seorang pemuda tampan, selalu berbunga-bunga dalam hubungan kasih mereka. Ia sangat yakin mereka akan sampai pada mahligai keluarga yang berbahagia. Namun apa yang terjadi kemudian? Ia tidak pernah membayangkan akan ditinggalkan oleh kekasihnya, seorang pemuda yang tampak ideal. Namun itulah yang terjadi. Ia merasa patah hati. Ia tidak mengerti mengapa Allah memisahkan dirinya dari pemuda tampan itu? Ia baru mengerti kemudian, berpuluh-puluh tahun setelah kejadian yang menyakitkan itu.

Gadis ini akhirnya diperkenalkan dengan seorang pemuda tinggi kurus. Menurut pandangan pertama, pemuda ini bukanlah sosok lelaki ideal. Namun seolah-olah Tuhan dengan pasti menjodohkan dia dengan pemuda ini. Akhirnya mereka menikah dan hidup bahagia dengan dikaruniai putera dan puteri.

Beberapa puluh tahun kemudian wanita ini berjumpa lagi dengan pria mantan pacarnya dulu. Ia kaget sekali melihat penampilan seorang pria yang mulutnya berbau alkohol, baju compang-camping, kumal dan berantakan. Tanpa diduga mantan kekasihnya telah menjadi pria gagal yang frustrasi seperti ini. Ia tidak habis pikir apa yang akan terjadi dengan hidupnya andai saja ia jadi menikah dengan pria itu. Padahal saat ini ia adalah Nyonya Billy Graham! Ia bersyukur telah menikah dengan pria pilihan Allah yang seumur hidupnya selalu melakukan kehendak-Nya dan menyerukan kabar keselamatan serta telah membawa jutaan orang kepada Kristus demi kemuliaan Allah.

Memang Tuhan selalu memisahkan kita dari orang-orang yang akan membahayakan kita, namun ia akan mempertemukan kita dengan orang-orang yang akan membangun kita. Puji Tuhan!


Ditulis oleh Hadi Kristadi untuk PENTAS KESAKSIAN
http://pentas-kesaksian.blogspot.com